PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI TAS CANTIK BAGI IBU-IBU RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN PIMPINAN CABANG ‘ASIYIYAH SENAPELAN

Nini Aryani, Asri Neli Putri, Nopa Wilyanita, Efriani Efriani

Abstract


Sampah plastik masih saja menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat terutama bagi kelestarian alam. Pembuangan sampah plastik ke dalam air dan tanah akan berakibat kesengsaraan alam. Sampah plastik yang terlalu lama tertimbun di dalam tanah, tertumpuk ataupun hanyut dalam perairan maka yang terjadi adalah pemanasan global yang berdampak pada kehidupan manusia itu sendiri. Untuk menghindari pencemaran lingkungan oleh limbah plastik maka perlu dilakukan pengolahan kembali, seperti mengolahnya menjadi tas cantik. Tas menjadi pilihan karena pemberdayaan ekonomi kreatif mulai di galakkan oleh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf), dimana tas ini akan termasuk kedalam industri kreatif Kriya sekaligus Fashion yang dapat menjadi nilai jual tinggi dan diharapkan dapat menjadi peningkatan ekonomi di lingkungan sekitarnya. Ibu-ibu rumah tangga dapat diberdayakan untuk mengolah sampah plastik menjadi tas dan memiliki peluang usaha dalam meningkatkan perputaran roda ekonomi. Setelah mengikuti kegiatan pendampingan pembuatan tas cantik dari sampah plastik dalam bentuk pelaksanaannya berupa pelatihan selama 2 hari maka peserta akan memiliki kesadaran pentingnya peduli terhadap sampah rumah tangga terutama plastik yang dapat diolah menjadi produk. Dengan meningkatnya kesadaran, pengetahuan dan keterampilan diharapkan masyarakat dapat menjaga keberlangsungan dalam mengolah sampah plastik menjadi tas cantik sebagai peluang usaha.


Keywords


Sampah Plastik, Pengolahan, Tas Cantik, Ibu Rumah Tangga

Full Text:

PDF

References


SDGs Bappenas, “11. Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan,” SDGs Indonesia, 2021. sdgs.bappenas.go.id/tujuan-11/.

H. P. Putra and Y. Yuriandala, “Studi Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk dan Jasa Kreatif,” J. Sains &Teknologi Lingkung., vol. 2, no. 1, pp. 21–31, 2010, doi: 10.20885/jstl.vol2.iss1.art3.

S. Andayani and I. Vahlia, “Pelatihan Pembuatan Tas Dari Tali Kur Bernilai Ekonomis Di Hadimulyo Timur,” Ruang Pengabdi. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 2, no. 2, pp. 144–149, 2022, doi: 10.23960/rp/v2i2.hal.144-149.

I. L. Setiorini, “INTEGRITAS : JURNAL PENGABDIAN t title ] INTEGRITAS : JURNAL PENGABDIAN t title ],” J. Pengabdi., vol. 2, no. 1, pp. 53–61, 2018, [Online]. Available: https://media.neliti.com/media/publications/297760-pemanfaatan-barang-bekas-menjadi-kerajin-4444cb35.pdf.

S. Diana, M. Marlina, Z. Amalia, and A. Amalia, “Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis Bagi Remaja Putus Sekolah,” J. Vokasi - Politek. Negeri Lhokseumawe, vol. 1, no. 1, pp. 68–73, 2018, doi: 10.30811/vokasi.v1i1.570

M. Ridwan, Hartutiningsih, and M. Hatuwe, “Pembinaan Industri Kecil dan Menengah Pada,” J. Adm. Reform, vol. 2, no. 2, pp. 187–199, 2014.

[Click or tap here to enter text.Sudarwati, S., Kustiyah, E., Istiqomah, I., Samrotun, Y. C., Uddin, M. D., & Mukarromah, S. (2021). Pelatihan Pembuatan Tas Cantik Dengan Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai Peluang Usaha Bagi Ibu-Ibu PKK Di Bekonang Sukoharjo. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 141-148.Sampah Plastik Sebagai Peluang Usaha Bagi Ibu-Ibu PKK Di Bekonang Sukoharjo. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 141-148.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v%25vi%25i.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.