*corresponding author
AbstractPenelitian ini menganalisis kebijakan luar negeri Indonesia pasca pembentukan pakta pertahanan AUKUS (Australia, United Kingdom, United States) tahun 2021 dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik periode 2021-2024. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen primer (pernyataan resmi Kemenlu RI) dan sekunder (jurnal dan laporan), penelitian ini mnegacu pada teori Neorealisme Struktural Kenneth Wlatz dan konsep security dilemma serta hedging strategy. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Indonesia merespon AUKUS melalui pendekatan bebas aktif yang adaptif, menggabungkan diplomasi normatif (pernyataan keprihatinan proliferasi nuklir, working paper “Nuclear Naval Propulsion” di NPT 2022), penguatan sentralitas ASEAN Outlook On the Indo-Pacific (AOIP), serta strategi hedging berupa kritik terhadap potensi arms race di satu sisi dan peningkatan kerjasama pertahanan bilateral dengan Australia di sisi lain. Kebijakan ini efektif memitigasi dilema keamanan regional dengan menjaga otonomi strategis Indonesia dan mendorong pendekatan inklusif berbasis ekonomi dan hukum internasional (UNCLOS 1982). Simpulan penelitian menyatakan ASEAN menjadi instrumen utama Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan di tengah rivalitas kekuatan besar
KeywordsKebijakan Luar Negeri Indonesia; AUKUS; Hedging Strategy; Security Dilemma; ASEAN Outlook on the Indo-Pacific; Neorealisme
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i7.2026.1596-1600 |
Article metrics10.31604/jips.v13i7.2026.1596-1600 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Azzqy, A. A. R., & Awal, S. (2023). Menjawab Pembentukan Aukus Di Kawasan Asia Pasifik Menggunakan Prinsip Bebas Aktif Indonesia. Jurnal Dinamika Global, 8(2), 251–266.
Birgitta, E., Internasional, J. H., Ilmu, F., Dan, S., Politik, I., & Sriwijaya, U. (2025). Strategi Hedging Indonesia Dalam Merespons Dinamika Aukus Versus China.
Cheema, S. (2021). AUKUS : Analysis of its Claimed Objectives in Asia-Pacific. CISS Insight, IX(2), 86–101.
Citriadin, Y. (2020). Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif Dan Penelitian Kuantitatif. In Metodologi Penelitian Pendekatan Multidisipliner (pp. 201–218).
Darmawan, A. B. (2018). Perubahan Perilaku Politik Luar Negeri Tiongkok terhadap Isu Laut Tiongkok Selatan. Jurnal Sosial Politik, 4(2), 84.
Delanova, M. O. (2021). Dampak Pakta Pertahanan Trilateral Aukus Terhadap Kondisi Regional Indo-Pasifik. Jurnal Dinamika Global, 6(02), 259–285. h
Ekonomi, P. (2023). Title. Bussiness Law Binus, 7(2), 33–48.
Nurfauzi, A., Lampita, F., & Mahendra, M. R. (2022). The Impact of AUKUS in Indonesian Perspective: Regional Military Balance and Security Dilemma. Jurnal Sentris,
Perdana, D. B., Ramasandi, R. D., & Setiawan, M. E. (2021). Posisi Indonesia Terhadap Aliansi Amerika, Inggris dan Australia (AUKUS) Dalam Perspektif Neorealisme. Defendonesia, 5(2), 33–45.
Prakoso, L. (2021). AUKUS Peluang dan Kendala bagi Indonesia. Jurnal Maritim Indonesia,
Purwanto, E. A., & Sulistyastuti, D. R. (2017). Analisis Data.Pdf. In METODE PENELITIAN KUANTITATIF Untuk Administrasi Publik dan Masalah-masalah Sosial.
Rongcai, R. E. N., Guoxiong, W. U., & Ming, C. A. I. (n.d.). No
Saputro, B., Ulung, A. K., Abdurrohim, M., Ilmu, S., Internasional, H., Indonesia, S. N., & Selatan, J. (2024). Kompleks Keamanan Regional Indo-Pasifik Sebagai Faktor. Journal Publicuho,
Suryanti, B. T. (2021). Pendekatan Neorealis terhadap Studi Keamanan Nasional. Jurnal Diplomasi Pertahanan, 7(1), 29–35.
Wicaksono, B. H. (2024). Pengaruh Aliansi Trilateral Aukus Terhadap. Diplomacy and Global Security Journal, 1(1),
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download