STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENERAPAN SMART VILLAGE 2024 UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI TIYUH CANDRA KENCANA KECAMATAN TULANG BAWANG TENGAH

(1) * Dhuhriatun Nikmah Mail (Universitas Muhammadiyah Lampung, Indonesia)
(2) Eny Inti Suryani Mail (Universitas Muhammadiyah Lampung, Indonesia)
(3) Nur Islam Mail (Universitas Muhammadiyah Lampung, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Tiyuh Candra Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam penerapan smart village 2024 untuk mewujudkan good governance. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi, efektivitas pemerintahan, serta partisipasi masyarakat tiyuh. Namun, implementasi smart village di Tiyuh Candra Kencana masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat dan aparatur tiyuh, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam penggunaan layanan digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan Kepalo Tiyuh, Sekretaris Tiyuh, Perangkat Tiyuh, dan masyarakat sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dalam penerapan smart village dilakukan melalui pengembangan smart government, smart community, smart environment, smart people, dan smart economy. Pemerintah tiyuh mulai menerapkan pelayanan administrasi berbasis digital, penyebaran informasi melalui media sosial, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan tiyuh. Penerapan prinsip good governance terlihat dari adanya transparansi pelayanan, partisipasi masyarakat, akuntabilitas, serta upaya peningkatan efektivitas pelayanan publik. Namun demikian, implementasi program belum berjalan optimal karena masih terbatasnya kompetensi digital aparatur, serta rendahnya keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan layanan digital desa

Keywords


Strategi Pemerintah Desa, Smart Village, Good Government, Digitalisasi Desa

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i7.2026.1836-1841
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i7.2026.1836-1841 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Andari, Rosita Novi, Dan Susy Ella, 2022. Smart Village Model To Build Onward Indonesia. Syiah Kuala University press

Moleong. 2021. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhamad, A. (2023). Teknologi Informasi dan Transpormasi Pelayanan Publik. Bandung: Alfabeta

Kementerian Desa PDTT. 2022. Pedoman Smart Villagei Indoineisia. Jakarta: Kemendesa PDTT.

Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeita.

Indrajit. 2020. Electronic Government. Yogyakarta: Andi Offset

UNDP. 2022. Good Governance Framework. New York: UNDP.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Sinambela. 2021. Reformasi Pelayanan Publik. Jakarta: Bumi Aksara.

Riant Nugroho. 2021. Strategi Kebijakan Publik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Rudianto. 2024. Perkembangan Teknologi Komunikasi. Umsu Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.