PENGEMBANGAN BUKU PRAKARYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TAPANULI TENGAH

(1) * Slamet Riyadi Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Potensi pariwisata Kabupaten Tapanuli Tengah sangat besar, perlu dukungan sumber daya manusia yang cerdas dan kreatif atau terampil berkarya. Melalui tangan-tangan kreatif generasi muda Kabupaten Tapanuli Tengah yang dididik melalui pembelajaran prakarya di satuan pendidikan SMP/MTs dan diharapkan berkelanjutan ke satuan pendidikan yang lebih tinggi, potensi pariwisata nantinya akan lebih maju dan berkembang serta punya daya tarik tersendiri dengan pernak-pernik hasil kerajinan tangan masyakat lokal. Oleh karena itu materi pembelajaran prakarya seharusnya dilengkapi dengan materi yang spesifik sesuai warisan budaya kearifan lokal kabupaten Tapanuli Tengah.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan buku Prakarya SMP/MTs. dengan mengadopsi atau memasukkan materi kearifan lokal Tapanuli Tengah. 2) mengetahui tingkat kelayakan pemakaian buku Prakarya Berbasis Kearifan Lokal SMP/MTs. Tapanuli Tengah. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan buku Prakarya SMP/Mts Tapanuli Tengah. Teknik sampling pada penelitian menggunakan Purposive Sampling merupakan sampel bertujuan dilakukan dengan cara mengambil subyek bukan didasarkan atas strata, random atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu (Arikunto, 2013:183). Teknik analisa data menggunakan analisis statistik deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa : 1) pengembangan buku Prakarya kewirausahaan dalam rangka menopang industri Pariwisata Daerah Tapanuli Tengah layak digunakan dengan hasil pencapaian nilai rata-rata setiap aspek di atas 85 dan pencapaian tingkat uji kelayakan 89,4%.


Keywords


Pengembangan, Buku Prakarya, Kearifan Lokal

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v8i2.2021.377-386
      

Article metrics

10.31604/jips.v8i2.2021.377-386 Abstract views : 1 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amri, S dan Ahmadi, Iif Khoiru. (2010). Konstruksi pengembangan pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Borg and Gall (1983). Educational Research, An Introduction. New York and London. Longman Inc.

Depdiknas. (2008). Panduan pengembangan bahan ajar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dirjen manajemen Pendidikan dasar dan menengah Depdiknas.

Dick, W, Lou Carey, and James O. Carey. (2005). The systematic design of instruction. Boston: Pearson.

Dick dan Carey. (1978). The systematic design of instruction. USA: Foresman and Company.

Emzir. 2011. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Gay, L.R. (1991). Educational Evaluation and Measurement: Com-petencies for Analysis and Application. Second edition. New York: Macmillan Publishing Compan.

I Wayan Santyasa. (2009). Metode Penelitian Pengembangan & Teori Pengembangan Modul. Makalah Disajikan dalam Pelatihan Bagi Para Guru TK, SD, SMP, SMA, dan SMK Tanggal 12-14 Januari 2009, Di Kecamatan Nusa Penida kabupaten Klungkung.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah

Peraturan Menteri Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013.

Plomp, Tj. (1994). Educational Design: Introduction. From Tjeerd Plomp (eds). Educational &Training System Design: Introduction. Design of Education and Training (in Dutch).Utrecht (the Netherlands): Lemma. Netherland. Faculty of Educational Science andTechnology, University of Twente.

Rahyono, F.X. 2009. Kearifan Budaya dalam Kata. Jakarta: Wedatama Widyasastra.

Rita C. Richey, J. D. K., Wayne A. Nelson. (2009). Developmental Research : Studies of Instructional Design and Development.

Seels, Barbara B. & Richey, Rita C. (1994). Teknologi Pembelajaran: Definisi dan Kawasannya.Penerjemah Dewi S. Prawiradilaga dkk. Jakarta: Kerjasama IPTPI LPTK UNJ.

Setiawan, D, Wahyuni, K, dan Prastati, T. (2007). Pengembangan bahan ajar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Subadiyono. (2011). Peningkatan pemahaman bacaan dengan menggunakan pendekatan interaktif (Penelitian tindakan pada mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya). Yogyakarta: Pohon Cahaya.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Tessmer, Martin. (1998). Planning and Conducting Formative Evaluations. Philadelphia: Kogan Page.

van den Akker J. (1999). Principles and Methods of Development Research. Pada J. van den Akker, R.Branch, K. Gustafson, Nieven, dan T. Plomp (eds), Design Approaches and Tools in Education and Training (pp. 1-14). Dortrech: Kluwer Academic Publishers.

Van den Akker J., dkk. (2006). Educational Design Research. London and New York: Routledge.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.