INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA DAKWAH OLEH KOMUNITAS TASAWUF UNDERGROUND

(1) * Muhamad Rosit Mail (Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasil, Indonesia)
(2) Moudy Karina Dewi Mail (Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasil, Indonesia)
(3) Nurul Hidayat Mail (Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda Jakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Dakwah bertujuan untuk mengajak orang lain dalam kebaikan. Dakwah memerlukan sebuah media untuk menyampaikan pesan kepada sasaran dakwah. Instagram merupakan media dakwah untuk mengajak orang lain ke jalan yang lebih baik. Komunitas underground menyalurkan konten-konten dakwah melalui instagram @tasawufunderground yang dikemas dengan santai dan menarik. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivis, pendekatan kualitatif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil      penelitian menunjukkan Komunitas Tasawuf Underground menjadikan media sosial Instagram sebagai media dakwah dalam rangka untuk membangun dan menjaga hubungan, mendidik, komunikasi strategis, penyebaran informasi dan branding.


Keywords


Pemanfaatan Media Sosial, Instagram, Dakwah.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i1.2023.201-212
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i1.2023.201-212 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abdullah, M.Q. (2019). Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: CV. Penerbit Qiara Media.

Al-Deen, H.S.N & Hendricks, J.A. (2012). Social Media: Usage and Impact. United Kingdom: Lexington Books.

Aziz, M.A. (2017). Ilmu Dakwah. Jakarta: Penerbit Kencana.

Gora, R. (2019). Riset Kualitatif Public Relations. Surabaya: CV. Jakad Publishing Surabaya.

Landsverk, K.H. (2014). The Instagram Handbook. United Kingdom: Primehead Limited.

Mahoney, L. M & Tang, T. (2017). Strategic Social Media: From Marketing to Social Change. UK: John Wiley & Sons, Inc.

Nabila, D. et, al. (2020). Peradaban Media Sosial di Era Industri 4.0. Malang: PT. Cita Intrans Selaras.

Pirol, A. (2018). Komunikasi dan Dakwah Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Rohmadi, A. (2016). Tips Produktif Ber- Social Media. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Setyaningrum, A et. Al. (2015). Prinsip- prinsip Pemasaran. Yogyakarta: Penerbit Andi Yogyakarta.

Syamsuddin. (2016). Pengantar Sosiologi Dakwah. Jakarta: Kencana.

Wahid, A. (2019). Gagasan Dakwah: Pendekatan Komunikasi Antar Budaya. Jakarta: Prenadamedia Group.

Ahmad Zaki dan Abdul Aziz. (2020). Optimasi Instagram sebagai Media Penyampaian Pesan Dakwah. Jurnla Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan. Vol.1, No. 4, September 2020. http://jurnal.syntaximperatif.co.id/index.php/syntax-imperatif/article/view/52/80.

Nurrahmi dan Putri Farabuana. (2020). Efektivitas Dakwah melalui Instagram. Nyimak: Jurnal of Communication. Vol. 4, No. 1, Maret 2020. http://jurnal.umt.ac.id/index.php/nyimak/article/view/2326/1521

Mutia Puspita Sari. (2017). Fenomena Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Komunikasi Pembelajaran Agama Islam oleh Mahasiswa FISIP Universitas Riau. JOM FISIP voL. 4 No. 2 Oktober 2017

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/15/ada-91-juta-pengguna-instagram-di-indonesia-mayoritas-usia-berapa, diakses 31/08/2022

Contoh-contoh penulisan dapat dilihat pada penjelasan setiap jenis pustaka yang layak dirujuk.

Apabila sumber pustaka berupa artikel dalam jurnal ilmiah, ditulis mengikuti urutan: nama penulis. (tahun). judul artikel. nama jurnal. Volume (nomor): halaman (Nama jurnal diketik miring). Jika penulisnya lebih dari satu, penulisan namanya sama dan nama penulis terakhir memakai &.

Rahmathulla, V.K. Das P. Ramesh, M. & Rajan, R.K. (2007). Growth Rate Pattern and Economic Traits of Silkworm Bombyx mori, L under the influence of folic acid administration. J. Appl. Sci. Environ. Manage. 11(4): 81-84

Suharyanto, A. (2016). Pusat Aktivitas Ritual Kepercayaan Parmalim di Huta Tinggi Laguboti, Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA, 4 (2): 182-195.

Apabila sumber pustaka berupa buku teks, ditulis mengikuti urutan: nama penulis. (tahun). judul buku. volume (jika ada). edisi (jika ada). kota penerbit: nama penerbit (Judul buku dicetak miring).

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Nawawi, H. (2012). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Apabila sumber pustaka berupa buku terjemahan ditulis mengikuti urutan: nama penulis asli. (tahun). buku terjemahan. judul buku terjemahan. volume (jika ada). edisi (jika ada). terjemahan. kota penerbit: nama penerbit (Judul buku di cetak miring).

Bourdieu, P. 2010. Dominasi Maskulin. Terjemahan Stephanus Anwar Herwinarko. Yogyakarta: Jalasutra.

Steel, R.G.D. & Torrie, J.H. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik. Terjemahan B. Sumantri. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Apabila sumber pustaka berupa artikel dalam buku kumpulan artikel ditulis mengikuti urutan: nama penulis artikel. judul artikel. dalam: nama editor jika ada diikuti (Ed) (jika tunggal) atau (Eds) (jika lebih dari satu) dalam tanda kurung. (tahun). judul buku. volume (jika ada). edisi (jika ada). kota penerbit: nama penerbit (Judul buku dicetak miring).

Ancok, D. Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian. dalam: Singarimbun M dan Efendi (Eds). (1999). Metode penelitian survey. Jakarta: LP3ES

Linz, J & Stephan, A. Some Thought on Decentralization, Devolution and The Many Varieties of Federal Arrangements. In: Jhosua K (Ed). (2001). Crafting Indonesian Democracy. Bandung: Penerbit Mizan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.