(2) Markus Miten Kleden
(3) Gusti Ayu Yudiwati Lestari
(4) Luh Sri Enawati
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan menganalisis kandungan serat kasar serta kecernaan bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO) in vitro pada silase rumput Kume (Sorghum plumosum var. Timorense) dan kembang Telang (Clitoria ternatea) dengan perbandingan berbeda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu CT0 (100% Kume), CT1 (75% Kume + 25% Telang), CT2 (50% Kume + 50% Telang), dan CT3 (25% Kume + 75% Telang), masing-masing tiga ulangan. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi kembang Telang menyebabkan kadar serat kasar meningkat dari 22% menjadi 33%, sedangkan KcBK menurun dari 35% menjadi 26% dan KcBO dari 32% menjadi 24%. Analisis statistik menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap serat kasar, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada KcBK dan KcBO. Disimpulkan bahwa semakin tinggi penggunaan kembang Telang dalam silase, kadar serat kasar meningkat sementara kecernaan bahan kering dan organik cenderung menurun
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jas.v10i1.21886 |
Article metrics10.31604/jas.v10i1.21886 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
AOAC (Association of Official Analytical Chemists). 1990. Official Methods of Analysis of Assosiaciation of Official Analytical Chemists. AOAC Inc, Washington DC.114
Aprianto, S. A., Asril dan Y. Usaman. 2016. Evaluasi Kecernaan in vitro complete feed Fermentasi Berbahan Dasar Ampas Sagu dengan Teknik Fermentasi Berbeda. JIM Pertanian Unsyiah- PET. 1(1): 808-815.
Bamualim A. 1988. Prinsip-Prinsip Pemberian MakananTernak Sapi Dalam Prinsip Dan Metode Penelitian. Kumpulan Materi Kursus Sub Balai Penelitian Ternak Lili, Kupang.
Bira, G.F., P.K.Tahuk dan T. Seran. 2020. Pengaruh penggunaan jenis Hijauan Berbeda Pada Pembuatan Silase Komplit Terhadap Kandungan Nutrisi Yang Dihasilkan. Journal Of Tropical Animal Science and Technology. 2(1): 43-51. DOI: https://doi.org/10.32938/ jtas. v2i1. 589
Blümmel, M., H. Steingass and K. Becker. 1997. The relationship between in vitro gas production, in Vitro microbial biomass yield and 15N incorporated and its implication for the prediction of voluntary feed intake of roughages. Br. Nutr. 77:911-921.
Boko, B. R. W., E. D. W. Lawa, I. G. N. Jelantik, dan E. J. L. Lazarus. 2022. Efek Penggunaan Dedak Sorghum terhadap Kandungan Nutrisi Campuran Rumput Kume (Sorghum plumosum Var. Timorense) dan daun Gamal (Gliricidia sepium). Jurnal Peternakan Lahan Kering. 4:1904 - 1911.
Cook BG, Pengelly BC, Brown SD, Donnelly JL, Eagles DA, Franco MA, Hanson J, Mullen BF, Partridge IJ, Peters M, Schultze-Kraft R. 2005. Tropical forages. Brisbane (Australia): CSIRO, DPI and F (Qld), CIAT and ILRI.
Dami Dato,T.O.1998. Pengolahan Rumput (Sorghum Plumosum var. Timorense) kering dengan teknis nasional tenaga fungsional pertanian. Bogor. Jurnal Ilmu -Ilmu Peternakan. 24(2):31-40.
Darmin, V., T.O. Dami Dato dan M.L. Mulik 2023. Pengaruh Level Imbangan Karbon-Nitrogen Dalam silase Campuran Lelehanak (Mucuna Sp) dengan Rumput Kume (sorghum Plumosum Var. Timorense). Jurnal Nukleus Peternakan. Vol 9 (2). Hal. 127-135. Desember 2022. pISSN: 2355-9942, eISSN: 2656-792X.
Fellyanus, H.O. 2015. Padang Penggembalaan Daerah Tropis. Deepublish Yogyakarta.
Gomez, S.M., dan A. Kalamani. 2003. A Nutrive Multipurpose Forage Legume For The Tropics-an Overview. Pakistan Journal Of Nutrition. Vol 2 (6): 374-379.
