(2) * Putri Zulia Jati
(3) Maulina Novita
(4) M Hafizullah
(5) Noffan Kurnia Ramadhan
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik morfometrik Sapi Bali berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Sampel terdiri dari 81 ekor sapi yang terdiri atas betina muda (12 ekor), jantan muda (16 ekor), betina dewasa (35 ekor), dan jantan dewasa (18 ekor). Parameter yang diamati meliputi bobot badan, panjang badan, tinggi pundak, tinggi pinggul, lingkar dada, panjang kepala, dan lebar kepala. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata bobot badan jantan muda adalah 172,80?±?42,18?kg dan betina muda 149,21?±?27,88?kg, sedangkan jantan dewasa 279,56?±?50,23?kg dan betina dewasa 230,64?±?48,60?kg. Rata-rata panjang badan betina dewasa adalah 116,83?±?6,53?cm, lebih tinggi dari jantan dewasa 113,78?±?7,97?cm. Lingkar dada jantan muda 128,92?±?14,32?cm dan betina muda 117,24?±?9,73?cm. Secara umum, tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P>0,05) antara jantan dan betina pada sebagian besar parameter yang diukur. Beberapa individu, khususnya betina dewasa, memenuhi standar minimal ternak bibit berdasarkan kriteria BSN, seperti tinggi badan (113,07?±?7,29?cm), panjang badan (116,83?±?6,53?cm), dan lingkar dada (149,44?±?8,42?cm). Hasil ini dapat menjadi acuan seleksi ternak lokal dalam rangka pengembangan sapi Bali di wilayah Riau. KeywordsSapi Bali; morfometrik; ukuran tubuh; seleksi ternak; Tapung Hilir
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jas.v9i1.21339 |
Article metrics10.31604/jas.v9i1.21339 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Astuti, M.J. 1999. Pemuliaan Ternak, Pengembangan dan Usaha Perbaikan Genetik Ternak Lokal. Pidato pengukuhan guru besar dalam ilmu pemulian ternak pada Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yokyakarta
Bamualim. A dan R.B. Wirdahayati. 2003. Teknologi Budidaya Komoditas Unggul Sumatra Selatan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Sumatra Selatan
Batubara, A. 2011. Studi Keragaman Fenotipik dan Genetik Beberapa Sub Populasi Kambing Lokasi Indonesia dan Strategi Pemanfaatannya secara Berkelanjutan. Disertasi. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor
Bugiwati, S. R. A. 2007. Pertumbuhan dimensi tubuh pedet jantan sapi Bali di Kabupaten Bone dan Barru Sulawesi Selatan. Jurnal Sains dan Teknologi 7:103-108
Dinas Peternakan Kabupaten Kampar. 2015. Laporan Populasi Ternak. Dinas Peternakan Kabupaten Kampar. Riau
Gottschalk, M. Higgins, R. Jacques, M. & Dubreuil, D. (1992). Production and characterization of two Streptococcus suis capsular type 2 mutants. Vet Microbiol 30, 59–71
Gunawan, A. dan C. Sumantri. 2008. Pendugaan nilai campuran fenotipik dan jarak genetik domba Garut dan persilangannya. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 33: 176- 185.
Hamdani, M.D.I., Ardhianto K., Sulastri, Husni A., Renitasari. 2017. Ukuranukuran tubuh sapi Krui Antan dan betina di Kabupaten Pesisir Barat Lampung. Jurnal Ilmu Ternak. 17, 97-102. http://jurnal.unpad.ac.id/jurnalilmuterna k/article/view/16068
Hardjosubroto, W. 1994. Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Komariah, 2016. Produktivitas kerbau lumpur berdasarkan agroekosistem dan strategi pengembangannya di Kabupaten Cianjur. Thesis. Institut Pertanian Bogor.
Mahmudi, R. Priyanto dan Jakaria. 2019. Karakteristik Morfometrik Sapi Aceh, Sapi PO dan Sapi Bali Berdasarkan Analisis Komponen Utama (AKU). Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 7 (1): 35-40.
Noor, R.R. 2008. Genetika Ternak. PT. Penebar Swadaya, Depok.
Pane, I. 1991. Produktivitas dan breeding sapi Bali. Proc. Seminar Nasional Sapi Bali 2–3 September. hlm: 50.
Parrakksi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminan. Universitas Indonesia. Jakarta
Prahadian, Y. 2011. Karakteristik Ukuran dan Bentuk Tubuh Domba Ekor Tipis melalui Analisis Komponen Utama di UP3J Peternakan Tawakal dan Mitra Tani. Program Sarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor. (Skripsi Sarjana Peternakan).
Purwantara B, RR Noor, G Andersson, and H . 2012. Banteng And Bali Cattle In Indonesia: Status Andforecasts. Repord Dom Amin 47 (suppl. 1), 2-6
Salamena, J. F., R. R. Noor, C. Sumantri, & I. Inounu. 2007. Hubungan genetik, ukuran populasi efektif dan laju silang dalam per generasi populasi domba di Pulau Kisar. J. Indon . Trop. Anim.Agric. 32[2]: 71-75.
Saputra, D. A., Maskur, & Rozi, T. (2019). Karakteristik morfometrik (ukuran linier dan lingkar tubuh) sapi bali yang dipelihara secara semi intensif di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI), 5(2), 67–75. https://doi.org/10.29303/jitpi.v5i1.53
Setiyono, Kusuma, A.H.A., Rusman. 2017. Pengaruh bangsa, umur, jenis kelamin terhadap kualitas daging sapi potong di Daerah Istimewa Yogyakarta. Buletin Peternakan. 41, 176-186. https://dev.jurnal.ugm.ac.id/buletinpeternakan/article/view/9935
Soenarjo, C. H. 1988. Buku Pegangan Ilmu Tilik Ternak. CV. Baru, Jakarta
Soeparno. 1992. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Zulu, D.N. 2008. Genetic characterization on Zambian native cattle breeds [Thesis]. Virginia: The Faculty of The Virginia Polytechnic Institute and State University. Virginia.
Zurahmah N. dan Enos T., 2011. Pendugaan Bobot Badan Calon Pejantan Sapi Bali Menggunakan Dimensi Ukuran Tubuh. Buletin Peternakan. 35 (3): 160-164.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn Cetak : 2548-3129   issn Online : 2599-1736

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






Download