INTERNALISASI NILAI IKRAR SISWA DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP IT AL HAFIDZI

(1) * Ufairah Batubara Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Tuti Alawiyah Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Rustam Ependi Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai karakter dalam pendidikan sebagai upaya membentuk peserta didik yang memiliki motivasi belajar, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Salah satu bentuk pendidikan karakter yang diterapkan di SMP IT Al Hafidzi adalah kegiatan ikrar siswa yang dilaksanakan secara rutin sebelum pembelajaran dimulai. Namun demikian, implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam ikrar siswa belum tentu sepenuhnya dihayati dan diamalkan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan nilai ikrar siswa, mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya, serta menganalisis kontribusinya terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP IT Al Hafidzi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa kelas VIII yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ikrar siswa di SMP IT Al Hafidzi dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai melalui kegiatan baris di lapangan sekolah. Pelaksanaan ikrar menjadi bagian dari pembiasaan yang bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya konsentrasi sebagian siswa, belum terbentuknya kebiasaan disiplin secara konsisten, perbedaan tingkat kesadaran siswa, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Adapun kontribusi ikrar siswa terlihat pada tumbuhnya kesiapan belajar, meningkatnya kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar, serta munculnya semangat belajar sebelum mengikuti proses pembelajaran. Meskipun demikian, tingkat penghayatan dan pengamalan nilai ikrar berbeda pada setiap siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi nilai ikrar siswa memiliki peran positif dalam mendukung pembentukan karakter dan menumbuhkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan internalisasi nilai ikrar melalui pembinaan, keteladanan, dan evaluasi yang berkelanjutan agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terimplementasi secara lebih optimal dalam kehidupan sehari-hari siswa

Keywords


Ikrar Siswa, Pendidikan Karakter, Motivasi Belajar, Pembiasaan, SMP IT

   

DOI

https://doi.org/10.31604/muaddib.v11i2.93-104
      

Article metrics

10.31604/muaddib.v11i2.93-104 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Al-Attas, S. M. N. (1994). Konsep pendidikan dalam Islam. Mizan.

An-Nahlawi, A. (2016). Prinsip-prinsip dan metode pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.

Anggriani, D. (2023). Peningkatan motivasi belajar siswa melalui model Project Based Learning (Skripsi).

Anwar. (2022). Model sekolah Islam terpadu dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam pada pendidikan formal. Jurnal Pendidikan Islam Terpadu, 5(2), 115–129.

Disriani, R., & Habibi. (2023). Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan.

Emzir. (2011). Metode penelitian kualitatif: Analisis data. Rajawali Pers.

Fauzi, A. (2020). Implementasi nilai-nilai pesantren dalam pembentukan karakter disiplin santri. Jurnal Pendidikan Pesantren, 5(1), 23–38.

Fuad, A., & Nugroho, S. K. (2014). Panduan praktis penelitian kualitatif. Graha Ilmu.

Jayanti, W., dkk. (2024). Psikologi pendidikan. Litrus.

Jumhari, I., dkk. (2023). Peningkatan motivasi belajar melalui Problem Based Learning. Jurnal Pendidikan.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Lickona, T. (2019). Educating for character. Bantam Books.

Madjid, N. (2005). Modernisasi pesantren. PT Ciputat Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Pertiwi, D., & Kusnadi. (2024). Kreativitas dan elaborasi ide dalam pengembangan kemampuan belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 33–47.

Rahmatullah. (2023). Internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran untuk mengembangkan potensi peserta didik. Jurnal Studi Pendidikan Islam, 9(2), 130–145.

Rahmawati. (2023). Sekolah Islam terpadu sebagai model integrasi pendidikan umum dan pendidikan agama. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 101–118.

Rangkuti, M., dkk. (2026). Analisis motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan.

Rizki, M. (2022). Pembiasaan nilai religius terhadap sikap belajar siswa di sekolah Islam terpadu. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 77–91.

Sardiman, A. M. (2021). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Suyadi. (2021). Pendidikan karakter di era digital. Remaja Rosdakarya.

Trianto. (2014). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan. Bumi Aksara.

Yaumi, M. (2021). Pendidikan karakter: Landasan, pilar, dan implementasi. Kencana.

Yuzarion, dkk. (2023). Psikologi belajar. Jivaloka.

Zullia, A., dkk. (2023). Identifikasi motivasi belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.