DINAMIKA INTERAKSI MEDIA SOSIAL DAN RELIGIUSITAS REMAJA PUTRI: STUDI KASUS DI MAN 2 MODEL MEDAN

(1) * Fadhilah Sari Nasution Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Siti Marisa Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Sulaiman Tamba Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perkembangan pesat teknologi informasi menjadikan media sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan remaja putri, memengaruhi komunikasi, hiburan, sekaligus pembentukan perilaku sosial dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Medan, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak ganda: secara positif memudahkan akses informasi keagamaan, dakwah digital, dan pembentukan komunitas religius daring, namun secara negatif berpotensi menurunkan intensitas ibadah, kualitas interaksi sosial langsung, serta mendorong perilaku konsumtif dan perbandingan sosial yang tidak sesuai nilai Islam. Temuan ini menekankan perlunya pengawasan, literasi digital religius, dan sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan agar media sosial menjadi sarana pembentukan perilaku sosial religius yang positif

Keywords


Media Sosial, Perilaku Sosial Religius, Remaja Putri, Pendidikan Islam

   

DOI

https://doi.org/10.31604/muaddib.v11i1.%25p
      

Article metrics

10.31604/muaddib.v11i1.%p Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Albert Bandura, (1968). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory, Prentice Hall. Hal. 22-26

Ancok, D., & Suroso, F. N. (2005). Psikologi Islami: Solusi Ilmiah Memecahkan Problematika Psikologis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ancok, Djamaluddin dan Fuat Nashori Suroso. Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Arifin, Syamsul. Psikologi Dakwah. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.

Boyd, D. (2014). It's Complicated: The Social Lives of Networked Teens. New Haven: Yale University Press.

Budi, Santoso. (2021). “Pengaruh Media Sosial terhadap Religiusitas Remaja Muslim.” Jurnal Komunikasi Islam, 5(1), 56.

Charles, Y. Glock., & Stark, R. (1965). Religion and Society in Tension. Chicago: Rand McNally College Publishing Company.

Cooley, C. H. (1902). Human Nature and the Social Order. New York: Scribner.

Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 2010.

Departemen Agama RI. (2005). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Departemen Agama Republik Indonesia.

Erikson H. Erikson. (1950). Childhood and Society. 1st Edition, W. W. Norton & Company. Hal. 94-99.

_______________.(1968). Identity: Youth and Crisis. New York: W. W. Norton & Company.

Fitriyani, at.al (2025). Literasi Digital dan Pembentukan Karakter Islami Remaja. Jakarta: Prenadamedia Group. hlm. 45–52.

Hamka. (1995). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Haryatmoko. (2016). “Etika Komunikasi Media Sosial: Antara Kebebasan dan Tanggung Jawab.” Jurnal Komunikasi, 9(1).

Hasanuddin. (2022). “Media Sosial sebagai Sarana Dakwah di Era Digital.” Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 14(2), 212.

Huda, M. (2020). “Literasi Digital dalam Perjalanan Pembelajaran di Era 4.0.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(2), 184–195. Jakarta: Kencana, 2011.

Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2016.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). “Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media.” Business Horizons, 53(1), 59–68.

Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

Kominfo. (2021). Survei Nasional Literasi Digital 2021. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Majid, Abdul. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja

Muslim. (2020). “Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Religiusitas Remaja.” Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 100.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Nata, Abuddin. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana, 2012.

Rahmawati, A. (2020). “Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja.” Jurnal Psikologi Islam, 9(1), 98.

Rosdakarya, 2014.

Rusydi, A. (2020). “Peran Pendidikan Agama dalam Membentuk Karakter Remaja di Era Digital.” Jurnal Tarbawi, 14(2).

Sanjaya, Wina. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.

Santrock, J. W. (2011). Adolescence. New York: McGraw-Hill Education.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sapa’at, A. (2020). “Media Sosial sebagai Sarana Dakwah: Studi Kasus Penggunaan Instagram oleh Remaja Muslim.” Jurnal Komunikasi Islam, 8(1), 75.

Stark, Rodney & Glock, Charles Y. (1968). American Piety: The Nature of Religious Commitment — University of California Press, hal. 14-20.

Suyudi, R. A. (2018). “Dampak Negatif Media Sosial terhadap Kehidupan Remaja.” Jurnal Psikologi Sosial, 5(2), 150–151.

Twenge, J. (2017). iGen: Why Today’s Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy. New York: Atria Books.

Widodo, J. (2019). Media Sosial dan Remaja: Dampak dan Strategi Pengawasan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. hlm. 15–23.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.