(2) Siti Nursanti
(3) Nurkinan Nurkinan
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kaum Gay di Kabupaten Cirebon mempresentasi dirinya ketia berada di lingkungan sosial dan komunitasnya sesuai dengan yang diinginkan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi serta didukung kajian teori dramaturgi Erving Goffman dengan sub fokus penelitian front stage dan back stage. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 (empat) orang dengan 3 (tiga) orang merupakan informan utama dan 1 (satu) orang sebagai informan tambahan. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunaan teknik purposive sampling. Perolehan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara yaitu observasi, wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil data yang didapat menujukan bahwa ketika berada di panggung depan (front stage) sebagian besar kaum Gay berusaha untuk menutupi identitasnya dengan melakukan pengelolaan tertentu terhadap tingkah lakunya. Sedangkan ketika berada di panggung belakang (back stage) mereka lebih leluasa untuk menunjukan jati diri yang sesungguhnya sebagai seorang Gay. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kaum Gay melakuan presentasi diri dengan menutupi identitas dirinya dan mengurangi tingkat feminimnya ketika berada di lingkungan sosial. KeywordsGay, Presentasi Diri, Dramaturgi
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v9i2.2022.712-718 |
Article metrics10.31604/jips.v9i2.2022.712-718 Abstract views : 3 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ariyanto, & Triawan, R. (2008). Studi Kasus Diskriminasi dan Kekerasan Terhadap LGBT.
Awidya, K., Nanda, G., Ayu, I. D., Joni, S., Nyoman, N., & Pascarani, D. (2010). Proses Pengungkapan Diri ( Self Disclosure ) Kaum Gay Dalam Mencari Pasangan Pada Aplikasi Tinder. 1–11.
B1. (2012). LSI: Homofobia Meningkat di Indonesia. Berita Satu. https://www.google.com/amp/s/www.beritassatu.com/amp/archive/79148/lsi-homofobia-meningkat-di-indonesia
Bell, J. (2020). The Global Divide on Homosexuality. Pew Research Center, 25.
Cirebon, R. (2019, July 17). Cirebon Pernah Heboh Komunitas Gay di Medsos. Radarcirebon.Com. https://www.radarcirebon.com/2019/07/17/cirebon-pernah-heboh-komunitas-gay-di-medsos/
Dewi, G., & Indrawati, E. (2017). PENGALAMAN MENJADI GAY (Studi Fenomenologi pada Pria Homoseksual Menuju Coming Out). Empati, 6(3), 116–126.
Jhn. (2018, November). Psikiater: Cirebon Terancam Darurat LGBT. Portaljabar.Net. https://portaljabar.net/web/6564/psikiater-cirebon-terancam-darurat-lgbt.html
Masithoh, S. (2018). LGBT Marak di Kabupaten Cirebon, Selly Andriany: Ini Masalah Serius dan Harus Ditindak. TribunJabar.Id. https://jabar.tribunnews.com/2018/01/ 22/lgbt-marak-di-kabupaten-cirebon-selly-andriany-ini-masalah-serius-dan-harus-ditindak
Moleong, L. J. (2003). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Prakoso, D. M. (2020). Gay Masih Mendominasi Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Cirebon. Beritaradiomaritim.Com. https://maritim.beritaradio.com/posts/13105/gay-masih-mendominasi-kasus-hivaids-di-kabupaten-cirebon
Said, M. (2018). Presentasi Diri Kaum Gay Di Kota Makassar. Skripsi. Universitas Hasanuddin. Diakses dari http//103.195.142.59Widiyanti, I. (2018). Coming Out Gay Yang Berstatus Menikah Dengan Pasangan Heterogen. 071411531011, 1–6.
Widiyanti, I. (2018). Coming Out Gay Yang Berstatus Menikah Dengan Pasangan Heterogen. Diakses dari https://repository.unair.ac.id/78106/
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download