(2) Bahtiar Siregar
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dalam pembelajaran fiqih bagi siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan. Fiqih sebagai mata pelajaran yang kompleks dan memerlukan pemahaman mendalam tentang ajaran agama, memerlukan pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan beberapa guru fiqih dan siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Â Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru fiqih memainkan peran sentral dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif. Guru-guru ini mengadopsi berbagai strategi kreatif, seperti penggunaan multimedia, permainan peran, diskusi kelompok, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai alat pembelajaran. Selain itu, mereka juga merancang tugas-tugas yang menantang dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga mendorong partisipasi aktif dan pemahaman yang lebih baik. Suasana belajar yang dihasilkan melalui pendekatan kreatif ini membantu siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran fiqih. Mereka menjadi lebih antusias, lebih berani berpendapat, dan lebih mampu memahami konsep-konsep yang kompleks. Selain itu, kreativitas guru juga menciptakan iklim kelas yang inklusif dan mendorong kolaborasi antara siswa.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan kreativitas dalam pembelajaran fiqih. Beberapa guru masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan infrastruktur, serta perlu mendapatkan dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembelajaran fiqih di kelas X MAS Al-Washliyah Medan, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan bagi guru dalam mengembangkan kreativitas mereka, kolaborasi yang lebih erat antara guru dan siswa, serta dukungan yang lebih besar dari pihak sekolah dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kreativitas guru fiqih dapat menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dan bermakna bagi siswa kelas X MAS Al-Washliyah Medan. KeywordsKreativitas Guru Fiqih, Belajar Mengajar Efektif.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/muaddib.v8i1.231-240 |
Article metrics10.31604/muaddib.v8i1.231-240 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aminuddin & Wedra aprison.2021. Kreativitas Guru dan Kemampuan Mengelola Kelas terhadap Pendidikan Agama Islam: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman,Vol 7, No.2 .
Arif Pujiwantoro, Zainal. 2018. Kreativitas Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran : Jurnal Tawadhu, Vol 2 No. 2.
Djazuli. 2005. Ilmu Fiqih Penggalian, Perkembangan, dan Penerapan Hukum Islam. Jakarta: Prenada Media.
Hamzah B. Uno dan Nurdin Muhammad.2011. Belajar Dengan Pendekatan PAILKEM. Jakarta: PT. Bumi Aksara,
Junaidi, Ifan . 2019. Proses Pembelajaran Yang Efektif Journal of System, Applied, Management, Accounting and Research, Vol 3, No. 2.
Mudyahardjo,Redja.2014.Pengantar Pendidikan Sebuah Studi Awal tentang dasar- dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia, Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyana A.Z.,2010. Rahasia menjadi Guru Hebat, Surabaya: Grasindo.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2007 Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta Pustaka
Waka, Ahmad. 2020. Petunjuk Al-Qur`an Tentang Belajar Dan Pembelajaran : Education and Learning Journal, Vol 1, No.1.
Saifudin, Zuhri. 2009.Ushul Fiqih Akal sebagai Sumber Hukum Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Syafi’ah, M. Abdul Mujib Mabruri Tholhah. 1994. Kamus Istilah Fiqih. Jakarta: Pustaka Firdaus.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download