HIDROPONIK DAN AQUAPONIK SEDERHANA: SOLUSI BUDIDAYA SAYUR DI LAHAN TERBATAS DALAM SKALA RUMAH TANGGA

(1) * Nurhasanah Marbun Mail (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Filzah Anisa Mayari Mail (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Fitriah Fitriah Mail (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(4) Suci Novani Mail (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(5) Miza Nina Adlini Mail (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
(6) Khairuna Khairuna Mail (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Jumlah penduduk di Indonesia seiring berjalannya waktu terus mengalami peningkatan, dimana hal tersebut memberikan tantangan besar bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional, seiring produktivitas lahan pertanian yang berkurang akibat perubahan iklim serta terjadinya konversi lahan. Penerapan inovasi teknologi budidaya tanaman penting dilakukan untuk membantu peningkatan produksi pangan, salah satunya dengan budidaya tanaman tanpa tanah. Teknologi budidaya tanaman tanpa media tanah dapat dilakukan dengan sistem hidroponik dan sistem aquaponik. Sistem hidroponik yang sering digunakan terdiri beberapa macam yaitu  hidroponik Wick System, hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), hidroponik Deep Water Culture (DWC), hidroponik Drip System dan hidroponik Ebb and Flow System (Flood and Drain System). Terdapat dua macam model aquaponik yang sesuai dengan skala rumah tangga yaitu Vertiminaponik dan Wolkaponik. Penelitian ini merupakan literatur review dari berbagai sumber yang membahas mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk sistem budidaya hidroponik dan aquaponik sederhana.


Keywords


Lahan, hidroponik, aquaponik

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v5i8.2834-2843
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Handayani, L. 2018. Pemanfaatan Lahan Sempit dengan Sistem Budidaya Aquaponik. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian.

Iqbal, M. (2016). Simpel Hidroponik. Yogyakarta: Lily Publisher

Marzali, A. 2016. Menulis Kajian Literatur. Etnosia, 1(2): 27-36.

Mulyani, A. dan F. Agus.2017. Kebutuhan dan Ketersediaan Lahan Cadangan Untuk Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045. Analisis Kebijakan Pertanian, 15(1): 1-17.

Roidah, I. S. 2014. Pemanfaatan Lahan dengan Sistem Hidroponik. Bonorowo, 1(2): 43-50.

Rufaida. 2020. Pangan Segar dan Pangan Olahan. https://pertanian.jogjakota.go.id/detail/index/12647#:~:text=Pangan%20adalah%20segala%20sesuatu%20yang,baku%20pangan%2C%20dan%20bahan%20lain [26 Februari 2022].

Sastro, Y. 2016. Teknologi Akuaponik Mendukung Pengembangan Urban Farming. Jakarta: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta.

Singgih, M., K. Prabawati, and D. Abdullah. 2019. Bercocok Tanam dengan Sistem Hidroponik NFT. Abdikarya, 3(1): 21-24.

Susilawati, M. 2019. Dasar-Dasar Menanam Secara Hidroponik. Palembang: UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya.

Swastika, S., A. Yulfida and Y. Sumitro. 2018. Budidaya Sayuran Hidroponik (Bertanam Tanpa Media Tanah). Riau: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.