KUALITAS SILASE RUMPUT GAJAH DENGAN PENAMBAHAN PROBIOTIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERFORMA SAPI POTONG

(1) Fitri Herayati Hasibuan Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(2) * Doharni Pane Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
(3) Nursanti Laia Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas silase rumput gajah (Pennisetum purpureum) dengan penambahan probiotik serta pengaruhnya terhadap performa sapi potong. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan, yaitu silase tanpa probiotik (P0), silase dengan probiotik 1% (P1), dan silase dengan probiotik 2% (P2). Parameter yang diamati meliputi kualitas silase (pH, sifat organoleptik, bahan kering, protein kasar, serat kasar, dan asam laktat) serta performa sapi potong yang meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian (PBBH), dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap penurunan pH dan peningkatan kadar asam laktat silase, serta memperbaiki kualitas fisik dan kimia silase. Pemberian silase berprobiotik meningkatkan konsumsi pakan dan PBBH serta menurunkan konversi pakan sapi potong secara signifikan. Perlakuan P2 memberikan hasil terbaik terhadap kualitas silase dan performa sapi potong.


Keywords


silase rumput gajah; probiotik; kualitas silase; performa sapi potong

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jas.v10i2.23736
      

Article metrics

10.31604/jas.v10i2.23736 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Hanafi, N. D. (2008). Teknologi Pengawetan Pakan Ternak. Medan: USU Press.

Kung, L., Jr., Shaver, R. D., Grant, R. J., & Schmidt, R. J. (2018). Silage review. Journal of Dairy Science, 101(5), 4020–4033.

McDonald, P., Henderson, A. R., & Heron, S. J. E. (1991). The Biochemistry of Silage. Marlow: Chalcombe Publications.

Muck, R. E. (2010). Silage microbiology and its control. Revista Brasileira de Zootecnia, 39, 183–191.

National Research Council. (2001). Nutrient Requirements of Beef Cattle. Washington, DC.

Nurhayati, T., & Wina, E. (2014). Probiotik dalam pakan ruminansia. Wartazoa, 24(1), 1–12.

Santoso, U. (2012). Teknologi Pengolahan Pakan Ternak. Bogor: IPB Press.

Siregar, S. B. (2008). Penggemukan Sapi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Tillman, A. D., et al. (1998). Ilmu Makanan Ternak Dasar. Yogyakarta: UGM Press.

Utomo, R. (2015). Konservasi Hijauan Pakan. Yogyakarta: UGM Press.

Van Soest, P. J. (1994). Nutritional Ecology of the Ruminant. Ithaca: Cornell University Press.

Wahyuni, R. D., Wina, E., & Tangendjaja, B. (2013). Inokulan silase rumput gajah. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 18(3), 170–178.

Wahyuni, R. D., Wina, E., & Tangendjaja, B. (2013). Pengaruh penambahan inokulan terhadap kualitas silase rumput gajah. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 18(3), 170–178


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn  Cetak  : 2548-3129    issn  Online : 2599-1736

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.