(2) Deni D.A.R
(3) Haposan Simatupang
*corresponding author
AbstractTulisan ini berfokus pada kekuatan militer Indonesia yang pada beberapa unsur kekuatan terdapat komponen alutsista yang dapat diperkuat dengan penambahan kuantitas dan kualitas untuk lebih memperkuat militer Indonesia dalam menghadapi setiap ancaman pertahanan Negara khususnya perang. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui berbagai komponen pada unsur pembentuk kekuatan militer Indonesia yang masih kurang atau tidak tersedia yang kemudian dapat dikembangkan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas. Sebagaimana mandat dari Undang-Undang nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, menitikberatkan pada prioritas pengadaan alutsista yang berasal dari produsen dalam negeri. Dengan demikian, pengembangan pengadaan alutsista buatan dalam negeri sangat mungkin dilakukan. Penelitian pada tulisan ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan kepustakaan pada berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk-produk yang saat ini dibutuhkan karena kurang atau tidak adanya ketersediaan yaitu meliputi pesawat tempur, helikopter tempur, tank, kendaraan tempur lapis baja, artileri tarik, pelontar roket, Kapal Induk (Aircraft Carrier), Kapal Induk Helikopter (Helicopter Carrier), dan Kapal Perusak (Destroyer). Peningkatan kuantitas dan kualitas dapat dilakukan oleh produsen alutsista dalam negeri yaitu PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, dan PT PAL Indonesia. KeywordsAlutsista, Militer, Pertahanan.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v9i5.2022.1688-1695 |
Article metrics10.31604/jips.v9i5.2022.1688-1695 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Arbar, Thea Fathanah. (2021). Wow Pesawat Buatan RI Laris Jadi Rebutan Dunia, Ini Faktanya! Diakses melalui https://www.cnbcindonesia.com/news/20211213073505-4-298700/wow-pesawat-buatan-ri-laris-jadi-rebutan-dunia-ini-faktanya pada 6 Desember 2021 pukul 13.29 WIB.
Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Perhubungan. (2020). Capaian Kementerian Perhubungan di Tahun 2020. Diakses melalui http://dephub.go.id/post/read/capaian-kementerian-perhubungan-di-tahun-2020?language=id pada 6 Desember 2021 pukul 15.21 WIB.
Gitiyarko, Vincentius. (2021). Alutsista dan Kekuatan Militer Indonesia. Diakses melalui https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/alutsista-dan-kekuatan-militer-indonesia pada 5 Desember 2021 pukul 18.31 WIB.
Global Fire Power. (2021). 2021 Military Strength Ranking. Diakses melalui https://www.globalfirepower.com/countries-listing.php pada 5 Desember 2021 pukul 11.42 WIB.
Global Fire Power. (2021). Southeast Asian Military Powers Ranked (2021). Diakses melalui https://www.globalfirepower.com/countries-listing-southeast-asia.php pada 5 Desember 2021 pukul 12.23 WIB.
Hadi, Sutrisno. (1995). Statistik II. PT. Rineka Cipta, Jakarta
Lupitasari, Agustina Rizky. (2021). Produksi Alutsista Dalam Negeri Makin Bisa Diandalkan. Diakses melalui https://kompaspedia.kompas.id/baca/infografik/kronologi/produksi-alutsista-dalam-negeri-makin-bisa-diandalkan pada 5 Desember 2021 pukul 19.01 WIB.
Mantra, Ida Bagoes. (2008). Demografi Umum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Muhadjir Noeng. (1998). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta,
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download