FLEXING DAN KEKERASAN : ANALISIS KONTEN OLEH PENGGUNA TIKTOK PADA KASUS MARIO DANDY SATRIO

Anggun Anggun, Muhhammad Iqbal

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik flexing yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio melalui konten TikTok menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough. Fenomena flexing di media sosial menjadi sorotan setelah kasus Mario Dandy Satrio viral di berbagai platform, memperlihatkan bagaimana kekayaan dan kekuasaan dipertontonkan secara berlebihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis, serta mengumpulkan data melalui dokumentasi video TikTok dan wawancara dengan informan yang memahami konteks budaya digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik flexing yang dilakukan Mario Dandy Satrio tidak hanya mencerminkan gaya hidup konsumtif, tetapi juga merepresentasikan kekerasan simbolik, ketimpangan sosial, dan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). Selain itu, wacana yang dibangun dalam konten TikTok turut memperkuat budaya pamer dan citra diri semu di kalangan pengguna muda. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami relasi antara media sosial, simbol kekuasaan, dan konstruksi identitas digital di era kontemporer.


Keywords


Flexing, Kekerasan, Media Sosial

Full Text:

PDF

References


Abidin, C. (2020). TikTok Cultures In the united States. RoutLedge.

Arif, M. (2012). etnografi Virtual:Sebuah Tawaran Metodologi kajian Berbasis Virtual. Jurnal Ilmu Komunikasi, 165-180.

Asfar, A. T. (2019) Analisis Naratif, Analisis Konten, Dan Analisis Semiotik.

Badara, A. (2012). Analisis Wacana: Teori,Metode, dan Penerapannya pada Wacana Media. Kendari: Kencana.

Boyd, D. M., & Ellison, N. B. (2007). Sosial Network Sites : Definition,Hitory, And Scholarship. Journal of Computer-Mediated Communication. 13 (1), 210-230

Darma,.& Aliyah.Y.,(2009). Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.

Durkheim, É. (1893). The Division of Labour in Society (terj. W. D. Halls, 1984). New York: Free Press

Eriyanto. (2006). Analisis Wacana : Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS.

Erlangga Shieldo Elia, B. S. (2023). Analisa Kepribadian The Dark Triad Pada Video Kekerasan Mario Dandy (Dalam Ranah Psikologi Komunikasi). Jurnal Ilmiah Multi Disiplin Indonesia.

Nurhayat, E. R. D. (2022). Flexing: Perilaku Pamer Kekayaan Di Media Sosial Dan Kaitannya Dengan Self-Esteem. Malang: Jurnal Flourishing.

Fairclough, N. (2013). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language . Routledge

Goffman, E. (1959). The Presentation Of Self In Everyday Life. Jakarta: Erlangga.

Haryatmoko. (2019). Critical Discourse Analysis (Analisis Wacana Krisis); Landasan Teori, Metodologi dan Penerapan . Depok: Rajawali Pers.

Hidayat, F. & Prasetyo , A. (2022). Flexing dan Personal Branding: Konten Analisis Sosial Media Generasi Z di Indonesia . Jurnal Analisis Indonesia, 75-92

Hine, C. 2015. Etnografi Virtual. London: Publikasi Sage.

Ketaren, S. R. (2023). Analisis Yuridis Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Penganiayaan Studi Kasus Mario Dandy . Jurnal Pengabdian Cendekia.

Massuanna, M. W., Dkk.,(2024). Fenomena Flexing Di Media Sosial Dalam Aspek Hukum Pidana . Makasar: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications

Munfarida, E. (2014). Analisis Wacana Kritis Dalam Persfektif Norman Fairclough. Yogyakarta: Pustaka Belajar.37-38

Murjana,K.P.O.,&, Sinarwati,N.K. (2022). Persepsi Mahasiswa Tentang Flexing Dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Investas. Jurnal Akutansi Profesi, -.

Mutmainnah.,Dkk. (2023). Fenomena Flexing Dalam Ekonomi Islam . Econetika.

Nasrullah, R. (2014). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Jakarta: Kencana.

Nasrullah, R. (2014). Teori dan Riset Media Siber (Cybermedia). Jakarta: Kencana. (171-172)

Neuman, L. W. (2013). Metodologi penelitian sosial: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif Jakarta: Indeks

Nur Khayati1, D. A. (2022). Fenomena Flexing Di Media Sosial Sebagai Ajang Pengakuan Kelas Sosial Dengan Kajian Teori Fungsionalisme Struktura. Jurnal Sosialisasi , -.

Nurma Yuwita, M. (2022). Dramaturgi: Budaya Flexing Berkedok Penipuan Di Media Sosial (Studi Kasus Indra Kenz Dan Doni Salmanan. Jurnal Komunikasi Dan Media,.

Pink, S., Dkk. (2016). Digital Ethnography: Principles and Practice. London: SAGE

Pohana, S. (2023). Fenomena Flexing Di Media Sosial Dalam Menaikkan Popularitas Diri Sebagai Gaya Hidup . Sumatera Utara: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (Jkomdis) .

Prosenjit & Anwesan (2021). Digital Etnography: Principles, Methods and Practices. International Journal of Research and Analytical Reviews, 8 92), 224-233.

Putri, D.M. (2021). Etnografi Virtual pengungkapan Diri Mengenai Self Harm dan Kesehatan Mental pada Pengguna Media Sosial Twitter. Persepsi:Communication Jurnal, 101-112.

Putri, M. A.,& Setiawan, B. (2023). Flexing: Perilaku Pamer Kekayaan di Media Sosial dan Kaitannya dengan Self-Esteem. Jurnal Psikologi dan Perilaku Sosial , 45-59.

Rahayu, S. (2022). Flexing Sebagai Komunikasi Simbolik Pada Judul Konten “Ah Official Youtube Channel”. Jurnal Komunikasi Dan Media

Ratnaningsih, D. (2013). Analisis Wacana Kritis Sebuah Teori Dan Implementasi. Lampung : Universitas Muhammadiyah Kotabumi.

Rohana. & Syamsuddin. Analisis Wacana. CV. Samudra Alif-mim.17-18.

Silalahi, U. (2009). Metode penelitian sosial (hlm. 280–287). Bandung: Refika Aditama

Sugiyono.(2016). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D.Bandung:Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2012). Metode penelitian pendidikan (hlm. 220–221). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fatimah.S., & Putri.O.M.P. (2023). Flexing: Fenomena Perilaku Konsumen Dalam Perspektif Islam . Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam

Rojiati, U. N. A. (2024). Analisis Fenomena Flexing: Keterkaitan Antara Gaya Hidup Dan Popularitas. Lampung: Jurnal Komunikasi Sosial Dan Politik.

Yasa, I. (2021). Teori Analisis Wacana Kritis ( Relevansi sastra dan Pembelajaran). Denpasar: Pustaka Larasan.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v8i8.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.