(2) Rahman Amrullah Suwaidi
*corresponding author
AbstractFinancial Distress merupakan tahap menurunnya kondisi keuangan perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan. Oleh sebab itu, memprediksi Financial Distress sejak dini perlu dilakukan agar perusahaan dapat melakukan upaya preventif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan dalam memprediksi Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel pada penelitian ini adalah perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2019 yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling sehingga diperoleh sejumlah 17 perusahaan sampel. Adapun pada penelitian ini, data keuangan tahun 2018-2019 digunakan sebagai penentu kondisi perusahaan Financial Distress atau non-Financial Distress dan data keuangan tahun 2015-2017 digunakan untuk memprediksi kondisi Financial Distress. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah analisis regresi logistik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio profitabilitas (NPM) dan rasio aktivitas (TAT) memberikan kontribusi dalam memprediksi Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sedangkan rasio solvabilitas (DR) dan rasio likuiditas (CR) tidak memberikan kontribusi dalam memprediksi Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. KeywordsFinancial Distress, Profitabilitas, Solvabilitas, Likuiditas, Aktivitas
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v9i1.2022.106-114 |
Article metrics10.31604/jips.v9i1.2022.106-114 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Afriyeni, E. (2012). Prediksi Financial Distress Perusahaan. Polibisnis, 4(2): 4.
Andre, O., dan Taqwa, S. (2014). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage Dalam Memprediksi Financial Distress (Studi Empiris Pada Perusahaan Aneka Industri yang Terdaftar di BEI Tahun 2006-2010. Jurnal Wahana Riset Akuntansi, 2(1): 293-312.
Antikasari, T. W., dan Djuminah. (2017). Memprediksi Financial Distress dengan Binary Logit Regression Perusahaan Telekomunikasi. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 11(2): 1-11.
Ardiyanto, F. D., dan Prasetino. (2011). Prediksi Rasio Keuangan Terhadap Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI. Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis, 8(1): 1-7.
Atika, dkk. (2013). Pengaruh Beberapa Rasio Keuangan Terhadap Prediksi Kondisi Financial Distress (Studi pada Perusahaan Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2011. Jurnal Administrasi Bisnis, 1(2): 1-11.
Erayanti, R. (2019). Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Prediksi Financial Distress. JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan), 6(1): 46.
Fahmi, I. (2017). Analisis Kinerja Keuangan, Bandung: ALFABETA.
Fardila, P., dan Aziz, A. (2016). Analisa Kinerja Keuangan Terhadap Prediksi Financial Distress Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(1): 27-38.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25. Edisi 9. Semarang: Badan Penerbit – Undip.
Harahap, S. S. (2017). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kholidah, A. N., dkk. (2016). Analisis Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar di BEI tahun 2011-2015. BISMA: Jurnal Bisnis dan Manajemen, 10(3): 240-354.
Sudana, I Made. (2015). Manajemen Keuangan Perusahaan Teori dan Praktik. Edisi 2. Jakarta: Erlangga.
Tukan, T. N. (2018). Analisis Faktor Penjelas Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen Bisnis Indoensia, 7(5): 503.
www.bps.go.id Diakses pada 19 Desember 2020.
www.idx.co.id Diakses pada 10 Desember 2020.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download