Holik, Yayang Lilik Abdul, Luki Abdullah, dan Panca Dewi Manu Hara Karti. 2019. “Evaluasi Nutrisi Silase Kultivar Baru Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor) Dengan Penambahan Legum Indigofera Sp Pada Taraf Berbeda.” Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan 17 (2): 38–46.
Holik, Yayang Lilik Abdul, Luki Abdullah, dan Panca Dewi Manu Hara Karti. 2019. “Evaluasi Nutrisi Silase Kultivar Baru Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor) Dengan Penambahan Legum Indigofera Sp Pada Taraf Berbeda.” Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan 17 (2): 38–46.
Jelantik I.G.N. 2001. Suplementasi Protein Sebagai Alternative Peningkatan Produktivitas Sapi Bali di Nusa Tenggara Timur. Proc. Seminar Nasional Peternakan Pasca IAUEP, Hotel Kristal, Kupang 27-29 Juli 2001.
Kamlasi Y, Mullik M.L., dan Dami Dato T.O. 2014. Pola Produksi dan Nutrisi Rumput Kume (Shorgum Plumosum var. Timorense) pada lingkungan alamiahnya. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 24 (2): 31- 40. http://jiip.ub.ac.id/index.php/jiip/article/view/170/239.
Lubis, D. A. 1982. Ilmu Makanan Ternak. PT Pembangunan. Jakarta
Molo, J. N., G. Oematan dan G. Maranatha. 2023. Pengaruh Level dan Lama Fermentasi Tongkol Jagung Menggunakan EM4 terhadap Kandungan Protein Kasar, Lemak kasar dan Energi. Volume 1, 2 Oktober 2023. Page 59-68 E-ISSN.
Mullik L.M, Oematan G, Dami Dato TO, dan M.L. Mullik 2019. Rasio Karbon: Nitrogen dalam Pengawetan Hijauan Sumber Protein Mempengaruhi Kualitas Nutrisi Produk Biofermentasi. Jurnal Pastura. 9 (1): 11-14. https://doi.org/10.24843/Pastura.2019.v09.i01.p03.
Ndun A.N., M.A. Hilakore, dan L.S., Enawati. 2015. Kualitas Silase Campuran Rumput Kume (Sorghum plumosum Var. Timorense) dan Daun Gamal (Gliricidia sepium) dengan Rasio Berbeda. Jurnal Nukleus Peternakan. 2(1): 83-87.
Oktarina, K., Rianto., R. Adiwiinarti, dan Purnomoadi. 2004. Pemanfaatan protein pada domba ekor tipis jantan yang mendapat pakan penguat dedak padi dengan aras yang berbeda. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis. Special edition bulan oktober buku. Halaman,110-115.
Rubianti, A, T.H. Fernandes, dan J. Nullik. 2004. Kualitas dan Palatabilitas Silase Sebagai Pakan Ternak Dimusim Kemarau. Prosiding Seminar Nasional Komunikasi Hasil-Hasil Penelitian Lahan Kering Berbasis peternakan. Kerja Sama Pemda Sumba Timur dengan BPTP NTT, Waingapu, Tanggal 23-24 Agustus 2004.
Rubianti, A., dan P. T. Fernandez 2010. Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Hay Clitoria ternatea dan Centrosema Pascuorum cv. Cavalcade pada sapi Bali. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner (pp.177-181). Bogor.
Sutardi, T. 1979. Ketahanan Protein Bahan Makanan Terhadap Degradasi Mikroba Rumen dan Manfaatnya Bagi Peningkatan Produktivitas Ternak. Prosiding Seminar Penelitian dan Penunjang Peternakan. LPP Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Sutedi E. 2013. Potensi Kembang Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Tanaman Pakan Ternak. WARTAZOA. 23 (2) 49-56.
Telleng, M. M. 2017. Penyediaan Pakan Berkualitas Berbasis Sorgum (Sorghum bicolor) dan Indigofera dengan Pola Tanam Tumpangsari. Disertasi. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Tilley, J.M.A. and R.A. Terry. 1963. A two stage technique for in the in vitro digestion of forage crops.J. Grassland Soc. 18:104.
Tillman, Allen D, Hari Hartadi, Soedomo Reksohadiprodjo, Soeharto Prawirokusumo, dan Soekanto Lebdosoekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






Download