DISFUNGSI GUIDING BLOCK DAN AKSESIBILITAS PENYANDANG TUNA NETRA DI JALAN SUMBERSARI DAN JALAN VETERAN, KOTA MALANG

(1) * Agustian Baharudin Surya Maulana Mail (Universitas Brawijaya, Indonesia)
(2) Fajar Arya Ajinugraha Mail (Universitas Brawijaya, Indonesia)
(3) Dzakwan Nizar Irsyad Nabil Mail (Universitas Brawijaya, Indonesia)
(4) Anindya Salsabila Putri Mail (Universitas Brawijaya, Indonesia)
(5) Nathania Windhy Srimaya Fadihilah Mail (Universitas Brawijaya, Indonesia)
(6) Azhar Khusnun Afifah Mail (Universitas Brawijaya, Indonesia)
(7) Muhammad Rofiul Alim Mail (MAN 2 Tuban, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Infrastruktur aksesibilitas merupakan indikator penting dalam mewujudkan kota yang inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya penyandang tuna netra. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi guiding block di Jalan Sumbersari dan Jalan Veteran, Kota Malang, serta mengkaji dampaknya terhadap mobilitas mandiri penyandang tuna netra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guiding block belum memenuhi standar aksesibilitas karena ditemukan kerusakan fisik, kesalahan pola pemasangan, terputusnya jalur pemandu, serta berbagai hambatan eksternal yang mengurangi fungsinya. Kondisi tersebut menyebabkan guiding block tidak dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana navigasi, sehingga penyandang tuna netra lebih mengandalkan memori spasial dan bantuan orang lain dalam beraktivitas. Temuan ini menunjukkan bahwa permasalahan guiding block tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga mencerminkan lemahnya implementasi kebijakan aksesibilitas di ruang publik. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan infrastruktur yang disertai pengawasan, pemeliharaan, penegakan aturan, serta pelibatan penyandang disabilitas dalam proses perencanaan dan evaluasi untuk mewujudkan ruang publik yang lebih inklusif.

Keywords


aksesibilitas disabilitas, guiding block, infrastruktur inklusif.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i9.2026.2385-2391
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i9.2026.2385-2391 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Cipto, J., Kota, M., & Berdasarkan, C. (2011). Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian. 5(2), 94–107.

Ningrum, A. P. (2025). Konsep Pembangunan Kota Inklusif Melalui Penataan Pedestrian di Kawasan Kota Lama Semarang.

Oktaferly, F. J. (2023). Peran Infrakstruktur Pendukung Bagi Penyandang Disabilitas Tuna Netra. 4(2).

Prahastuti, A. C., Studi, P., Fakultas, A., Surakarta, U. M., Setyowati, S., Studi, P., Fakultas, A., Surakarta, U. M., & Teknis, P. (2024). EVALUASI AKSESIBILITAS JALUR PEDESTRIAN DAN JALUR PEMANDU BAGI TUNANETRA DI ALUN-ALUN TEMANGGUNG. 932–941.

Purba, A. A., Natasya, N., Irham, M., Jurusan, M., Islam, E., Estate, M., & Deli, K. (2025). Strategi Penghimpunan Dana Pihak Ketiga pada Bank Syariah Menggunakan Metode Kualitatif Deskripsi.

Saptaningtyas, R. S., Hani, L., & Wardi, S. (2024). ANALISIS KETIDAKTERSEDIAAN GUIDING BLOCK SERTA. 2(1), 81–86.

Sellina, R., Mulia, D., Sidik, S. A., & Asmiati, N. (2024). block bagi tunanetra Study of society understanding towards guiding block accessibility for blind people. 9(1), 1–8.

Silvia, F., Hadiyanto, P., & Rachim, A. (2022). DISABILITAS DI INDONESIA. 4(2), 225–232.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.