DINAMIKA KEPRIBADIAN PENDERITA PSIKOTIK DENGAN RIWAYAT PENGALAMAN SEBAGAI KORBAN PERUNDUNGAN: SEBUAH STUDI KASUS

Yanny Elok Wulandari

Sari


Gangguan psikotik telah lama diidentifikasi sebagai gangguan jiwa yang berkaitan erat dengan faktor neurobiologis. Seiring berjalannya waktu, penelitian-penelitian pada tahun-tahun terakhir ini memberikan gambaran bahwa peristiwa sosial khususnya peristiwa negatif yang bertema perundungan, memiliki keterkaitan dengan terbentuknya kepribadian psikotik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dinamika kepribadian pada penderita gangguan psikotik yang memiliki riwayat menjadi korban perundungan pada usia remaja. Dalam penelitian ini juga akan dipaparkan beberapa hal yang teridentifikasi sebagai faktor pembentuk dan pemicu dari munculnya gangguan psikotik yang dialami oleh partisipan. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang laki-laki berusia 31 tahun bernama Iwan (nama samaran). Peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan beberapa jenis tes psikologi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gangguan psikotik singkat yang telah berulangkali terjadi dalam kurun waktu 15 tahun pada diri partisipan, merupakan puncak dari berbagai perlakuan dan pengalaman yang diterima partisipan sejak masa kanak-kanak, yang sebagian besar menunjukkan peran faktor eksternal, termasuk pengalaman menjadi korban perundungan oleh teman sebaya.

Kata Kunci


Psikotik; perundungan; bullying

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


America Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, Fifth Edition. Washington DC: American Psychiatric Association.

Catone, G. et al. (2015). Bullying victimization and risk of psychotic phenomena: analyses of British national survey data. Lancet Psychiatry 2015(2): 618-624.

Cepeda, C. (2007). Psychotic Symptoms in Children and Adolescents: Assessment, Differential Diagnosis, and Treatment. New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Chisholm, C. et al. (2017). The role of coping association between subclinical psychotic experiences and functioning: a within study replication in two independent adolescent samples. Schizophrenia Research, https://doi.org/10.1016/j.schres.2018.05.022

Fausiah, F., Widuri J. (2014). Psikologi Abnormal Klinis Dewasa. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Jackson, S., Bosma, H. (1990). Coping and Self-Concept in Adolescence. Berlin: Springer-Verlag.

Jawapos.com ( 2019, 4 Mei). Hari Bebas Bullying Internasional: Melihat Potret Buram Kekerasan Anak Indonesia . Diakses pada 3 Maret 2020, dari https://www.jawapos.com/features/humaniora/04/05/2019/hari-bebas-bullying-internasional-melihat-potret-buram-kekerasan-anak-indonesia

Maramis, W.F., Maramis, A.A. (2009). Catatan Ilmu kedokteran Jiwa Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press.

Peh, O.H., Rapisarda, A., Lee, J. (2020). Quality of parental bonding is associated with symptom severity and functioning among individuals at ultra-high risk for psychosis. Schizophrenia Research 215 (2020):204-210.

Santrock, J.W. (2012). Adolescence (Fifteenth Edition). New York: McGraw-Hill Education.

Schulz, S.C., Green, M.F., Nelson, K.J. (20016). Schizophrenia and Psychotic Spectrum Disorder. New York: Oxford University Press.

Sudaryono. (2017). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Veague, H.B. (2007). Schizophrenia. New York: Infobase Publishing.

Wolke, D. et al. (2013). Bullying in elementary school and psychotic experiences at 18 years: a longitudinal, population-based cohort study. Psychological Medicine. 44: 2199-2211




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/ristekdik.2020.v5i2.218-227

Article Metrics

Sari view : 4312 times
PDF - 2506 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
ISSN 2541-206X (online), ISSN 2548-4311 (print)
Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) is indexed by:

pkpp.png

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.