KUALITAS FISIK TELUR ITIK YANG DIPELIHARA DI PETERNAKAN RAKYAT KOTA PADANGSIDIMPUAN

Desi Rahma Yanti Harahap, Luky Wahyu Sipahutar, Muharram Fajrin Harahap

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik telur itik yang dipelihara secara berbeda yaitu dengan sistem pemeliharaan ekstensif dan sistem pemeliharaan intensif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan menggunakan metode observasi dengan metode purposive sampling.Kemudiann di analisis ragam uji statistik dengan menggunakan T-test Two Sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengamatan indeks kuning telur menunjukkan bahwa nilai indeks kuning telur pada sistem pemeliharaan ekstensif dan intensif mendapatkan hasil yang sama 0,41. Nilai Indeks Putih telur pada sistem pemeliharaan ekstensif mendapatkan hasil 0,116 dan pada pemeliharaan intensif memiliki nilai 0,126. Nilai Haugh Unit pada sistem pemeliharaan ekstensif dan intensif  berada di angka 89,142 dan 93,594. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sistem pemeliharaan secara ekstensif memiliki keunggulan dengan nilai indeks kuning telur yang tidak jauh berbeda atau sama dengan telur itik yang dipelihara secara intensif. Nilai indeks putih telur dan nilai haugh unit telur pada sistem pemeliharaan intensif lebih baik dibanding telur yang dipelihara secara ekstensif


Keywords


Itik Petelur, Sistem Pemeliharaan, Kualitas Telur, Ekstensif, Intensif

Full Text:

PDF

References


Alfiyah Yeni, Koen Praseno, Siti Muflichatun Mardiati. 2015. Indeks Kuning Telur (IKT) Dan Unit (HU) Telur Itik Lokal Dari Beberapa Tempat Budidaya Itik Di Jawa. Buletin Anatomi dan Fisiologi. Volume 23.No.2.

Argo, L. B., Tristiarti dan I. Mangisah. 2013. Kualitas fisik telur ayam Arab petelur fase I dengan berbagai level Azolla microphylla. Animal Agricultural Journal 2(1): 445-457.

Arti, AY. 2019. Pengaruh Pemberian Ransum Komersil dengan Bahan Pakan Lokal Terfermentasi Amonium Sulfat Dan Urea Terhadap Kadar Lemak Darah Itik Hibrida. Skripsi Sarjana Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. Bandar Lampung

Badan Pusat Statistik Kota Padangsidimpuan. 2020. Padangsidimpuan dalam Angka 2020. http://padangsidimpuankota.bps.go.id/. Diakses tanggal 12 November 2020

Bank Indonesia. 2001. Pola Pembiayaan Usaha Kecil Usaha Itik Petelur. Jakarta

Bhale S, No HK, Prinyawiwatkul W, Farr AJ, Nadarajah K, Meyers SP. 2003. Chitosan coating improves shelf life of eggs. Journal Food Science, 68: 2378–2383.

Budiraharjo, K., D. Sumarjono, M. Handayanim dan S. Gayatri.2009.Studi Potensi Ekonomi Pengembangan Usaha Ternak Itik Di Kabupaten Tegal.Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan. Semarang

BSN (Badan Standarisasi Nasional). 2008. Telur Ayam Konsumsi. SNI 01-3926-2008. BSN, Jakarta.

Cornelia A, Suada IK, dan Rudyanto MD. 2014. Perbedaan daya simpan telur ayam ras yang dicelupkan dan tanpa dicelupkan larutan kulit manggis. Indonesia Medicus Veterinus, 2014 3(2):112–119.

Djarijah, A.S. 1996. Usaha Ternak Itik. Kanisius.Yogyakarta.

Harjana dan Dadan. 2014. Kandungan Gizi Kangkung. http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/01/kandungan-gizi-dan-manfaat-kangung.html. (Di akses pada 8 April 2021)

Haryanto A.N., W.Sarengat., D.Sunarti. 2019. Kualitas Fisik Telur Tegal yang dipelihara Menggunakan Sistem Pemeliharaan Intensif dan Semi Intensif Di KTT Bulusari Kabupaten Pemalang. Faculty Of Animal And Agricultur Science

Ismoyowati dan D. Purwantini. 2013. Produksi dan kualitas telur itik lokal di daerah sentra peternakan itik. Jurnal Pembangunan Pedesaan 13(1): 11-16.

