EDUKASI PEMBUATAN KOSMETIKA DARI BAHAN HERBAL SEBAGAI SOLUSI MENGHINDARI BAHAN KIMIA BERBAHAYA DALAM KOSMETIKA SINTETIS

Fitrya Fitrya, Muharni Maryadi, Mokhamad Yusup Nur Khakim, Akhmad Aminudin Bama, Erni Erni, Muharni Muharni

Abstract


Kebutuhan terhadap kecantikan berkembang menjadi prioritas utama masyarakat khususnya perempuan. Keinginan untuk mempercantik diri mendorong mereka untuk menggunakan berbagai jenis produk kosmetik tanpa memahami bahaya yang mengancamnya. Banyak produk kosmetika tersebut mengandung mercury, hidrokuinon dan bahan pewarna merah. Oleh karena itu keamanan kosmetika dari bahan-bahan berbahaya perlu diperhatikan. Disisi lain keanekaragaman hayati yang besar di Indonesia merupakan salah satu faktor pendukung pengembangan produk perawatan kulit dari bahan alam. Mengingat rendahnya pengetahuan masyarakat dan besarnya resiko bahan kimia berbahaya dalam kosmetika, perlu disosialisasikan cara mengolah berbagai jenis herbal sebagai bahan kosmetika alami yang aman serta cara membuatnya. Kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 6 September 2022 dan diikuti oleh 30 orang ibu-ibu. Kegiatan dilakukan dengan metode edukasi tentang bahaya bahan kimia pada kosmetika modern, cara mendeteksi dan menghindari kosmetika yang mengandung bahan kimia berbahaya. Selain itu juga dilakukan penyuluhan dan demonstrasi cara memanfaatkan herbal disekitar sebagai bahan kosmetika alami. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya bahan kimia sintetik dalam kosmetik semakin meningkat.

Keywords


Kosmetik; bahan kimia berbahaya; kosmetik alami; herbal.

Full Text:

PDF

References


Ramadhania ZM., Tjitraresmi A., Nuwarda DRF. (2018), Edukasi Dan Pemanfaatan Herbal Sebagai Bahan Kosmetika Alami Di Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat. 7(3):189-192.

Thaib CM., Artha Yuliana Sianipar AY., ( 2020), Bahaya Merkuri pada Krim Pemutih Wajah di Kelurahan Tanjung Gista. Medan. Jurnal Abdimas Mutiara. 1(2): 102-106

Lina Pangaribuan. (2018). Efek Samping Kosmetik Dan Penangananya Bagi Kaum Perempuan Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 15 (2): 20-28.

Lisnawati D., Wijayanti A., Puspitasari A., (2016), Tingkat Pengetahuan Dan Persepsi Bahaya Kosmetika Yang Mengandung Bahan Pemutih Di Smk Negeri 4 Yogyakarta. Media Farmasi 13(1). Maret 2016 : 122-134 .

Nurhan AD., Taqiuddin MP., Nana RW., Evita Zuhrufi A., Ghea AP., Moch. Hendra F. (2017). Pengetahuan Ibu-Ibu Mengenai Kosmetik Yang Aman Dan Bebas Dari Kandungan Bahan Kimia Berbahaya. Jurnal Farmasi Komunitas. 4(1):15-19.

Indriaty S., Nur RH., Arsyad B., (2018). Bahaya Kosmetika Pemutih Yang Mengandung Merkuri Dan Hidroquinon Serta Pelatihan Pengecekan Registrasi Kosmetika Di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. Jurnal Surya Masyarakat .Vol 1(1): 8-11.

Fadli R (2020). Kandungan Berbahaya Dalam Skincare Ini Harus Dihindari. Https://Www.Halodoc.Com/Artikel/Kandungan-Berbahaya-Dalam-Skincare-Ini-Harus-Dihindari. Diakses Tanggal 2 Juni 2021.

Banguntopo B., BPOM: Daftar Rilis 116 Kosmetik Berbahaya. Https://Www.Hariansederhana.Com/Bpom-Inilah-Daftar-Rilis-116-Kosmetik-Berbahaya/ Diakses Pada Tanggal 2 Juni 2021.

Harismi A., (2020), Waspadai Bahan Kosmetik Berbahaya Yang Mengancam Kesehatan Anda. Https://Www.Sehatq.Com/Artikel/Waspadai-Bahan-Kosmetik-Berbahaya-Yang-Mengancam-Kesehatan-Anda. Diakses 2 Juni 2021

Berita Online. Bahan Kosmetik Berbahaya. Https://Vivahealth.Co.Id/Article/Detail/7089/ Bahan-Kosmetik-Berbahaya. Diakses 2 Juni 2021




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v6i3.857-863

Refbacks

  • There are currently no refbacks.