(2) Mega Kusuma Putri
(3) Mirna Taufik
(4) Monanisa Monanisa
*corresponding author
AbstractTujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan alasan perempuan migran memilih Kelurahan Sukabangun menjadi daerah tujuan, kondisi ekonomi mereka dan dampak perempuan migran pada daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan perempuan migran memilih Kelurahan Sukabangun sebagai daerah tujuan adalah pernikahan, pekerjaan, pendidikan dan keluarga. Asal daerah perempuan migran didominasi dari daerah yang berada di Provinsi Sumatera Selatan seperti Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Pagaralam, Lahat dan Musi Banyuasin, namun selain itu juga ada yang berasal dari provinsi lain seperti Bengkulu. Jenis pekerjaan perempuan migran sebagai guru honor, pedagang, pegawai toko, maupun bekerja sebagai karyawan swasta pada perusahaan di Kota Palembang. Keadaan ekonomi perempuan migran dapat dikategorikan menjadi empat yaitu mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, terkadang memenuhi, dibantu keluarga yaitu orang tua dan mampu memperoleh pendidikan tinggi. Dampak dari fenomena migrasi perempuan ini yaitu semakin tingginya kepadatan penduduk yang menyebabkan kualitas lingkungan semakin buruk dan semakin tingginya persaingan dalam mendapatkan pekerjaan
KeywordsMigrasi, Perempuan, Migran
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v8i7.2021.2417-2429 |
Article metrics10.31604/jips.v8i7.2021.2417-2429 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Arifin, S. (2011). Migrasi Penduduk dan Implikasinya Terhadap Hankam di Wilayah Perbatasan Kalbar-Serawak, Malaysia. Masalah-Masalah Hukum, 40(2), 220-227.
Astuti, T. M. P. (2000). Gerakan Tandingan Perempuan, Kasus Migrasi Perempuan Kelas Bawah di Grobongan, Jawa Tengah.
Dalam Perempuan Indonesia Dalam Masyarakat yang Tengah Berubah. Jakarta: Program Studi Kajian Wanita, Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia.
Badan Pusat Statistik Kota Palembang. (2015). Kecamatan Alang-Alang lebar dalam Angka Tahun 2015. Palembang: BPS Kota Palembang.
Bambang, B. S., Sukmaniar., & Saputra, W. (2016). Actualization Social Migration and Intensity of Education: A Case Study in Developed and Developing Countries. Proceeding Sriwijaya Economic and Busimess Conference, 2016.
Bambang, B. S., Saputra, W., Sukma, S., & Taufik, M. T., Damayati, N. (2016). Perception of the local community program transmigration water district in the village srimulyo saleh.
Proceeding Sriwijaya Economic and Busimess Conference, 2016.
Budijanto. (2011). Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Pengambilan Keputusan Wanita Migran Bermigrasi Ke Kota Malang. Forum Geografi, Vol.25, No.2, Desember 2011: 116-129.
Cabilao-Valencia, M. I. (2015). Filipino Marriage Migration. SOSIOHUMANIKA, 8(2), 161-170.
Emalisa. (2003). Pola dan arus migrasi di Indonesia. Medan: USU Digital Library.
Eridiana, Wahyu. (2010). Migrasi. Bandung: Jurnal UPI.
Haupt, Arthur, dan Thomas T. Kane, (2004). Handbook of population. Washington DC: Population Reference Bureau’s.
Herdiansyah, Haris. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Khotimah, K. (2009). Diskriminasi gender terhadap perempuan dalam sektor pekerjaan. Jurnal studi gender dan anak, 4(1), 158-164.
Minza, W. M. (2016). Migran Muda dan Transisi dari Pendidikan ke Dunia Kerja di Pontianak, Kalimantan Barat. Jurnal Studi Pemuda, 1(2), 153-164.
Ravenstein, E. G. (1885). The laws of migration. Journal of the statistical society of London, 48(2), 167-235.
Rizal, M. (2006). Keputusan Migrasi Sirkuler Pekerja Sektor Formal di Kota Medan. Jurnal Siasat Bisnis, 11(3).
Rohmah, B. N. M., Sari, P., & Ayu, R. Tingkat Perubahan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga Buruh Migran. Intaj, 1(1), 120-144.
Saputra, W., & Munandar, B. (2017). Keputusan Mempunyai Anak Bagi Penduduk Migran di Pemukiman Kumuh Kota Palembang. In Seminar Nasional Kependudukan & Kebijakan Publik (Vol. 1, No. 1).
Saputra, W., & Munandar, B. (2018). Kondisi Pekerjaan dan Ekonomi Migran dalam Keputusannya Memilih Alat Kontrasepsi di Pemukiman Kumuh Kota Palembang. Demography Journal of Sriwijaya, 5(1), 17-23.
Sukmaniar, S. (2017). Dampak Pola Hidup Migran yang Tinggal Dipemukiman Kumuh Kelurahan Ogan Baru Kota Palembang. Demography Journal of Sriwijaya, 1(1), 20-26.
Sukmaniar, S., Romli, M. E., & Sari, D. N. (2018). Faktor Pendorong dan Penarik Migrasi pada Mahasiswa dari Desa untuk Kuliah di Kota Palembang. Demography Journal of Sriwijaya, 5(1), 1-10.
Sukmaniar, S., Saputra, W., & Saputra, D. (2018). Upaya Peningkatan Peserta KB Aktif dalam rangka Pencapaian Target Renstra BKKBN 2015-2019 di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Populasi, 26(1), 39-50.
Sukri, R. Y. W. (2014). Faktor Penarik Migran ke Kota di Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Swara Bhumi, 3(3).
Sulaiman, A. I., Sugito, T., & Sabiq, A. (2017). Komunikasi pembangunan partisipatif untuk pemberdayaan buruh migran. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 233-252.
Mantra. (2008). Demografi Umum. Yogyakarta: Nurcahaya Indonesia
Tarmizi, Nurlina. (2013). Tri Matra Kependudukan. Palembang: Universitas Sriwijaya Press
Taufik, M., Sukmaniar, S., Saputra, W., & Putri, M. K. (2019). Perubahan Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Permukiman Kumuh Akibat Urbanisasi Di Kota Palembang. Publikauma: Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 7(2)
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download