DAMPAK PEMBELAJARAN DARING BAGI IBU DAN KESIAPAN MENJALANI ERA 4.0 MENUJU 5.0 SETELAH PANDEMI

Ayunda Sabrina Sormin, Abdul Hasan Saragih, Harun Sitompul, Happy Sri Rezeki, Ainun Mardiyah, Heni Mulyani Pohan

Sari


Walaupun Indonesia sudah berada para era 4.0 yaitu revolusi industri namun era ini belum mampu memaksa dunia pendidikan secara utuh untuk beralih ke dunia “online” . Dalam prakteknya, penerapan blended learning  masih saja menjadi pilihan bagi para guru karena beberapa daerah belum siap menggunakannya baik dari segi  fasilitas pendidikan dan kualitas pendidiknya. Namun, wabah covid19 telah menjadi pengubah instant bagi dunia pendidikan. Keharusan social distancing  menjadi syarat bahwa proses pembelajaran harus dilakukan dari rumah hingga akhirnya guru dan orangtua yaitu ibu harus bertukar peran “dadakan”. Perubahan ini harus diadopsi oleh ibu secara cepat untuk menjadi guru dimasa daring.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran daring bagi ibu di masa pandemic untuk melihat kesiapan para ibu nantinya menjalani  zaman serba online  di era 4.0 dan mempersiapkan diri menuju era 5.0 . Penelitian menggunakan metode studi analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Populasi dan Sampel penitian ini adalah para ibu di beberapa sekolah dasar yang ada dimasing-masing kecamatan di Kota padangsidimpuan sejumlah 60 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase jawaban ibu yang didapat adalah mereka merasa stress dengan adanya pembelajaran daring di masa pandemic covid19 dan belum siap menjalani era 4.0 menuju 5.0.

Kata Kunci


Dampak Daring; Ibu; Kesiapan Era 5.0

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dewi, Wahyu. A.F. (2020). Dampak Covid-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2 (1), 55-61. https://edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/89/pdf.

https://www.suaramerdeka.com/news/liputan-khusus/237279-pembelajaran-daring menyenangkan-siswa-sulit-bagi-orang-tua

Kasih, A.P. (2020). Belajar dari Covid-19, Pakar UB: Peran Guru tidak Terganti Teknologi.https://edukasi.kompas.com/read/2020/05/04/140605771/belajar-dari-covid-19-pakar-ub-peran-guru-tidak-terganti-teknologi?page=all.

Kuniawan, Machful Indra. (2015). Tri Pusat Pendidikan sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar.Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 4 (1), 41-49. http://ojs.umsida.ac.id/index.php/pedagogia/article/view/71.

https://journal.walisongo.ac.id/index.php/jit/article/view/4067.

Mustofa, M., & Budiwati, B. H. (2019). PROSES LITERASI DIGITAL TERHADAP ANAK: Tantangan Pendidikan di Zaman Now. Pustakaloka. https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v11i1.1619




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/ristekdik.2021.v6i2.273-279

Article Metrics

Sari view : 174 times
PDF - 128 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
ISSN 2541-206X (online), ISSN 2548-4311 (print)
Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) is indexed by:

pkpp.png

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.