(2) Erna Ikawati
*corresponding author
AbstractStudi ini menelusuri pola kesulitan berbahasa siswa kelas IV-V di SD Negeri 036 Tanggabosi, Mandailing Natal, sebagai fondasi merancang strategi pembelajaran yang lebih responsif. Melibatkan 44 siswa melalui pendekatan kombinasi kuantitatif-kualitatif (Mixed Method) selama enam pertemuan pembelajaran, penelitian mengungkap bahwa lebih dari separuh siswa (56,3%) mengalami kesulitan signifikan. Urutan kesulitan menunjukkan pola konsisten: menulis paling menantang (63,6% siswa kesulitan), diikuti berbicara (59,1%), membaca (54,5%), dan menyimak (47,7%). Temuan spesifik menunjukkan 72,7% siswa gagal mengidentifikasi ide pokok bacaan, 86,4% menghasilkan tulisan tanpa struktur jelas dan ejaan tidak tepat, 75,0% kehilangan konsentrasi saat menyimak, sementara 43,2% mengalami hambatan kepercayaan diri ketika berbicara. Akar permasalahan meliputi rendahnya motivasi belajar (70,5%), minimnya kebiasaan membaca (88,6%), pendekatan pembelajaran yang kurang variatif, serta terbatasnya akses literasi. Temuan menegaskan urgensi transformasi pembelajaran melalui pendekatan interaktif, program remedial terarah, dan penguatan ekosistem literasi sekolah secara menyeluruh. Keywordskesulitan berbahasa, menyimak, berbicara, membaca, menulis, sekolah dasar
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ptk.v8i4.1643-1653 |
Article metrics10.31604/ptk.v8i4.1643-1653 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ainarapress. (2024). Analisis kesulitan siswa dalam menentukan ide pokok paragraf. AINJ: Ainar Journal, 5(2), 1-10.
Bereiter, C., & Scardamalia, M. (1987). The psychology of written composition. Lawrence Erlbaum.
Bima Berilmu. (2025). Analisis tingkat kesulitan siswa dalam menulis narasi. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Indonesia, 6(3), 120-132.
Brown, H. D. (2007). Principles of language learning and teaching (5th ed.). Pearson Education.
Duke, N. K., & Cartwright, K. B. (2021). The science of reading progresses: Communicating advances beyond the simple view of reading. Reading Research Quarterly, 56(S1), S25-S44.
Flower, L., & Hayes, J. R. (1981). A cognitive process theory of writing. College Composition and Communication, 32(4), 365-387.
Graham, S., & Harris, K. R. (2016). A path to better writing: Evidence-based practices. The Reading Teacher, 69(4), 359-365.
IRJE. (2022). Analisis kesulitan belajar siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia. International Research Journal of Education, 6(1), 50-61.
Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Pergamon Press.
Nation, I. S. P. (2006). How large a vocabulary is needed for reading and listening? Canadian Modern Language Review, 63(1), 59-82.
Perfetti, C., & Stafura, J. (2014). Word knowledge in a theory of reading comprehension. Scientific Studies of Reading, 18(1), 22-37.
Reutzel, D. R., & Cooter, R. B. (2019). Teaching children to read (8th ed.). Pearson.
Stanovich, K. E. (1986). Matthew effects in reading. Reading Research Quarterly, 21(4), 360-407.
STIQ Amuntai. (2023). Analisis faktor penyebab kesulitan berbicara. Al-Qalam, 13(1), 80-92.
Tarigan, H. G. (2022). Keterampilan berbahasa: Teori dan implementasi. Angkasa Press.
Universitas Jambi. (2023). Analisis kesulitan membaca pada siswa sekolah dasar [Skripsi tidak dipublikasikan]. Program Studi PGSD, Universitas Jambi.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Harvard University Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
UM-Tapsel Press : Institusional Publisher | Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/ptk
email : peteka@um-tapsel.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






Download