SOSIALISASI BAHAYA POLITIK UANG DI DESA KEDUNGJAYA, KECAMATAN CIBUAYA, KABUPATEN KARAWANG
Abstract
olitik uang dengan pemilihan umum merupakan fenomena yang sulit untuk dipisahkan. Padahal politik uang merupakan akar dari praktek koruptif dari pemimpin yang terjadi akibat adanya patron-klien antara kandidat dan pemilihnya. Pentingnya meningkatkan literasi masyarakat tentang pendidikan politik dan bahaya politik uang membawa tim dosen Universitas Singaperbangsa Karawang untuk melakukan kegiatan pengabdian dengan judul Sosialisasi Bahaya Politik Uang Di Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat terhadap bahaya politik uang yang selalu mewarnai pesta demokrasi, baik itu dalam pemilihan umum di tingkat desa hingga tingkat nasional. Metode pengabdian dilakukan dengan pemberian materi serta pengisian pre-test dan post-test untuk mengetahui seberapa besar peningkatan pengetahuan peserta terhadap materi yang disajikan. Peserta terdiri dari 33 orang warga Desa Kedungjaya yang mewakili tiap dusun. Hasil pengabdian menunjukan peningkatan sebesar rata-rata 67,32% di post-test dilakukan diakhir kegiatan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adelina, F. (2019). Bentuk-Bentuk Korupsi Politik. Jurnal LEGILASI INDONESIA, 16(1), 59–75.
Bakrie, A. . (2012). Literasi Politik dan Konsolidasi Demokrasi. Churia Press.
Edward, A., & Mada, S. (Eds.). (2015). Politik Uang di Indonesia:Patronase dan Klientelisme Pada Pemilu Legislatif 2014. POLGOV UGM.
Fitriyah. (2016). CARA KERJA POLITIK UANG (Studi Kasus Pilkada dan Pilkades di Kabupaten Pati). Politika: Jurnal Ilmu Politik, 6(2), 101–111.
International, T. (2004). Global corruption report, 2004. Choice Reviews Online, 42(04), 42-2452-42–2452. https://doi.org/10.5860/choice.42-2452
Purnamasari, D. M. (2019, August 29). Survei LIPI: Masyarakat Memandang Politik Uang Bagian dari Pemilu, Tidak Dilarang. Kompas.Com.
https://nasional.kompas.com/read/2019/08/29/05213291/survei-lipi-masyarakat-memandang-politik-uang-bagian-dari-pemilu-tidak?page=all
DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v6i4.1380-1384
Refbacks
- There are currently no refbacks.