PSIKOEDUKASI PENANGANAN DAN PERAWATAN ORANG DENGAN SKIZOFRENIA (ODS) MELALUI GERAKAN “GUYUB SARENG NGINCENG WONG GENDENG”

Sirril Wafa, Tinon Citraning Harisuci

Abstract


Psikoedukasi penanganan dan perawatan terhadap orang dengan skizofrenia (ODS) selayaknya dilakukan pada skala makro dengan melibatkan berbagai pihak sebab skizofrenia umumnya terjadi akibat adanya tekanan dari lingkungan sosial yang hebat. Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi kesehatan mental serta partisipasi aktif komunitas dalam pemberian pertolongan pertama dan perawatan terhadap ODS, penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental one group pretest dan posttest dengan melibatkan 16 partisipan selaku kader kesehatan jiwa dari Desa  X, partisipan terdiri dari tiga unsur, yaitu keluarga, caregiver pasien skizofrenia, lingkungan sekitar dan stakeholder dan tokoh masyarakat. Prosedur pelaksanaan dibagi ke dalam tiga sesi, sesi pertama penyampaian materi seputar kesehatan jiwa, gejala, penyebab dan cara pemberian pertolongan dan perawatan, sesi kedua psikoedukasi melalui pembagian leaflet kepada anggota komunitas, sesi ketiga follow-up implementasi program oleh komunitas. Hasil menunjukkan skor posttest lebih tinggi dari skor pretest, hal ini menandakan adanya peningkatan pemahaman setelah pemberian psikoedukasi dengan skor signifikansi 0.00 < 0.05. Setelah adanya psikoedukasi, komunitas tergerak untuk melakukan pengawasan terhadap ODS melalui gerakan “guyub rukun nginceng wong gendeng” adanya gerakan ini mulai meningkatkan kesadaran komunitas akan pentingnya pemberian pertolongan pertama pada OSD melalui cara memeriksakan ke rumah sakit dan membawa ke pusat rehabilitasi, sedangkan terhadap ODS yang telah pulang dari pusat rehabilitasi respon komunitas mulai menerima dan menyambut kepulangan di tengah masyarakat.

 

Kata Kunci: psikoedukasi, penanganan dan perawatan, orang dengan skizofrenia


Keywords


psikoedukasi; penanganan dan perawatan; orang dengan skizofrenia

Full Text:

PDF

References


(WHO), W. H. O. (2011). Psychological First Aid: Guide for field workers. Diterjemahkan oleh: Margaretha & Dita Kencana Sari. Airlangga University Press: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Alfianur, Nudin, H., & Mandira, T. M. (2022). Edu Dharma Journal : Jurnal. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.52031/edj.v6i1.281

APA. (2000). Diagnostic and statistical manual of mental disorder DSM IV TR (Fourth Edi). American Psychiatric Association.

Coles, M. E., & Coleman, S. L. (2010). Barriers To Treatment Seeking For Anxiety Disorders : Initial Data On The Role Of Mental Health Literacy. Depression And Anxiety, 71(April 2009), 63–71. https://doi.org/10.1002/da.20620

Davison, G. C., Neale, J. M., & Kring, A. M. (2012). Psikologi Abnormal. PT Raja Grafindo Persada.

Eni, K. Y., & Herdiyanto, Y. K. (2018). Dukungan Sosial Keluarga terhadap Pemulihan Orang dengan Skizofrenia ( ODS ) di Bali Kadek Yah Eni dan Yohanes Kartika Herdiyanto. Jurnal Psikologi Udayana, 5(2), 268–281.

Jorm, A. F., Barney, L. J., Christensen, H., Highet, N. J., Kelly, C. M., & Kitchener, B. A. (2006). Research on mental health literacy : what we know and what we still need to know. Australian & New Zealand Journal of Psychiatry, 40 (1), 3–5.https://doi.org/10.1080/j.1440-1614.2006.01734.x

Kartikasari, N., & Ariana, A. D. (2019). Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Hubungan antara Literasi Kesehatan Mental , Stigma Diri terhadap Intensi Mencari Bantuan pada Dewasa Awal. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 4 (2), 64–75. https://doi.org/10.20473/jpkm.v4i22019.64-75

Keliat, B. A. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas. EGC.

Kemenkes. (2021). Kemenkes Beberkan Masalah Permasalahan Kesehatan Jiwa di Indonesia. Sehatnegeriku.Kemenkes.Go.Id. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20211007/1338675/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia/

Kemenkes. (2022). Kemenkes Perkuat Jaringan Layanan Kesehatan Jiwa di Seluruh Fasyankes. Sehatnegeriku.Kemenkes.Go.Id. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20221010/4041246/kemenkes-kembangkan-jejaring-pelayanan-kesehatan-jiwa-di-seluruh-fasyankes/

Kopelowicz, A., Liberman, R. P., & Wallace, C. J. (2003). Psychiatric Rehabilitation for Schizophrenia. International Journal of Psychology and Psychological Therapy, 3, 283–298.

Kurniawan, Y., & Sulistyarini, I. (2016). Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Komunitas SEHATI ( Sehat Jiwa dan Hati ) Sebagai Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Masyarakat. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 1 (2), 112–124. https://doi.org/10.20473/JPKM.v1i22016.112-124

Lestari, S., & Wahyudianto, M. (2022). Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental : Strategi Menjaga Kesehatan Mental di Kampung Wisata. Jurnal Plakat Jurnal, 4(2), 146–157. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30872/plakat.v4i2.8671

Nevid, J. S. (2003). Psikologi Abnormal (R. M. & W. C. Kristiaji (ed.)). Erlangga.

Nisa, W. I. (2021). Pengembangan Modul Penanganan Kesehatan Mental Berbasis Di Kabupaten Malang. JURNAL Psikohumanika, 13(1), 51–67. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31001/j.psi.v13i1.1242

Novianty, A., Noor, M., & Hadjam, R. (2017). Literasi Kesehatan Mental dan Sikap Komunitas sebagai Prediktor Pencarian Pertolongan Formal. Jurnal Psikologi, 44(1), 50–65. https://doi.org/10.22146/jpsi.22988

Picchioni, M. M., & Murray, R. M. (2007). Clinical Review: Schizophrenia. British Medical Journal, 335(August), 91–95. https://doi.org/10.1136/bmj.39227.616447.BE

Sanchaya, K. P., Made, N., Sulistiowati, D., Putu, N., Darma, E., Studi, P., Keperawatan, I., Kedokteran, F., Udayana, U., Jiwa, D. K., Studi, P., Keperawatan, I., Kedokteran, F., & Udayana, U. (2018). The Relationship Between Family Support And The Quality Of Life Of People With Mental Disorders. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Volume, 1(2), 87–92. https://doi.org/https://doi.org/10.32584/jikj.v1i2.151

Schomerus, G., Matschinger, Æ. H., & Angermeyer, Æ. M. C. (2009). The stigma of psychiatric treatment and help-seeking intentions for depression. European Archives of Psychiatry and Clinical Neuroscience, 259 (5), 298–306. https://doi.org/10.1007/s00406-009-0870-y

Wardana, G. H., Kio, A. L., & Arimbawa, A. A. G. R. (2020). Relation of Family Support to Client ’ s Recurrence Rate with Risk of Violent Behavior. Jurnal Keperawatan, 9(1), 69–72. https://doi.org/10.29238/caring.v9i1.592




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v6i11.3927-3936

Refbacks

  • There are currently no refbacks.