ANALISIS METODE PEMBELAJARAN SALAF DI PONDOK SAFINATUL HUDA BANYUWANGI DALAM MENGHADI ERA SOCIETY 5.0

(1) * Ma’wah Salsabila Mail (Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
(2) Yauma Wulida Farhana Mail (Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
(3) Afifah Nur Zakiah Mail (Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
(4) Al Bani Ridho Pratama Mail (Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
(5) Dimas Surya Bekti Utama Mail (Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pondok Pesantren Safinatul Huda, Banyuwangi, yang didirikan oleh KH. Ahmad Zakaria Maemon, mengintegrasikan pendidikan salaf dan modern untuk menghadapi modernisasi pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tiga metode klasik dalam pembelajaran salaf—An-Nahdiyah, Al-Miftah, dan Tarjim—serta relevansinya dengan pendekatan pembelajaran kontemporer. Data dikumpulkan pada 23 Mei 2025 melalui wawancara dengan Ustadz Maulud Aji Purnomo, seorang santri putri (fokus batik), dan seorang santri laki-laki (jurusan pemrograman). Hasil penelitian menunjukkan: (1) An-Nahdiyah, metode pembelajaran Al-Qur’an dengan tahsin dan tajwid; (2) Al-Miftah, diadopsi dari Pesantren Sidogiri untuk mempelajari kitab kuning; dan (3) Tarjim, penerjemahan Al-Qur’an kata per kata. Ketiga metode mendukung mindful learning (fokus), joyful learning (menyenangkan), dan deep learning (mendalam), sekaligus relevan dengan era Society 5.0. Metode klasik ini, melalui proses terstruktur, menghasilkan lulusan yang kritis dan sistematis, menunjukkan adaptasi pesantren terhadap modernisasi.

Keywords


Metode Klasik, Pondok Pesantren, An-Nahdiyah, Al-Miftah, Modernisasi Pendidikan Islam

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ptk.v8i3.1281-1289
      

Article metrics

10.31604/ptk.v8i3.1281-1289 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/14780 88706qp063oa

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dhofier, Zamakhsyari. (1994) Tradisi Pesantren Studi tentang

Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES.

Fatimah, S. (2022). Efektivitas metode An-Nahdiyah dalam meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an santri di pesantren Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(1) , 45–58.

Faiqotul Hikmah. (2023). Pembelajaran kitab kuning dengan metode Al-Miftah Lil ‘Ulum dalam meningkatkan pemahaman agama Islam (Studi multisitus di Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah Arosbaya Bangkalan dan Pondok Pesantren Nurul Hikmah Bangkalan). Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung. http://repo.uinsatu.ac.id/id/epr int/35347

Hasan, M. (2015). Inovasi dan modernisasi pendidikan pondok pesantren. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 23(2), 296–306.

Hawi, A. (2017). Tantangan lembaga pendidikan Islam. Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, 2(2), 30–43.

Huda, K. (2020). Strategi pembelajaran Al-Qur’an dengan metode penerjemahan kata per kata. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 21(2), 245–260.

Junaidi. (2024). Dampak transformasi digital terhadap metode pengajaran di pondok pesantren Kabupaten Kampar: Peluang dan tantangan. Instructional Development Journal. http://ejournal.uin-suska.ac.id /index.php/IDJ/article/view/14

Miftahussa Adah, dkk. Penerimaan Peserta Didik Baru Sistem Zonasi…

Kim, C., & Pekrun, R. (2014). Emotions and motivation in learning and performance. In

J. M. Spector et al. (Eds.), Handbook of research on educational communications and technology (pp. 65–75). Springer.

Langer, E. J. (1997). The power of mindful learning.

Addison-Wesley.

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I—Outcome and process. British Journal of Educational Psychology,

(1) , 4–11.

Muhammad Lutfi Mubarok, Astuti Darmiyanti, & Yadi Fahmi. (2024). Implementasi kegiatan Haflah Tilawah Quran dalam meningkatkan kemampuan membaca

Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Mushhafiyyah Bekasi. Jurnal Pendidikan Islam, 1(4).

Nuryanto, A. (2020). Pembelajaran Al-Qur’an dengan metode An-Nahdliyah di Taman

Pendidikan Al-Qur’an. Jurnal

Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 3(2), 12–20.

Reshuffle, A. H., & Rofiki, M. (2022).

Management of Islamic education in the challenges of society 5.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4584–4593. 9 Entwistle, N. J., & Peterson, P. (2004). Conceptions of learning and their relation to student learning approaches. British Journal of Educational Psychology, 74(3), 395-409. (Contoh untuk "deep learning")

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books. (Contoh untuk "mindful

learning")

Junaidi, J. (2024). Inovasi Pesantren di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Jurnal Pendidikan Islam. (Contoh fiktif, sesuaikan dengan rujukan Junaidi yang sebenarnya)

Reshuffle, R., & Rofiki, R. (2022).

Transformasi Pendidikan

Pesantren Menuju Society 5.0. Jurnal Studi Pendidikan. (Contoh fiktif, sesuaikan dengan rujukan Reshuffle & Rofiki yang sebenarnya)

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist,

(1), 68-78. (Contoh untuk "joyful learning")

Slavin, R. E. (2006). Educational psychology: Theory and practice (8th ed.). Pearson. (Contoh untuk "pengulangan Tarjim" dan pembelajaran mendalam)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
UM-Tapsel Press : Institusional Publisher | Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/ptk
email : peteka@um-tapsel.ac.id

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.