JUDI ONLINE SEBAGAI BENTUK ANOMIE DALAM MASYARAKAT: STUDI KASUS REMAJA KELURAHAN PEGADUNGAN

(1) * Musfiq Alwan Mail (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia)
(2) Septi Kuntari Mail (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia)
(3) Subhan Widiansyah Mail (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini membahas fenomena keterlibatan remaja dalam praktik judi online sebagai bentuk anomi di Kelurahan Pegadungan. Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah menciptakan perubahan sosial yang memengaruhi pola pikir, gaya hidup, serta cara remaja memandang kesuksesan. Di tengah tekanan ekonomi, keterbatasan akses pekerjaan, dan tingginya standar keberhasilan yang terbentuk melalui media digital, sebagian remaja memandang judi online sebagai alternatif instan untuk memperoleh keuntungan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan remaja dalam praktik judi online sebagai bentuk anomi dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri dari remaja, orang tua, dan tokoh masyarakat di Kelurahan Pegadungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam judi online dipengaruhi oleh faktor ekonomi, lingkungan sosial, media digital, dan faktor psikologis seperti rasa penasaran dan keinginan memperoleh uang secara cepat. Judi online kemudian dipandang sebagai solusi instan di tengah keterbatasan sarana yang sah untuk mencapai tujuan budaya berupa kesuksesan ekonomi. Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketegangan struktural (strain) yang mendorong munculnya perilaku menyimpang sebagai bentuk adaptasi terhadap tekanan sosial. Selain itu, judi online juga menimbulkan dampak negatif pada aspek ekonomi, sosial, dan psikologis remaja, seperti utang, konflik keluarga, penarikan diri dari lingkungan sosial, serta ketergantungan bermain judi online

Keywords


Judi Online, Remaja, Anomi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i7.2026.%25p
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i7.2026.%p Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV Syakir Media Press.

Addiyansyah, W & Rofi’ah. (2023). Kecanduan Judi Online Di Kalangan Remaja Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. MANIFESTO Jurnal Gagasan Komunikasi, Politik, Dan Budaya, 1(1), 13-22.

Creswell, J. W. (2013). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ghony, M. D., & Almanshur, F. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Ar-Ruzz Media.

Hisyam, C. J., & Hamid, A. R. (2015). Sosiologi perilaku menyimpang. Jakarta. Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas negeri Jakarta.

Jang, S.J., & Agnew, R. 2015. Strain Theories and Crime. In: James D.Wright (editor-in cjief), International Enycyclopedia of the Social & Behavior Sciences. Oxford: Elsevier.

Miles, M., & Huberman. (2014). Huberman: Analisis Data Kualitatif. Jakarta. Miles, M., & Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Siregar, D. Y. B. (2025). Fenomena Maraknya Judi Online di Kalangan Masyarakat. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 3(1), 15-27.

Suharya, R. (2019). Fenomena Perjudian Dikalangan Remaja Kecamatan Samarinda seberang. Sosiatri- Sosiologi, 7(3), 326-340.

Supriyanto, S., & Nurhadiyanto, L. (2017). Kajian Kriminologis Penyalahgunaan 33 Narkotika Jenis Sabu Berdasarkan Teori Anomie Di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Deviance Jurnal Kriminologi, 1(2), 166- 188.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.