PENGARUH KEPEMIMPINAN DALAM PEMBERIAN MOTIVASI DAN KOMITMEN KERJA TERHADAP KINERJA PETUGAS PEMASYARAKATAN

(1) * Mohamad Arief Budiono Mail (Bimbingan Kemasyarakatan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji tingkat kepemimpinan otoritas, motivasi, komitmen suatu organisasi, kecerdasan dan kepatuhan pada etika petugas pemasyarakatan. Mempelajari pengaruh kepemimpinan terhadap otoritas, motivasi, komitmen organisasi dan kecerdasan terhadap kepatuhan peraturan yang berlaku. Sesuai permenkumham Nomor M.HH-16.KP.05.02 Tahun 2011 tentang kode etik pegawai tentunya akan ada sanksi yang berlaku bagi pegawai yang melakukan pelanggaran dan juga ada reward untuk pegawai yang membuat prestasi. Seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasayarakatan di seluruh Indonesia tentunya juga berusaha sebaik mungkin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat terutama khususnya melakukan pembinaan terhadap warga binaan yang berada di lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan. Tercapainya tujuan suatu organisasi juga disebabkan oleh faktor pemimpin yang mampu berkomitmen untuk selalu memajukan suatu organisasi yang dipimpin, terutama dalam memberikan motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja anggotanya. Terciptanya komitmen kerja juga tentunya diperlukan dukungan dari anggotanya yang juga selalu berfokus dalam satu tujuan yaitu untuk memajukan organisasi tersebut, khusus dalam hal ini yaitu Pemasyarakatan

Keywords


Pemasyakatan, Kepemimpinan, Motivasi, Organisasi, Kecerdasan dan Kinerja Petugas Pemasyarakatan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v8i2.2021.62-70
      

Article metrics

10.31604/jips.v8i2.2021.62-70 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Kartono K. (2011). Pemimpin dan

Kepemimpinan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Anwar Prabu Mangkunegara. (2000), Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosadakarya.

Armanu Thoyib. (2005), â€Hubungan Kepemimpinan,Budaya,Strategi,dan Kinerja:Pendekatan Konsep,†Jurnal Manajemen & Kewirausahaan, Vol.7, No. 1, Maret 2005, h. 60- 73

H. Hadari Nawawi. (2005), “Manajemen Sumber Daya Manusia (Untuk BisnisYang Kompetitif)â€, Gajahmada University Press, Yogyakarta.

Fuad Mas’ud. (2004), Survai Diagnosis Organisasional (Konsep dan Aplikasi). Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Husein Umar, (1997), Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Dvir, T., Kass, N., & Shamir, B. (2004). The emotional bond: Vision and organizationalcommitment among high-tech employees. Journal of Organizational Change Management, 17(2), 126-143.

Elenkov, D. S. (2002). Effects of leadership on organizational performance in Russiancompanies. Journal of Business Research, 55, 467-480.

Hancott, D.E. (2005), The relationship between transformational and organizational performance in the largest public companies in Canada. ProQuest Information and Learning Company, AnnArbor, MI.

Kieu, H. (2010). Leadership styles and organizational performance. UMI Dissertation Publishing, ProQuest LLC, East Eisenhower Parkway.

Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006).Transformational leadership (2nd ed.).Mahwah,NJ: Lawrence Erlbaum Associates.

Agle, B. R., N. J. Nagarajan, N. J., Sonnenfeld J. A., & Srinivasan, D. (2006). Does CEO charisma matter? An empirical analysis of the relationships among organizational performance, environmental uncertainty, and top management teams' perceptionsof CEO charisma. Academy of Management Journal,49(1), 161-174.

Cameron, K. S., & Quinn, R. E. (2006).Diagnosing and changing organizationalculture: Based on the competing values framework. The Jossey-Bass business & management


Refbacks

  • There are currently no refbacks.