(2) Padmono Wibowo
*corresponding author
AbstractLapas merupakan tempat yang diperuntukan secara khusus untuk melakukan pembinaan bagi para narapidana. Dalam rangka melakukan segala kegiatan pembinaan baik kemandirian maupun kerohanian, tentu diperlukan syarat-syarat pendukung lain yang dapat mendukung efektivitas daripada proses pembinaan. Tak lain dan tak bukan adalah dari segi sarana dan prasarana. Tujuan dari pembahasan kali ini adalah guna menemukan solusi dari analisa bangunan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor yang terlalu minim sehingga kegiatan pembinaan  baik kerohanian dan juga kemandirian tidak dapat berjalan dengan maksimal. Penelitian ini bersifat Penelitian deskriptif. Dengan pembahasan ini diharapkan mampu menemukan pemecahan masalah agar program pembinaan Warga Binaan pemasyarakatan di dalam Lapas yang berkaitan dengan sarana dan prasarana yang sangat minim. Penelitian lebih lanjut dalam masalah ini diperlukan untuk menjadi saran tepat untuk langkah selanjutnya. KeywordsBangunan, Pembinaan, Narapidana
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v8i7.2021.1973-1977 |
Article metrics10.31604/jips.v8i7.2021.1973-1977 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Jumlah Penduduk Kota Bogor Sebanyak 1,04 Juta Jiwa pada 2020 | Databoks (katadata.co.id)
Sukarna Wiranta, Mahmud Thoha, LBS Kardono, Gono Semiadi;Pengantar dan Formulasi Proposal
Penelitian,Bogor,Pusbindiklat Peneliti LIPI,2011
Josias Simon R dan Thomas Sunaryo, 2010, Studi Kebudayaan Lembaga
Pemasyarakatan di Indonesia, Lubuk Agung, Bandung
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download