PARTISIPASI GENERASI Z DALAM PELESTARIAN TRADISI MEMBATIK BERBASIS EDUKASI DI KAMPOENG DJADHOEL SEMARANG: SUATU KAJIAN FENOMENOLOGIS

(1) * Ira Rahmawati Mail (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
(2) Hariyadi Hariyadi Mail (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
(3) Tri Rini Widyastuti Mail (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perkembangan teknologi digital dan globalisasi memengaruhi preferensi budaya Generasi Z sehingga budaya lokal semakin terpinggirkan di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna dan bentuk partisipasi Generasi Z dalam pelestarian tradisi membatik berbasis edukasi di Kampoeng Djadhoel Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode kualitatif. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri atas dua informan Generasi Z yang aktif dalam edukasi membatik dan dua informan validasi dari Pokdarwis Kampoeng Djadhoel Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memaknai partisipasi sebagai keterlibatan aktif yang mengandung tanggung jawab generasional, keterikatan emosional, dan kesadaran terhadap keberlanjutan budaya lokal. Pemaknaan tersebut diwujudkan dalam bentuk partisipasi edukatif, digital, sosial, dan manajerial. Partisipasi Generasi Z juga bersifat dinamis karena dipengaruhi oleh pengalaman kenyamanan, keterikatan emosional, kejenuhan, serta keterbatasan waktu. Temuan penelitian memperluas pemahaman mengenai partisipasi Generasi Z dengan menunjukkan bahwa pengalaman subjektif membentuk pemaknaan partisipasi yang kemudian diwujudkan dalam bentuk partisipasi edukatif, digital, sosial, dan manajerial

Keywords


Generasi Z, Pelestarian Budaya, Tradisi Membatik, Edukasi Partisipatif, Fenomenologi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i8.2026.2208-2221
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i8.2026.2208-2221 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Andriani, E., Prasetya, A. D., & Pratama, B. Y. (2024). Pengaruh aplikasi TikTok dalam komunikasi Generasi Z: Tinjauan terhadap perubahan pola interaksi dan ekspresi digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara, 1(3), 42-52. https://doi.org/10.62383/komunikasi.v1i3.31

Arianto, B., & Handayani, B. (2024). Pengantar Studi Fenomenologi. Balikpapan: Borneo Novelty Publishing. https://www.researchgate.net/profile/Bambang-Arianto-2/publication/387401025_Pengantar_Studi_Fenomenologi/links/676cdbb700aa3770e0bb24f4/Pengantar-Studi-Fenomenologi.pdf

Arini, D. P. (2021). Emerging adulthood: Pengembangan teori Erikson mengenai teori psikososial pada Abad 21. Jurnal Ilmiah Psyche, 15(01), 11-20. https://www.academia.edu/download/91366065/479059757.pdf

Aryani, W. N., Fatianjani, A. E., Taher, A., Kabat, A., Safitri, A. P., Tunjung, A. S., & Pratama, T. (2025). Partisipasi sosial Generasi Z dalam pembangunan masyarakat urban: Analisis perspektif sosiologi partisipasi. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 5(2), 285-293. https://journal.publication-center.com/index.php/ijssh/article/view/1886

Batsal, H. (2025). Peran pendekatan fenomenologi dalam memahami pengalaman spiritual. Yudhistira: Journal of Philoshopy, 1(2), 23-36. https://ejournal.bamala.org/index.php/yudhistira/article/view/652

B. Miles, M., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications, Inc. https://books.google.co.id/books?id=U4lU_-wJ5QEC&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q=reduction&f=false

Dewi, A. A., & Purwanti, P. (2024). Pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap perilaku dan pengambilan keputusan Generasi Z di Era Digital. Bundling: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 1(1), 43-52. https://jurnal.cahayapublikasi.com/index.php/bundling/article/view/23

Fitri, A. A., Zakiah, L., Izzah, A. N., Trianingsih, M., Sanjaya, N. A. A., & Ifadha, R. D. (2025). Generasi Z dan identitas budaya di Indonesia: Apakah globalisasi mengikis keberagaman budaya lokal? Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 478-492. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24766

