(2) Asmaul Husna
(3) Haryadi Haryadi
*corresponding author
AbstractSalah satu masalah yang dialami peternak sapi adalah munculnya parasit yang perlu diatasi yaitu ektoparasit. Caplak merupakan salah satu ektoparasit yang sering ditemukan pada hewan ternak dan dapat mengurangi kualitas serta kuantitas produk ternak. Untuk itu, studi ini dilakukan untuk memahami tingkat prevalensi dan preferensi infestasi caplak menurut bagian tubuh pada sapi bali yang dipelihara di Kandang Peternakan Sapi Kampus Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia , Kabupaten Bireun. Penelitian ini menggunakan metode purprosive sampling yaitu memilih sampel sapi bali berumur 1-4 tahun dengan sistem pemeliharaan secara semi intensif. Terdapat total 25 ekor sapi potong yang terdiri dari 4 jantan dan 21 betina. Pengambilan caplak dilakukan secara manual dengan pinset dimulai dari bagian kepala, leher, punggung, perut, selangkangan kaki depan, dan selangkangan kaki belakang. Caplak yang diidentifikasi adalah Boophilus microplus yang merupakan salah satu spesies caplak dari sub genus Boophilus dengan tingkat prevalensi 92%% dan preferensi tertinggi terdapat pada bagian leher dengan rata-rata 36,5 ekor caplak per sapi. KeywordsPrevalensi; preverensi; caplak; investasi; ektoparasit
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jas.v9i1.21366 |
Article metrics10.31604/jas.v9i1.21366 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ariman, A.P., Nangoy, M.J., Tulung, Y.L.R., Assa, G.V.J. (2021). Infestasi caplak pada ternak kuda di Desa Pinabetengan Raya, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Universitas Sam Ratulangi. Zootec., 14(1).
Bala, A.E., Abakar A.D., Mohammed, M.S., Eisa, F.M.I.S. (2018). Prevalence of hard tick (Acari: Ixodidae) and preliminary observation on Babesia infection on equines in White Nile State, Sudan. International Journal of Veterinary Sciences and Animal Husbandry 3(3): 22-28.
Bilgic, H.B., Bakirci, S., Kose, O., Unlu, A.H., Hacilarlioglu, S., Eren, H. (2016). Prevalensi Tick-Borne Hemoparasit pada Ruminansia Kecil di Turki dan Sensitivitas Diagnostik Single-PCR dan RLB. Parasit & Vektor, 10(1):211.
Biru, D., A.I.R. Detha dan D.A. Wuri (2018). Kajian pemahaman peternak dan pelaku usaha produk pangan asal hewan tentang penyakit zoonosis dan pencegahannya di Kota Kupang. Jurnal Kajian Veteriner 6(2): 85-111.
Dwiyani, N, P., Setiati, N., Widyaningrum, P (2014). Ektoparasit Pada Ordo Artiodactyla di Taman Marga Satwa Semarang.Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Eskezia, B. dan Desta, A. (2016). Tinjauan Tentang Dampak Kutu pada Kesehatan dan Produktivitas Ternak. Jurnal Biologi, Pertanian dan Kesehatan, 6(22):1-7.
Esteve-Gasent M.D, Rodríguez-Vivas R.I, Medina R.F, Ellis, D., Schwartz, A., Cortés Garcia, B. (2020). Research on Integrated Management for Cattle Fever Ticks and Bovine Babesiosis in The United States and Mexico: Current Status and Opportunities for Binational Coordination. Pathogens, 9:871.
Giles J.R., Peterson A.T., Busch J.D., Olafson P.U., Scoles G.A., Davey R.B. (2014). Invasive Potential of Cattle Fever Ticks in the Southern United States. Parasites Vectors, 7:189.
Kaur, D., Jaiswal, K., & Mishra, S. (2015). Studies on prevalence of ixodid ticks infesting cattle and their control by plant extracts. IOSR J. Pharm. Biol. Sci, 10(6), 1-11.
Leliana, L., & Rizalsyah, T. (2015). Infestasi caplak ixodidae pada sapi lokal aceh di balai pembibitan ternak unggul dan hijauan pakan ternak (bptu-hpt) Indrapuri kabupaten aceh besar. JESBIO: Jurnal Edukasi dan Sains Biologi, 4(2).
Martínez, I.F., De Labra, V.G., and Osorio, M.J. (2019). Toxicological Response of Different Genera and Species of Ixodide Ticks Collected in Mexico. Memorias del XI Congreso Nacional de Parasitología Veterinaria (Monterrey), 139–145.
Patodo, G.B, Nangoy, M.J., Assa, G.J.V., Lomboan, A. (2018). Infestasi Caplak pada Sapi di Desa Tolok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Zootec. 38(2): 306 – 313.
Rodríguez-Vivas, R.I., Grisi, L., De León, A.A.P., Villela, H.S., de Jesús Torres-Acosta, J.F., Sánchez, H.F. (2017). Potential Economic Impact Assessment for Cattle Parasites in Mexico. Review. Rev. Mex. Cienc. Pecuarias. 8, 61–74.
Rustam, C., Dwinata, I.M., dan Suratma, N.A. (2018). Prevalensi Infestasi Caplak Boophilus sp. pada Sapi Bali di Kabupaten Badung. Buletin Veteriner Udayana, 13(1): 99-104.
Scoles, G.A., Hala, E.H., Cassandra, L.M., Sara, K.D. (2022). Vaccination of Cattle with Synthetic Peptides Corresponding to Predicted Extracellular Domains of Rhipicephalus (Boophilus) microplus Aquaporin 2 Reduced the Number of Ticks Feeding to Repletion. Parasites & Vectors, 15(1): 1-16.
Sulistyaningsih S. (2016). Studi Kasus Infestasi Caplak Boophilus microplus pada Sapi Potong di Kota Banjarbaru. Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.
Taylor, M., Coop, R., Wall, R. (2016). Ektoparasit Fakultatif dan Vektor Artropoda. Dalam: Taylor M, Coop R, Wall R, Editor. Parasitologi Hewan. edisi ke-4 Inggris: Wiley-Blackwell; 2016. hlm. 921-973.
Yuliana, Gay K., dan Suartha. 2015. Seroprevalensi Penyakit Tetelo pada Peternakan Itik dan Pasar Galiran di Kabupaten Klungkung, Bali. Jurnal Veteriner. 16(3):383-38.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






Download