Juliambarwati, M., Ratriyanto A, dan Aqni H. 2012. Pengaruh Penggunaan Tepung Limbah Udang Dalam Ransum Terhadap Kualitas Telur Itik. Jurnal Sains Peternakan 10(1):1-6

Misnun, Hasnud dan M.A Siregar. 2019. Analisis Pengaruh Perubahan Kebiasaan Makan Terhadap Kontinuitas Produksi Telur Itik Di Kabupaten Batu Bara. Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis, Vol. 1(2): 146-151

Murtadho., Heru.S., Kismiati, dan D. Sunarti. 2017. Pengaruh Pemberian Pakan Kering dan Basah Yang Disuplementasi Probiotik Terhadap Performa Itik Peking Umur 3-8 Minggu.Thesis.Fakultas Peternakan dan Pertanian. Universitas Diponegoro. Semarang

North, O.M. and D.D. Bell.1990. CommercialChicken Production Manual.AviPublishing Co. Inc. Connecticut.

Pranata A. 2017. Pengaruh Pemberian Bungkil Kelapa Sawit Segar dan Fermentasi Terhadap Kualitas Fisik Telur Itik. Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Prasetya, F. H., I. Setiawan dan D. Garnida. 2018. Karakteristik eksterior dan interior telur itik Bali (kasus di kelompok ternak itik Maniksari di Dusun Lepang, Desa Takmung Kec. Banjarangkan, Kab. Klungkung, Provinsi Bali. Student E-Journal 4(1): 1-8.

Prasetyo L.H., Ketaren PP., Setioko R.A., Suparyanto A., Juwarini E., Susanti T., dan Sopiyana S. 2010. Panduan Budidaya Dan Usaha Ternak Itik. Balai Penelitian Ternak. Ciawi Bogor

Prayuda, Bayu S., Eli Y., dan Fitra. 2019. Pengaruh Penggunaan Ekstrak Daun Jambu Biji Dan Larutan Kitosan Dalam Proses Perendaman Terhadap Kualitas Fisik Telur Itik Lokal. Universitas Sriwijaya

Purba, M.,P. Ketaren. 2011. Konsumsi dan Konversi Pakan Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu Dengan Penambahan Santoquin dan Vitamin E dalam Pakan. JITV, 16(4): 280-287

Purdiyanto J dan Slamet Riyadi. 2018. Pengaruh Lama Simpan Telur Itik Terhadap Penurunan Berat, Indeks Kuning Telur dan Haugh Unit. Jurnal Ilmu Peternakan

Purnamasari. 2015. Potensi Limbah Rajungan (Portunus pelagicus) sebagai pakan itik petelur. Jurnal Peternakan Sriwijaya 4(1): 1-8

Purwantini dan Roesdiyanto. 2002. Produksi dan Kualitas Itik Lokal di Daerah Sentra Peternakan Itik. Unsoed. Purwokerto

Rondonuwu, C. R., J. L. P. Saerang, W. Utiah dan N. Siregar. 2018. Pengaruh pemberian tepung keong sawah (Pila ampulacea) sebagai pengganti tepung ikan dalam pakan terhadap kualitas telur burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Jurnal Zootek 38(1): 1-8.

Rusdiana.S, IGM. Budiharsana dan Sumanto. 2014. Statistika Unipa. Surabaya. JAREE 2 (56-67).

Simanjuntak, R. Urip, S. dan Tris, A. 2013. Pengaruh Pemberian Tepung Daun Katuk (Sauropus androgynus) Dalam Ransum terhadap Kualitas Telur Itik Mojosari. Jurnal Sains Peternakan Indonesia Vol.8 No. 1

Sipora. S. I. Z., 2009. Usaha Itik Petelur Dan Telur Tetas. Program Studi Manajemen Hutan. Departemen Kehutanan. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Medan.

SNI 01-3909-2006 Pakan Itik. 2006.

https://forsum.woedpress.com/dasarforsum/nutrient/standar-nasional-indonesia-sni-pakan. Diakses pada tanggal 07 November 2020

Suharyanto., Sulaiman N.B., Zebua C.K.N dan Arief I.I. 2016. Kualitas Fisik, Mikrobiologis, dan Organoleptik Telur Konsumsi yang Beredar di Sekitar Kampus IPB, Darmaga,Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan

Utami, SW., Agustin RA., dan Zuhro F. 2019. Potensi Penambahan Ekstrak Daun Beluntas dan Kulit Manggis Terhadap Kualitas Fisik Telur Itik Asin. Jurnal Biologi dan Konversi

Widjaya N. 2013. Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida Terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang. Sains Peternakan Vol.11 (1)

Wijaya, Y., E. Suprijatna dan S. Kismiati. 2017. Penggunaan Limbah Industri Jamu dan Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp.)Sebagai Sinbiotik Untuk Aditif Pakan Terhadap Kualitas Interior Telur Ayam Ras Petelur. Jurnal Peternakan Indonesia 19(2): 46-53

Yuwanta T. 2004. Dasar Ternak Unggas. Kanisius.Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jac.v5i2.4492

Article Metrics

Abstract view : 357 times
PDF - 211 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn  Cetak  : 2548-3129    issn  Online : 2599-1736

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.