KREATIVITAS SASTRA DAN NILAI KEHIDUPAN: BEDAH UNSUR INTRINSIK CERPEN "BAJU NATAL BUAT SANG CUCU" KARYA SILVESTER PETARA HURIT

Imelda Oliva Wissang, Kristina Tupa Hurit, Yohanes Sebastianus Bada Badin, Maria Ayenfiana Derang Jangan

Abstract


Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas sastra dan nilai kehidupan dalam kegatan bedah unsur instrinsik cerpen "Baju Natal buat Sang Cucu" karya Silvester Petara Hurit. Metode yang digunakan adalah metode langsung dengan langkah-langkah kegiatan berupa tahapan yang dilaksanakan dalam kegiatan yang dijalankan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unsur instrinsik cerpen "Baju Natal buat Sang Cucu" karya Silvester Petara Hurit mengandung nilai kehidupan, antara lain (1) (1) Tema berkaitan dengan kasih sayang dan nilai pengorbanan, (2) Tokoh dan perwatakan memiliki tokoh utama dan tokoh tambahan dengan erwatakan sebagai pribadi yang baik dengan nilai penuh kasih sayang, rela berkorban, tegas, dan  penuh empati, (3) Alur atau plot menggunakan alur maju, dengan nilai penuh semangat, tekun dan setia, (4) Latar atau setting: di kampung, gereja, pasar, dengan nilai kesederhanaan, ketulusan, keikhlasan (5) Sudut pandang menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu, dengan nilai tanggung jawab, (6) Gaya bahasa: personifikasi, metafora,  bahasa deskriptif yang puitis, diksi yang emosional dan religius, dengan nilai keindahan,  kesantunan, dan  (7) Pesan atau amanat agar dalam kehidupan mengusahakan: kasih sayang pengorbanan, kesederhanaan, penuh harapan, kebahagiaan, empati, dan pengertian social serta menjaga kereligian dan spiritualisme yang menjadi landansan hidup.


Keywords


kreativitas sastra, nilai kehidupan, bedah, unsur intrinsik, short story

Full Text:

PDF

References


Fadhil Pahlevi Hidayat, Arifin Saleh, Abrar Adhani, R. R. (2021). Pendidikan Literasi Media Guru Sekolah Mis Al-Hidayah Dalam Menghadapi Pengaruh Negatif Dunia Digital Pada Siswa. Jurnal Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 627–633.

Gasong, D. (2019). Jejak Langkah dalam Sastra: Pengantar Teori dan Apresiasi Sastra.

Hurit, S. P. (2020). "Baju Natal Buat Sang Cucu." Jawa Pos.

Ismayani. (2017). Pendidikan Sastra di Sekolah.

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa.

Nurgiyantoro, B. (2010). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press

Ratna, K. N. (2010). Metodologi Penelitian Sastra: Teori, Metodologi, dan Teknik.

Saputra, H. (2020). Sastra dan Pembentukan Karakter.

Saputri, A. (2017). Memahami Unsur Intrinsik Karya Sastra.

Sarmianti. (2017). Struktur Cerpen dan Pengembangannya.

Keban, SKK, YYM Leu, PW Lawet, R Pande, VC Lemba, IO Wissang, GT Aran, R. B. (2025). Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Melalui Penguatan Pemahaman Karya Sastra: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 2025•jerkin.Org. 3(4), 2798–2801.

Sukada, I. N. (2013). Pengantar Teori Sastra.

Wissang, I. O. (2025). The Meaning Of The Respectful Attitude Of The Lamaholot People In The Short Story Koda By Silvester Petara Hurint. Kredo. Journal Ilmiah Bahasa Dan Sastra., 8(2), 1–12.

Wissang, I.O, A. B. (2024). Menentukan tema dalam cerita. Jurnal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 3550–3555.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v8i8.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.