(2) Ana Fitriana Poerana
(3) Oky Oxcygentri
*corresponding author
AbstractLatar belakang penelitian ini adalah Fenomena Fangirl atau penggemar wanita saat ini sedang marak ditemui. Fangirl adalah sebutan untuk fans wanita yang mengidolakan seseorang atau sesuatu. Terdapat banyak kegiatan untuk mendukung idolanya tersebut atau dengan istilah fangirling. Fangirling merupakan kegiatan penggemar untuk memenuhi hasratnya akan kebutuhan mengomsumsi produk budaya popular yang digemarinya. Dalam dunia maya, fenomena fangirling menjadi lebih terlihat dikarenakan setiap individu berkomunikasi langsung dengan penggemar lainnya. Twitter dipilih sebagai media untuk memperoleh akses terhadap idola. Akun Twitter yang digunakan para fans ini disebut dengan fan account. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna fangirling bagi pengguna fan account penggemar IU, menjelasakan motif yang mendorong melakukan fangirling melalui fan account, dan mengetahui pengalaman komunikasi saat menggunakan fan account. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan tujuan untuk menggali informasi dari pengalaman informan. Adapun informan untuk penelitian ini adalah pengguna fan account Twitter yang merupakan followers @_IUIndonesia yang berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan memiliki makna yang beragam dalam melakukan fangirling, yaitu fangirling sebagai hiburan, sebagai pemenuh hasrat, dan mensupport idola. Adapun motif yang mendorong untuk melakukan fangirling, yaitu pemenuhan kebutuhan emosi dan motif motivasi. Pengalaman berkomunikasi yang dialami pun beragam, yaitu pengalaman komunikasi yang positif dala melakukan fangirling, dimana mereka dapat memperluas pertemanan bahkan sampai ke luar negeri, juga dalam berkomunikasi kepada IU yang merupakan idolanya mereka bisa berkomunikasi langsung. KeywordsBudaya Populer, Media Baru, Fangirling.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v9i2.2022.813-821 |
Article metrics10.31604/jips.v9i2.2022.813-821 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ahmadi, A. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
Barker, C. (2011). Cultural Studies, Teori dan Praktik. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Bungin, B. (2008). Konstruksi Sosial Media Massa. Jakarta: Kencana Prenada Group.
Burton, G. (2012). Media dan Budaya Populer, Diterjemahkan oleh Adlin. Yogyakarta: Jalasutra.
Fiske, J. (2011). Memahami Budaya Populer, Diterjemahkan oleh Mahyuddin, Asma Bey. Yogyakarta: Jalasutra.
Hartley, J. (2010). Communication, Cultural and Media Studies: Konsep Kunci. Yogyakarta: Jalasutra.
Ibrahim, I. S. (2005). Lifestyle Ecstasy: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia. Yogyakarta: Jalasutra.
Ibrahim, I. S. (2011). Budaya Populer Sebagai Komunikasi: Dinamika Popscape dan Mediascape di Indoesia Kontemporer. Yogyakarta: Jalasutra.
Jenkins, H. (2006). Convergence Culture Where Old and New Media Collide. New York: New York University Press.
Kuswarno, E. (2009). Fenomenologi (Konsepsi, Pedoman, dan Contoh Penelitian. Bandung: Widya Padjajaran.
Ardia, V. (2014). Drama Korea Dan Budaya Popular. Jurnal Komunikasi, Volume 2, Nomor 3, 12-18.
L. Cunliffe A & Corrigan, L. T. (2013). Dramaturgy in the internet era. Qualitative Research in Organizations and Management/l An International Journal, 8(3), 308-325.
McQuail, D. (2012). Teori Komunikasi Massa Edisi 6 Buku I. Jakarta: Salemba Humanika.
Maudia, F., Hafiar, H., & Sani, A. (2018). Konstruksi Makna Reputasi Digital Melalui Perspektif Penyiar Radio. Profetik Jurnal Komunikasi, 54-70.
Ridaryanthi, M. (2014). Bentuk Budaya Populer dan Konstruksi Perilaku Konsumen Studi Terhadap Remaja. Jurnal Visi Komunikasi Volume 13, No.1, 87-104.
Venus, A., & Helmi, L. (2010). Budaya Populer Jepang Di Indonesia: Catatan Studi Fenomenologis Tentang Konsep Diri Anggota Cosplay Party Bandung. Jurnal Aspikom Volume 1, Nomor 1, 1-124.
Wishandy, Loisa, R., & Utami, L. S. (2019). Fanatisme Penggemar K-Pop Melalui Media Sosial (Studi Pada Akun Instagram Fanbase Boyband iKON). Koneksi Vol.3, No.1, 133-140.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download