(2) Bastari Sabtu
(3) Geertruida Margareth Sipahelut
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sophia dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kualitas kimia daging se’i sapi afkir. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 = kontrol (0%), P1 = penambahan sophia dengan konsentrasi alkohol 10%, P2 = penambahan sophia dengan konsentrasi alkohol 12%, P3= penambahan sophia dengan konsentrasi alkohol 14%. Variabel yang diamati adalah kadar protein, kadar lemak, oksidasi lemak dan kadar kolesterol. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter yang diamati. Uji lanjut dilakukan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test untuk mengidentifikasi perbedaan antar perlakuan secara lebih spesifik. Analisis statistik dilakukan menggunakan software SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sophia dengan konsentrasi yang berbeda pada pembuatan daging se’i sapi afkir tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas kimia daging (protein, lemak, oksidasi lemak dan kolesterol) (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penambahan sophia dengan konsentrasi alkohol 10%, 12% dan 14% pada pembuatan daging se’i sapi afkir tidak mampu mempengaruhi kualitas kimia daging se’i sapi afkir (kadar protein, lemak, oksidasi lemak dan kolesterol). Konsentrasi alkohol yang ditambahkan cenderung aman, karena tidak mempercepat kerusakan dan tidak menurunkan kualitas kimia daging. Kata kunci : Daging se’i, Kualitas kimia, Sapi afkir, Sophia. KeywordsDaging se’i; Kualitas kimia; Sapi afkir; Sophia.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jas.v10i1.21519 |
Article metrics10.31604/jas.v10i1.21519 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
AOAC International. (2005). Official Methods of Analysis (18th ed.). Gaithersburg, MD: AOAC International
Astawan, M. (2010). Sehat dengan Protein. Jakarta: Penebar Swadaya
Buckle, K. A., R. A. Edwards., G. H. Fleet., and M. Wootton. (2009). Ilmu Pangan (terj.). Jakarta: Universitas Indonesia Press
Buckley, D. J., J. I. Gray., and J. F. Price. (1995). Lipid oxidation in meat and meat products. (pp. 39–63). American Chemical Society
Detha, A. D. (2015). Aktivitas Antimikroba Sopi Terhadap Bakteri Patogen Salmonella Typhimurium dan Salmonella Enteritidis. Jurnal Kajian Veteriner, 17-21
Domínguez, R., M, Pateiro., M. Gagaoua., F. J. Barba., W. Zhang., and J. M. Lorenzo. (2019). A comprehensive review on lipid oxidation in meat and meat products. Antioxidants, 8(10), 429. https://doi.org/10.3390/antiox8100429
Edo J. U., A. I. (2019). Efek Pemberian Minuman Sopi Dibandingkan Alkohol Jenis Lainnya Terhadap Gambaran Histopatologi Pankreas Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Sprague dawley. Cendana Medical Jurnal, Edisi 18, Nomor 3, 501-505
Hafid, H. (2017). Pengantar Pengolahan Daging. Bandung: Cetakan Pertama. Penerbit Alfabeta
Hasler, C. M. (1998). Functional foods: their role in disease prevention and health promotion. Food Technology, 52(11), 63–70
Keda O. (2019). Punya Kadar Alkohol 40 Persen, Pemprov NTT Resmi Luncurkan Miras Sophia. Diakses pada 17 Juni 2024,. dari, https://www.liputan6.com/regional/read/3993907/punya-kadar-alkohol-40-persen-pemprov-ntt-resmi-luncurkan-miras-sophia?page=2: liputan6.com
Lawrie, R. A., and D. A. Ledward,. (2006). Lawrie’s Meat Science (7th ed.). Cambridge: Woodhead Publishing
Malelak, G. (2010). Se’i (Daging Asap Khas Timor). Jakarta: Penerbit Lamalera
Nikolaidis, A., and T. Moschakis. (2018). “On the reversibility of ethanol-induced whey protein denaturation.” Food Hydrocolloids
Nurwantoro, S., D. Wibowo., dan A. Suryanto. (2011). Pengaruh Teknik dan Bahan Pengasap terhadap Mutu Kimia Daging. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Owuama, C. I., dan J. C. Ododo. (1993). Refractometric determination of ethanol concentration. Food Chemistry, 48(4), 373–375. https://doi.org/10.1016/0308-8146(93)90327-C
Purchas, R. W., Simcock, D. C., Knight, T. W., & Wilkinson, B. H. P. (2014). Composition and quality differences between pasture-finished and grain-finished beef and lamb. Meat Science, 96(1), 535–540. https://doi.org/10.1016/j.meatsci.2013.08.010
Sabtu B., N. P. F. Suryatni. (2015). Kualitas Kimia Daging Se'i yang Diberi Ekstrak Angkak dan Lama Penyimpanan Berbeda. Jurnal Nukleus Peternakan, No. 1:7-14
Suparmo. (2003). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Yogyakarta: Andi Offset.54–64.
Shahidi, F., and Y. Zhong. (2010). Novel antioxidants in food quality preservation and health promotion. European Journal of Lipid Science and Technology, 112(9), 930–940
Winarno, F. G. (1991). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Yuliana, R., D. P. Sari., dan S. Santosa. (2018). Pengaruh perlakuan alkohol terhadap sifat fisikokimia daging olahan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 29(2), 101–108
Zainal, T. R., G. E. M. Malelak., dan P. R. Kale. (2021). Kualitas Daging Se'i Sapi yang Diproses Menggunakan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Blimbi Linn) Kering Matahari. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 194-201
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






Download