PENGARUH PEMAKAIAN TEPUNG IKAN ASIN DALAM RANSUM BERBASIS JERAMI PADI AMONIASI TERHADAP PH DAN VFA SECARA IN-VITRO

(1) * Riska Romaito Nasution Mail (Universitas Graha Nusantara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian tepung ikan asin afkir dalam ransum berbasis jerami padi amoniasi terhadap pH dan VFA secara In-Vitro. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 (empat) ransum perlakuan yaitu: R0 (Ransum + 2% tepung ikan komersil), R1 (Ransum + 2% tepung ikan asin afkir), R2 (Ransum + 3% tepung ikan asin afkir), R3 (Ransum + 4% tepung ikan asin afkir) dan 4 (empat) ulangan (kelompok). Penelitian menunjukkan bahwa ransum perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap pH dan total VFA. Nilai pH rumen berkisar antara 6,90 sampai 7,12 dan produksi VFA berkisar antara 87,50 sampai 105,00 mM. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pemakaian tepung ikan asin afkir pada persentase 3% dapat mempertahankan nilai pH dan meningkatkan konsentrasi VFA.

 


Keywords


Tepung Ikan Asin Afkir, Jerami Padi Amoniasi, Karakteristik Cairan Rumen, In-vitro

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jas.v9i1.18758
      

Article metrics

10.31604/jas.v9i1.18758 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arora, S. P., 1989. Pencernaan Mikroba pada Ruminansia. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Arora, S.P. 1995. Pencernaan Mikroba pada Hewan Ruminansia. Catatan ke dua. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. (Diterjemahkan oleh R. Murwati).

Bo Gohl. 1975. Tropical feed. Feed information summaries nutritive value. FAO. The United Nations Bulukumba. Bulletin Ilmu Peternakan dan Perikanan.Vol.XII (1). carbohydrates. Anim. feed Sci. Technol., 101:1-15.

Chalupa, W. 1975. Amino acids nutrition in growing cattle. In: Tracers Studies on NPN for Ruminant II. Int. Atomic Energy Agency. Vienna, Austria. Pp. 175-194.

General Laboratory Procedures. 1966. Departement of Dairy Science. University of Wisconsin: Madison.

Hermon. 1993. Senyawa Nitrogen dalam Ransum Ternak Ruminansia. Artikel Ilmiah. Fakultas Peternakan. Unversitas Andalas. Padang.

Indriani, N., T. R. Sutardi dan Suparwi. 2013. Fermentasi limbah soun dengan menggunakan Aspergillus niger ditinjau dari kadar volatile fatty acid (VFA) total dan amonia (NH3) secara in-vitro. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(3): 804-812.

Karsli M. A, and J. R Russell. 2001. Effects of some dietary factor on ruminal microbial protein synthesis. Turk J Vet. Anim Sci. 25 : 681- 686.

Martawidjaja, M. 2003. Pemanfaatan jerami padi sebagai pengganti rumput untuk ternak ruminansia kecil. Wartazoa. 13 (3) : 119 – 127.

Riswandi. 2014. Kualitas Silase Eceng Gondok (Eichornia crassipers) dengan Penambahan Dedak Halus danUbi Kayu. Jurnal Peternakan Sriwijaya. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, 3(1).

Rizka. 2019. Pengaruh lama perebusan pada pengolahan ikan asin afkir terhadap karakteristik cairan rumen (pH, VFA dan NH3) secara in-vitro. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang.

Van Soest, P. J. 1982. Nutritional Ecology of the Ruminant. Comstock Publishing Associates. A division of Cornell University Press. Ithaca and London.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn  Cetak  : 2548-3129    issn  Online : 2599-1736

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.