(2) Sri Lestari
*corresponding author
AbstractSeratus delapan puluh (180) ekor ayam broiler jenis kelamin jantan secara acak dibagi menjadi 36 kelompok yang mendapatkan pakan sesuai dengan periode pemeliharaan dan air minum diberikan secara ad libitum. Kombinasi perlakuan terdiri tiga luasan lantai dan tiga level aditif yang berbeda, yang terdiri dari percobaan luas lantai 0,06 m2/ekor; 0,08 m2/ekor; 0,10 m2/ekor dan level tepung daun bidara adalah 0%; 1%; dan 2% dengan tiga kelompok sebagai ulangan setiap unit terdiri dari lima ekor. Percobaan biologis dilakukan selama 5 minggu. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis variansi rancangan acak lengkap pola faktorial 3 x 3, apabila berbeda nyata dilakukan uji banding dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan level aditif tepung daun bidara pada luas kandang yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan berat badan, konversi pakan, dan Profil MDA. Disimpulkan terdapat interaksi antara luas kandang dengan level aditif terhadap konsumsi pakan ayam broiler. Penggunaan level aditif tepung daun bidara pala level 2% pada luas kandang 0,10 m2/ekor dapat meningkatkan pertambahan berat badan, efiensi pakan, dan Penurunan kadar MDA
 KeywordsBroiler, Tepung daun bidara (Zizhipus mauritiana Lamk), Luas lantai, Performa, Profil MDA
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jac.v6i1.5033 |
Article metrics10.31604/jac.v6i1.5033 Abstract views : 2 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Daghir, N. J. 1998. Poultry Production in Hot Climate. CAB International. New York.
Gordon, S. H. dan D. R. Charles. 2002. Niche and Organic Chicken Product :Their Technology and Scientific Principles. Nothingham University Press, Definitions : III – X, UK.
Kamal, M. 1999. Nutrisi Ternak I. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Mushawwir, A. dan Latipuddin, D. 2013. Biologi Sintesis Telur, perspektif Fisologi, Biokimia dan Molekuler Produksi Telur. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.
Meruvu H. & Vangalapati, M. 2011. Nattokinase: A Review on Fibrinolytic Enzyme.
International Journal of Chemical, Environmental and Pharmaceutical Research
(1): 61-66.
Tillman, A.D,H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo & S. Lebdosoekojo. 1998. Ilmu makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Utami, D. 2007. Kualitas Fisik dan Organoleptik Daging Ayam Broiler yang Diberi Pakan Dengan Suplementasi Tepung Temulawak (Curcuma xanthorriza). Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Faiq, U., N. Iriyanti, dan Roesdiyanto. 2013. Penggunaan pakan fungsional dalam ransum terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan ayam broiler. Jurnal Ilmiah Peternakan1(1): 282-288.
Kurniawan, A. 2016. Kualitas daging dan performa ayam broiler di kandang terbuka pada ketinggian tempat pemeliharaan yang berbeda di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. (Tesis).
Steel, R.G.D. and J.H. Torrie, 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika. Terjemahan. P.T. Gramedia,
Woro, I. D., Atmomarsono, U., & Muryani, R. (2019). Pengaruh pemeliharaan pada kepadatan kandang yang berbeda terhadap performa ayam broiler. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(4), 418-423.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







Download