(2) Ulfa Nikmatia
(3) Doharni Pane
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung kunyit terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum itik pedaging. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu A : Ransum dengan tepung kunyit 0 %, B : Ransum dengan tepung kunyit 3 %, C : Ransum dengan tepung kunyit 5 %, D : Ransum dengan tepung kunyit 7 %.Parameter yang diamati yaitu pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum itik pedaging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit berbeda tidak nyata (P>0,05%) terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum itik pedaging. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian tepung kunyit sampai dengan level 7 % dalam ransum itik tidak mempengaruhi pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum
KeywordsItik; Tepung Kunyit; Pertambahan Bobot Badan; Konsumsi Ransum
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jas.v10i1.23271 |
Article metrics10.31604/jas.v10i1.23271 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adams, C.A. 2000 The role of nutricines in health and total nutrition. Proc. Aust. Poult. Sci. Sym. (12) : 17-24.
Akhadiarto,S. 2002. Pengaruh pemberian probiotik kombucha terhadap persentase karkas, bobot lemak abdomen dan organ dalam pada ayam broiler. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia. 4(5) : 190-193.
Anggorodi, R.1985. Ilmu makanan ternak umum. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Bintang, I. A.K., M.Silalahi, T. Antawidjaya & Y.C. Raharjo. 1997. Pengaruh berbagai Tingkat kepadatan gizi ransum terhadap kinerja pertumbuhan itik Jantan local dan silangannya. JITV.2. (4): 237-241.
Cole, H. H and P.T. Cupps. 1977. Reproduction in domestic animals. Third Edition. Academic Press Ino. New York.
Hafidh, Muhammd. 2015. Pengaruh penambahan tepung kunyit (Curcuma domestica Val ) dalam ransum terhadap performa itik pitalah [SKRIPSI}. Fakultas Peternakan. Universitas Andalas. Padang.
Hardjosworo,P dan Rukmiasih. 2000. Meningkatkan produksi daging ungags. Penebar Swadaya. Yogyakarta.
Iskandar, S., V.S. Nugraha., D.M. Suci dan A.R.Setioko. 2001. Adaptasi biologis itik Jantan muda local terhadap ransum berkadar dedak tinggi. Pros Kokakarya Unggas Air. Pengembangan Agribisnis Unggas Air 39 sebagai peluang usaha baru. Fakultas Peternakan. Intitut Pertanian Bogor. Balai Penelitian Ternak. Hlm 118-127.
Kardiya.2005. Pengaruh penaburan zeolit pada lantai litter terhadap persentase dan komponen non karkas ayam pedaging pada kepadatan kendang berbeda. Jurnal Peternakan. Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska, Riau.
Nahrowi dan jayanegara, A. 2014. Performa ayam broiler yang diberi pakan aditif asal tanaman sebagai alternatif antibiotik [Laporan akhir]. Departeman ilmu nutrisi dan teknologi pakan. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Putri, N., Sipahutar, L. W., Ridhana, F., & Haryadi, H. (2024). Kualitas Fisik Telur Itik Hibrida Yang Diberi Pakan Tambahan Dedak Selama Masa Produksi Pada Lama Penyimpanan Yang Berbeda. Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science), 8(2), 63-73.
Prasetyo, L.H., B.Brahmatiyo, B. Wibowo. 2003. Produksi telur persilangan itik mojosari dan alabio sebagai bibit niaga unggulan itik petelur. Prosiding Seminar Nasional dan Pameran Peternakan dan Veteriner. Publibang Peternakan. Bogor. 29-30 September.
Rasyaf, M. 1983. Beternak itik. Kanisius, Yogyakarta.
Samarasinghe, K., C. Wenk, K.F.S.T.Silva and J.M.D.M. Gunasekera. 2003. Turmeric (Curcuma longa), root powder and manano ligo sacharides as alternatif to antibiotic in broiler chicken diets. Asian – Aust. J. Anim. Sci.16 : 1495-1500.
Setioko, A.R.. T. Susanti., L.H. Prasetyo dan Supriyadi. 2004.
Produktivitas itik alabio dan MA dalam sistem perbibitan di BPTU pelaihari. Didalam IPTEK sebagai motor penggerak Pembangunan sistem dan usaha agribisnis peternakan. Prosiding. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor.
Steel, R.G.D., dan J.H. Torrie. 1991. Prinsip dan prosedur statistika. Edisi ke-4. Penerbit Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. (diterjemahkan oleh B. Sumantri).
Sinurat, A.P., T. Purwadaria., I.A.K. Bintang., P.P. Ketaren., N. Bermawie., M. Raharjo dan M. Rizal. 2009. Pemanfaatan kunyit dan temulawak sebagai imbuhan pakan untuk ayam broiler.Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 14(2): 90-96.
Sudiyono dan Purwatri. 2007. Pengaruh penambahan enzim dalam ransum terhadap persentase karkas dan bagian-bagian karkas itik local Jantan. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis. (32) : 270-277.
Tilman,A,D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo dan S. Prawirokusumo dan S . lebdosoekojo.1986. ilmu makanan ternak dasar. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Wahju, J. 1997. Ilmu nutrisi ungags. Cetakan keempat. Gajah Mada University Press, Yogyakarta
Yuniastuti, A., 2002. Efek pakan berserat pada ransum ayam terhadap kadar lemak dan kolesterol daging broiler. JITV, 9(3): 175-183.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






Download