Griyandari, S. A., Wardhannie, N. A. F., & Purnawirawan, O. (2023). Systematic literature review: Dampak kegiatan membatik di lingkungan sekolah terhadap pelestarian budaya batik pada Generasi Z di Era Revolusi Industri 4.0. In Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan dan Batik (Vol. 5, No. 1, pp. D-05). https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/252

Hadi, A. (2021). Penelitian Kualitatif Studi Fenomenologi, Case Study, Grounded Theory, Etnografi, Biografi. CV. Pena Persada. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=MtKREAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Penelitian+kualitatif+studi+fenomenologi,+case+study,+grounded+theory,+etnografi,+biografi.&ots=_xCmqjhkLT&sig=TrkoHJghcwXCMsGG6D6M1dIWyRk

Nuhiyah, N., Ramdhani, A. M., Suwardi, O. A., & Rahmadianti, S. (2024). Upaya internalisasi nilai-nilai kesejarahan batik Banten melalui inovasi trend fashion bagi Gen-Z. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 7(1), 105-117. https://doi.org/10.17509/historia.v7i1.64534

Pinilas, R., Gosal, R., & Kasenda, V. (2017). Partisipasi generasi muda dalam pelaksanaan pembangunan (Studi kasus di Desa Damau Kecamatan Damau Kabupaten Talaud). Jurnal Eksekutif, 2(2), 2-11. https://www.academia.edu/download/97979337/326040031.pdf

Qadrianti, L., Nur, N. A., & Zulfiani, W. (2025). Tren gaya bahasa Generasi Z Abad 21 (21st Century Generation Z language style trends). Aufklarung: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 5(1), 61-67. https://www.etdci.org/journal/AUFKLARUNG/article/download/4335/2738

Qonita, N. (2025). Pengalaman Komunikasi Verbal dan Nonverbal Perempuan Muda di Yogyakarta Terkait Fenomena Beauty Privilege (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia). https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/dspace.uii.ac.id/123456789/59233

Romanovska, A. (2021). Promoting young people’s cultural participation: International project experience. In EDULEARN21 Proceedings (pp. 4714-4719). IATED. https://doi.org/10.21125/edulearn.2021.0979

Saputra, B. U., & Andriani, W. (2023). Pengenalan motif batik pesisir Pulau Jawa menggunakan convolutional neural network. Nuansa Informatika, 17(2), 119-125. https://doi.org/10.25134/ilkom.v17i2.32

Saputra, V. D. (2020). Membangun literasi budaya lokal kepada Generasi Z melalui tradisi Weh-wehan di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Promedia (Public Relation dan Media Komunikasi), 6(1). https://doi.org/10.52447/promedia.v6i1.4086

Siswati, A., Dewantara, A., & Madiarsih, N. C. (2020). Pelestarian budaya lokal melalui edukasi pengenalan batik tulis khas Kabupaten Malang bagi kelompok PKK. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 5(3), 249-256. https://doi.org/10.26905/abdimas.v5i3.5037

Suwardi, O. A., & Nuhiyah, N. (2024). Pengembangan tixteen app sebagai media pembelajaran digital kearifan lokal batik Banten bagi Gen-Z. Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 10(1). https://dx.doi.org/10.30870/candrasangkala.v10i1.24429

Suyanto, S. (2019). Fenomenologi sebagai metode dalam penelitian pertunjukan teater musikal. Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang, 16(1). https://doi.org/10.33153/lakon.v16i1.3154

Swarna, M. F., Royani, A., Lestari, S. I., & Rahmawati, C. A. (2024). Peranan Gen Z dalam mempertahankan budaya lokal Indonesia di Era Global. Karimah Tauhid, 3(5), 5947-5953. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i5.13298

Talib, D., & Sunarti, S. (2021). Strategi pelestarian budaya lokal sebagai upaya pengembangan pariwisata budaya (Sebuah analisis teoritis). Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 4(1), 6-12. https://dx.doi.org/10.31314/tulip.4.1.6-12.2021

Tumangkeng, S. Y. L., & Maramis, J. B. (2022). Kajian pendekatan fenomenologi: Literature review. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 23(1). https://core.ac.uk/download/pdf/548769379.pdf


Refbacks

  • There are currently no refbacks.