KUALITAS FISIK TELUR ITIK HIBRIDA YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN DEDAK SELAMA MASA PRODUKSI PADA LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA

(1) * Naila Putri Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Luky Wahyu Sipahutar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Fita Ridhana Mail (Universitas Syiah Kuala, Indonesia)
(4) Haryadi Haryadi Mail (Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas fisik telur itik hibrida yang diberi pakan tambahan dedak selama masa produksi pada lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi masa simpan telur itik 0 hari (P1), 5 hari (P2), 10 hari (P3), 15 hari (P4), dan 20 hari (P5). Itik petelur hibrida dipelihara dimasa produktif (8 bulan) dan diberi pakan komersil HI-PRO-VIT 144 CP ditambah dedak dengan perbandingan 1:4 sebanyak 10 persen dari Berat Badan. Pengambilan sampel telur menggunakan metode random sampling sebanyak 30 butir lalu dipilih sesuai umur simpan untuk diukur kualitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0.05) terhadap bobot telur itik  (63,00-70,66 gram), indeks kuning telur (0,103-0,492), ketebalan kerabang (0,061-0,283 mm), dan nilai HU telur itik (62.9-120,10). Sedangkan lama penyimpanan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05) terhadap indeks putih telur (0,073-4.053). Namun, secara deskriptif dapat digambarkan bahwa adanya penurunan kualitas telur seiring dengan lama penyimpanannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas telur itik hibrida yang diberi pakan komersil dan campuran dedak 1:4 secara umum menunjukkan penurunan kualitas dengan lama periode simpan 0 sampai 20 hari.

Keywords


Telur; Itik Hibrida; Penyimpanan; Kualitas Fisik

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jas.v8i2.16957
      

Article metrics

10.31604/jas.v8i2.16957 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Andoko, A. dan Sartono. 2013. Beternak Itik Pedaging. PT Agromedia Pustaka.

Badan Litbang Pertanian. 2011. Itik Hibrida ‘MASTER’ sebagai Bibit Niaga Itik Petelur Unggul. AgroinovasI SinarTani. Edisi 19-25 Oktober 2011 No.3427. Balai Penelitian Ternak, Ciawi-Bogor.

Badan Standardisasi Nasional. 2006. SNI 01-3909-2006. PakanItik: Jakarta.

Buckle, K.A., Edwards, R.A., G. H. Fleet, and M , Wooton. 1987. Ilmu Pangan. diterjemahkan oleh H. Purnomo dan Adiono. UI-Press. Jakarta: 78-89.

Budiraharjo, K. 2009. Analisis profitabilitas pengembangan usaha ternak itik di Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Jurnal MEDIAGRO Volume 5 (2) Hal.12-19.

Clunies, M,. D. Parks and S, Lesson. 1992. Calcium and Phosphorus Metabolism and Egg Shell Formation of Hens Fed Different Amounts of Calcium. Poultry Science. 71:482- 489.

Hadiwiyoto, S. 1983. Penanganan dan Pemanfaatan Limbah. Jakarta: Yayasan Idayu.

Hardini. 2000. Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan Telur Konsumsi dan Telur Biologis Terhadap Kualitas Interior Telur Ayam Kampung. Junal FMIPA Universitas Terbuka.

Haryanto, A. N., W. Sarengat, dan D. Sunarti. 2019. Kualitas Fisik Telur Itik Tegal yang Dipelihara Menggunakan Sistem Pemeliharaan Intensif dan Semi Intensif di KTT Bulusari Kabupaten Pemalang. Sains Peternakan Vol. 17 (1): 29-37.

Juliambarwati, M. A. Ratriyanto dan A. Hanifa. 2012. Pengaruh Penggunaan Tepung Limbah Udang Dalam Ransum Terhadap Kualitas Telur Itik. Jurnal Sains Peternakan Vol. 10. No. 1: 1-6.

Leeson, S. and Summers, J. D. 2001. Nutrition of the Chicken. 4th Ed. University Book: Canada.

Murtadho, Heru, S. Kismiati dan D. Sunarti. 2017. Pengaruh Pemberian Pakan Kering dan Basah yang Disuplementasi Probiotik Terhadap Performa Itik Peking Umur 3-8 Minggu. Thesis. Fakultas Peternakan dan Pertanian. Universitas Diponegoro. Semarang.

Nort and Bell. 1990. Comercial Chicken Produktion Manual. The Van Nostrand Reinhold Publishing. New York.

Prasetyo, L.H. 2006. Strategi dan peluang pengembanganpembibitan ternak itik. Wartazoa 16(3): 109-115.

Purba, M. dan T. Manurung. 1999. Produktivitas ternak itik petelurpada pemeliharaan intensif. hlm 374-380. Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Bogor. 1-2 Desember 1999. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.

Purwati, D., M.A. Djaelani, dan E.Y.W. Yuniwarti. 2015. Indeks Kuning Telur (IKT), Haugh Unit (HU) dan Bobot Telur pada Berbagai Itik Lokal di Jawa Tengah. Jurnal Biologi. Vol. 4, No. 2: Hal 1-9.

Purdiyanto,J dan S, Riyadi. 2018. Pengaruh lama simpan telur itik terhadap penurunan berat, indeks kuning telur (IKT), dan haugh unit (HU), MADURANCH. Vol. 3 No 1.

Raji A.O, Aliyu J, Igwebuike JU, Chiroma S. 2009. Effect of storage methods and time on egg quality traits of laying hens in a hot dry climate. ARPN J of Agric Biol Sci. 4(4): 123- 130.

Rasyaf, M. 2002. Bahan Makanan Unggas di Indonesia. Ce-takan ke-9 Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Rasyaf, M. 2002. Beternak Itik. Kanisius. Yogyakarta.

Rasyaf, M. 2004. Beternak Itik Pemula. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Riyanto, A. (2001). Sukseskan Menetaskan Telur Itik. Jakarta: Andromedia Pustaka.

Romanoff, A. L, and A.J. Romanoff. 1963. The Avian Egg. John Wiley and Sons Inc: New York.

Sarwono, B. 1997 Pengawetan dan Pemanfaatan Telur. Edisi ke-4. Penebar Swadaya, Bandung.

Septianaa, N. Riyanti, dan K. Nova. 2015. Pengaruh lama simpan dan warna kerabang telur itik tegal terhadap indeks albumen, indeks yolk, dan pH telur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. Vol. 3 (1): 81-86.

Srigandono, B. 1997. Produksi Unggas Air. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Sudaryani, 2000. Kualitas Telur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Steel, R, G, D dan J, H, Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika, Edisi Ke-2. Penerjemah B. Sumantri. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Swacita, I.B.N, dan Cipta, I.P.S. 2011. Pengaruh Sistem Peternakan dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Telur Itik. Buletin Veteriner Udayana. Vol. 3, No. 2 :91-98.

Wahju, J. 1997. Ilmu Nutrisi Unggas. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.

Wijaya, Y. E, Suprijatna dan S, Kismiati. 2017. Penggunaan Limbah Inustri Jamu dan Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp,) Sebagai Sinbiotik Untuk Aditif Pakan Terhadap Kualitas Interior Telur Ayam Ras Petelur. Jurnal Peternakan Indonesia 19 (2): 46-53.

Yuwanta. 2010. Telur dan Kualitas Telur. Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn  Cetak  : 2548-3129    issn  Online : 2599-1736

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.