PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG

Ainun Mardiyah Lubis, Aslamiyah Rambe

Sari


Bahan ajar merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran.Bahan ajar dengan tampilan menarik dapat meningkatkan minat belajar siswa, Namun dalam hakikatnya belum tersediabahan ajar yang dapat meningkatkan minat belajar siswa. Oleh karena itu guru harus mampu mengembangkan bahan ajar yang sesuai kebutuhan siswa sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa. Siswa diharapkan dapat menemukan sendiri konsep-konsep fisika dengan baik dan benar. Siswa secara mandiri merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data serta merumuskan kesimpulan. Salah satu model pembelajaran yang mendukung tujuan tersebut adalah model pembelajaran discovery learning. Selain itu pemberian TTS pada akhir pembelajaran digunakan untuk melihat keberhasilan siswa setelah proses belajar mengajar. Pemberian TTS ini memberikan nuansa penilaian yang menyenangkan bagi siswa karena menarik dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pembelajaran fisika berbasis model pembelajaran discovery learning berbantuan teka teki silang yang valid, praktis, efektif pada materi hukum II newton.

Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model 4-D (four-D model) yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development) dan penyebaran (dessiminate). Tahap pendefinisian dilakukan analisis kurikulum, analisis materi dan analisis peserta didik. Tahap perancangan dilakukan dengan merancang bahan ajar. Tahap pengembangan dilakukan uji validitas bahan ajar yang dilakukan oleh 3 orang validator. Uji praktikalitas melalui lembar angket respon guru dan siswa. Tahap penyebaran dilakukan pada kelas yang berbeda.

Berdasarkan analisis validasi bahan ajar didapatkan bahan ajar yang telah dikembangkan berada pada kategori sangat valid. Hasil angket keterlaksanaan RPP, angket respon guru, angket respon siswa, didapatkan bahan ajar yang telah dikembangkan berada pada kategori sangat praktis. Hasil penilaian pada praktikalitas bahan ajar terdapat 85,1% dan berada pada kategori sangat praktis. Hasil analisis efektivitas bahan ajar berada pada kategori sangat efektif yang dapat dilihat pada penilaian kognitif terdapat 92,3% peserta didik yang memperoleh nilai tuntas, dan pada penilaian afektif terdapat 91,9 % peserta didik yang bersikap baik.. Dengan demikian penelitian ini menghasilkan bahan ajar fisika berbasis model pembelajaran discovery learningberbantuan teka-teki silang pada materi hukum II newton yang sangat valid, sangat praktis dan sangat efektif.  

 


Kata Kunci


Bahan ajar; Discovery learning; Teka Teki Silang

Referensi


Aumurrahman. 2014. Belajar dan pembelajaran,Bamdung : ALFABETA

Haryono, (2013).Pembelajaran IPA yang Menarik dan Mengasikkan. Purworejo: KEPEL. Press

Khoilullah. 2012. Permainan Teka-Teki Silang sebagai media dalam pembelajaran bahasa arab. Yogyakarta: Aswara Pressindo

Sani, Abdullah. 2013. Inovasi pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Sani, Ridwan Abdullah. 2014. Pembelajaran saintifik untuk kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/ristekdik.2022.v7i1.104-109

Article Metrics

Sari view : 167 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
ISSN 2541-206X (online), ISSN 2548-4311 (print)
Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) is indexed by:

pkpp.png

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.