*corresponding author
AbstractKelayakan guru dalam mengajar tidak bisa kita berpatokan dari standar  sekolah formal guru tersebut  tetapi juga harus diukur terutama berdasarkan bagaimana kemampuan guru dalam mendidik dan juga dalam penguasaan materi, penguasaan ruang belajar, keputusan dan penggunaan metode pembinaan, sarana prasarana atau perangkat pengajaran dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Kemampuan guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  1 Moro dalam menguasai penilaian pembelajaran pada umumnya sangat menghawatirkan karena dari data observasi yang penulis dapat bahwa masih banyak guru yang kurang menguasai yaitu yang kurang cakap dalam menguasai penilaian pelajaran adalah 75% sedangkan yang  dapat menguasai yaitu 25%. Kurang optimalnya fungsi kepengawasan Kepala Sekolah yang menambah parah atau menurunnya kinerja guru. Secara umum juga dampak dari kurangnya kepengawasan dari kepala sekolah ini sampai ke masyarakat dimana banyak masyarakat yang beropini bahwa profesionalisme guru relatif rendah di Moro khususnya dan di Indonesia umumnya. Tujuan yang diprediksi dari penelitian ini adalah untuk menjawab dan menunjukkan anggapan informasi pengamatan yang penulis peroleh, khususnya apakah bimbingan dari kepala sekolah melalui pengawasan akademik dapat meningkatkan kinerja instruktur/guru secara keseluruhan dalam menumbuhkan dan mengembangkan evaluasi hasil belajar peserta didik. Dari hasil kegiatan yaitu (siklus 1 dan 2) dan analisis data yang diperoleh bahwa hasilnya menunjukkan peningkatkan kinerja guru. Peningkatannya yaitu dari 59,09 % pada siklus 1, bisa bertambah menjadi 81,81 % pada siklus 2. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan atau pendampingan melalui pengawasan akademik dapat meningkatkan kinerja pendidik secara keseluruhan dalam peningkatan evaluasi untuk mengetahui hasil belajar. KeywordsKinerja pendidik, Penilaian Hasil Pembelajaran, Pengawasan Akademik, Kepala Sekolah.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v8i5.2021.1152-1157 |
Article metrics10.31604/jips.v8i5.2021.1152-1157 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Atmodiwiro, Soebagio dan Soenarto Tatosiswanto, (1991). Kepemimpinan Kepala Sekolah, Semarang: Adhi Waskitho.
Semiawan, Conny. (1985). Bagaimanakah cara membina guru secara profesional. Jakarta: Journal Pendidikan.
Tilaar, (1987). Futurisme dan Pengambilan Kebijakan edukasi Menyongsong Abad-21. IKIP Jakarta.
Yusuf A. Hasan. (2002). Pedoman Kepala Sekolah Untuk Madrasah dan Sekolah Umum. Mekar Jaya. Jakarta.
Raihani. (2012). Kepemimpinan sekolah transformative.LKIS. Yogyakarta
Hasan basri .(2014). Kepemimpinan kepala sekolah : Pustaka setia
Arikunto, suharsimi. (2004). Dasar – dasar supervise pendidikan. Jakarta : Rineka cipta
Suharsimi Arikunto, Suhardjono, dan Supardi. 2006.PTK. Jakarta: Bina Aksara
Kemmis, S. and McTaggart, R. (1988). The Action Researh Reader. Victoria, D.University Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download