(2) Keshya Vallerina Manik
(3) Annida Akmaliyah
(4) Dwi Mayanti Rosalina Marpaung
(5) Fausta John Aro Telaumbanua
(6) Elfayetti Elfayetti
(7) Elsa Kardiana
*corresponding author
AbstractLimbah rumah tangga berupa cangkang telur sering dianggap tidak bernilai dan umumnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga berpotensi menambah pencemaran lingkungan. Padahal, cangkang telur memiliki kandungan mineral yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembenah tanah alami. Penelitian ini bertujuan menyusun metode pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik serta mengkaji efektivitasnya sebagai sarana edukasi non-formal bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga. Penelitian menggunakan metode campuran melalui kombinasi eksperimen laboratorium dan penelitian tindakan masyarakat. Tahapan pengolahan dilakukan dengan mencuci cangkang telur, mengeringkannya, kemudian menggiling hingga menjadi serbuk halus berukuran 60 mesh. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium di PT Socfin Indonesia, serbuk cangkang telur mengandung Kalsium (Ca) sebesar 24,1100%, Kapasitas Tukar Kation (KTK) 0,8826 me/100g, Fosfor (P) 0,1400%, dan Kalium (K) 0,0300%. Kandungan kalsium yang dominan berfungsi membantu memperbaiki tingkat keasaman tanah hingga mendekati kondisi netral serta mengurangi risiko gangguan blossom-end rot pada tanaman. Dari sisi sosial, kegiatan penyuluhan mandiri non-formal menunjukkan hasil positif terhadap perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam kebiasaan memilah sampah organik, memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai bahan pupuk, serta meningkatkan keterampilan pengolahan menggunakan peralatan sederhana yang tersedia di rumah tanpa membutuhkan biaya tambahan yang besar
KeywordsCangkang Telur, Pupuk Organik, Edukasi Masyarakat, Sampah Organik
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i7.2026.1658-1664 |
Article metrics10.31604/jips.v13i7.2026.1658-1664 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Astuti, P., & Suryani, E. (2021). Pemanfaatan limbah rumah tangga cangkang telur sebagai pupuk organik cair untuk tanaman hortikultura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Lingkungan, 3(2), 45–52.
Chaniago, N., Harahap, A., & Siregar, M. (2020). Sosialisasi pemanfaatan tepung cangkang telur ayam sebagai pupuk organik pada kelompok tani tanaman hias. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPM), 26(4), 213–218. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/19223
Dampang, S., Efelina, V., Adam, R. I., Rahmadewi, R., & Purwanti, E. (2021). Pemanfaatan pupuk organik dari limbah cangkang telur untuk lahan pertanian melalui pengabdian kepada masyarakat. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 331–336. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.4589
Dima, D., Zulfikar, Z., & Hijria, H. (2023). Pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai pupuk organik padat pada era new normal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun (Allium fistulosum L). Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(6), 1051–1061.
Handayani, I., Sholihah, L. W., Fathoni, A., Nia, T., Bate'e, T., Iman, S., & Setyowati, A. D. (2024). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah cangkang telur di SMK 2 Sasmita Jaya Pamulang. JAHE: Journal of Human and Education, 3(3), 285–291. https://doi.org/10.31004/jahe.v3i3.386
Handayani, S., & Nugroho, A. S. (2022). Kandungan kalsium (Ca) tepung cangkang telur dan efektivitasnya dalam menetralkan kemasaman tanah dan menekan penyakit blossom-end rot. Jurnal Sains Tanah dan Agroklimatologi, 19(1), 34–43. https://doi.org/10.20961/stainsteg.v19i1.54321
Mukti, A. D., Ling, M., & Rohmawati, L. (2024). Pemanfaatan limbah organik cangkang telur sebagai pupuk bokashi pada pertumbuhan selada romaine (Lactuca sativa L. var. Paris Island). BIOCHEPHY: Journal of Science Education, 4(1), 428–432. https://doi.org/10.52562/biochephy.v4i1.1192
Nasution, Z. (2024). Pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar cangkang telur dan ampas tebu terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit. Jurnal Agrotek Indonesia, 9(2), 83–92.
Nugroho, A. S., & Saputro, D. (2022). Analisis kandungan kalsium karbonat (CaCO_3) pada cangkang telur ayam dan aplikasinya sebagai pembenah tanah asam. Jurnal Sains dan Teknologi Tanah, 14(1), 12–19.
Nur, A., & Supardi, U. S. (2023). Pengaruh pemberian serbuk cangkang telur terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). EduBiologia: Biological Science and Education Journal, 3(2), 106–112. https://doi.org/10.30998/edubiologia.v3i2.19161
Pertiwi, V. A., Khatimah, S. K., Desile, M. K., & Maulinda, R. (2025). Edukasi masyarakat pedesaan pertanian dalam pemanfaatan sampah organik. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(3), 724–733.
Pratama, M. A., & Sari, N. K. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan sampah organik domestik menjadi produk bernilai ekonomis. Jurnal Ilmiah Solusi, 7(3), 115–124.
Rahim Taha, S., Mukhtar, M., & Zainuddin, S. (2022). Pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk organik di Desa Ombulodata. Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS), 2(1), 21–26. https://doi.org/10.35900/jjhcs.v2i1.13689
Wahyudi, T. (2023). Dampak pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai pupuk organik terhadap hasil pertanian di Desa Pasar Rawa. Jurnal Pertanian Terpadu, 14(2), 102–112.
Wulandari, S., Cahyono, T., & Rahayu, S. (2024). Pengaruh pemberian tepung cangkang telur terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Agronomi Indonesia, 52(2), 88–95.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download