*corresponding author
AbstractEscherichia coli merupakan bakteri Gram-negatif yang secara alami hidup sebagai mikroflora normal pada saluran pencernaan hewan dan manusia, namun beberapa strain patogen dapat menyebabkan penyakit enterik, septikemia, serta infeksi sistemik. Meningkatnya kejadian resistensi antibiotik pada bakteri patogen di lingkungan peternakan mendorong pengembangan alternatif antibakteri yang berasal dari bahan alami. Kulit nanas (Ananas comosus) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, polifenol, saponin, serta enzim proteolitik bromelain yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak kulit nanas terhadap bakteri Escherichia coli multiresisten yang diisolasi dari peternakan kambing di Desa Pematang Gajah, Jambi. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan teknik difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar. Ekstrak kulit nanas diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan diuji pada konsentrasi 15%, 30%, 45%, 60%, 75%, dan 90%. Gentamicin digunakan sebagai kontrol positif dan pelarut steril sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli pada seluruh konsentrasi yang diuji. Diameter zona hambat meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak hingga mencapai aktivitas optimum pada konsentrasi 75% dengan diameter zona hambat sebesar 17,82 ± 0,67 mm, sedangkan konsentrasi 15% menunjukkan aktivitas terendah dengan diameter zona hambat sebesar 6,12 ± 0,41 mm. Konsentrasi 90% menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dibandingkan konsentrasi 60%, namun masih lebih rendah dibandingkan konsentrasi 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas memiliki potensi sebagai sumber antibakteri alami terhadap bakteri Escherichia coli multiresisten. Keywordsantibakteri; Escherichia coli; kulit nanas; Ananas comosus; difusi cakram
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jas.v10i2.24156 |
Article metrics10.31604/jas.v10i2.24156 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Provinsi Jambi dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi.
Chezar, M., Hasanuddin, S., & Dewi, C. (2025). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng (Dimocarpuslongan L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 4(1), 9-16.
Damhuri, D. (2025). Profil Resistansi Antibiotik Escherichia coli yang Diisolasi Dari Air Minum dan Ambing Sapi Perah di Desa Kabawetan, Kecamatan Kepahiang, Provinsi Bengkulu. TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production, 26(2), 115-128.
Damhuri, D., Safitri, J. A., Syarifuddin, A., Rizky, A., Wientarsih, I., Purwono, R. M., & Indrawati, A. (2025). Computational screening of boswellic acid gor its antibacterial activity against acne-causing bacteria via molecular docking. Jurnal Teknosains, 15(1).
Dewi, R., Utami, C. S. W., Marniza, E., Angreni, W., & Kurniaty, R. (2026). Antibacterial Activity Test Of Pineapple Juice (Ananas comosus L.) Against The Growth Of Escherichia coli. ROCE: Jurnal Pertanian Terapan, 3(1).
Halim, V., Lister, G., & Angie, E. (2025). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Pepaya Terhadap Diameter Zona Hambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli, Staphylococcus Aureus Dan Salmonella Typhimurium. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 4(11), 10326-10345.
Pratama, H. P. A., Syah, P. I., Royhan, I., Maritsa, H. U., & Yusuf, A. I. (2025). Aktivitas ekoenzim kulit nanas (Ananas comosus (L). Merr) varietas tangkit sebagai antiseptik alami terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Biospecies, 18(1), 7-15.
Purnama, A., Ginting, B., Yahya, M., Afifi, M. R., Maghfirah, R., Farida, M., & Hamdiyati, H. (2025). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Dan Fraksi N-Heksana Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.). Lantanida Journal, 13(1), 72-84.
Puspitasari, R. D., Arnis, S. G., Ulvia, T., Oktariyani, S., Dewi, T. T., & Shella, A. P. (2025). Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas sebagai Sabun Antibakteri untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Jati Mulyo, Tanjung Jabung Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6), 2425-2432.
Rustini, N. L., Rahayu, M. O., & Puspawati, N. M. (2026). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Mahkota Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) Terhadap Staphylococcus aureus Serta Identifikasi Kandungan Senyawa Flavonoidnya. Jurnal Kimia (Journal of Chemistry), 1-8.
Rinni, D. A. P., Nabilla, E. A., Rizky, E. D., & Putra, H. H. (2025). Pemanfaatan Perasan Kulit Nanas (Ananas Comosus L.) dalam Formulasi Sediaan Hand Sanitizer untuk Menghambat Pertumbuhan Escherichia coli. VitaMedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(3), 291-302.
Safitri, Y., Gultom, W. R., Tobing, D. A. L., & Sianturi, D. R. (2024). Potensi Escherichia coli Sebagai Resistansi Antibiotik. Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian Dan Angkasa, 2(5), 08-20.
Tridesianti, S., Kusumorini, A., & Putri, A. M. (2025). Kandungan senyawa ekstrak daun jarak merah (Jatropha gossypifolia L.) dan potensinya sebagai antibakteri. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (BIOSCIENCE-TROPIC), 10(2), 46-53.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







Download