(2) Rida Yanna Primanita
*corresponding author
AbstractSebagai provinsi yang menganut budaya matrilineal, harusnya Sumatera Barat terhitung rendah dalam angka kekerasan dalam rumah tangga, namun tercatat masih banyak wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah terdapat hubungan makna dalam hidup (Meaning in life) terhadap penerimaan diri (Self-acceptance) pada wanita minang korban kekerasan dalam rumah tangga di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan karakteristik seorang wanita minang yang usia pernikahannya minimal dua tahun yang telah mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan berdomisili di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yaitu Meaning in Life Questionare oleh Steger dan Self-Accepance Scale oleh Berger. Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 responden hasil dari penelelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan antara meaning in life terhadap self-acceptance pada wanita minang korban kekerasan dalam rumah tangga di Sumatera Barat dan berkorelasi positif, dimana semakin tinggi makna dalam hidup seorang wanita korban kekerasan dalam rumah tangga maka semakin tinggi pula penerimaan dirinya, dan hal yang sama berlaku sebaliknya. KeywordsKekerasan dalam Rumah Tangga, Penerimaan Diri, Makna dalam Hidup, Minangkabau
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v8i2.2021.38-46 |
Article metrics10.31604/jips.v8i2.2021.38-46 Abstract views : 1 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Allard, S. A. (1991). Rethinking Battered Woman Syndrome: A Black Feminist Perspective. UCLA Women’s Law Journal, 1, 191–207.
Ariani, I. (2016). Nilai Filosofis Budaya Matrilineal di Minangkabau (Relevansinya Bagi Pengembangan Hak-hak Perempuan di Indonesia). Jurnal Filsafat, 25(1), 32. https://doi.org/10.22146/jf.12613
Astuti, A. D., Indrawati, E. S., & Astuti, T. P. (2006). Hubungan Antara Kemandirian Dengan Sikap Terhadap Kekerasan Suami Pada Istri Yang Bekerja di Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, Vol.3 No. 1, 10.
Atsari, A., & Kahija, Y. F. L. (2014). Makna Kekerasan Dalam Rumah Tangga Bagi Istri: Sebuah Studi Interpretatice Phenomenological Analysis. Empati, Jurnal Karya Ilmiah S1 Undip, Volume 03, No 4, 11.
Azwar, S. (2010). Penyusunan Skala Psikologi. Pustaka Pelajar.
Baihaqi, A., Susilo, D., Maela, N. F. S., & Fitriyah, I. (2018). Komunikasi Keluarga Buruh Migran Indonesia: Masalah dan Penyelesaian. JIKE, 1(2), 23.
Berger, E. M. (1952). The Relation Between Expressed Acceptance of Self and Expressed Acceptance of Others. The Journal of Abnormal and Social Psychology, 47(4), 778–782. https://doi.org/10.1037/h0061311
Bostock, J., Plumpton, M., & Pratt, R. (2009). Domestic Violence Against Women: Understanding Social Processes and Women’s Experiences. Journal of Community & Applied Social Psychology, 19(2), 95–110. https://doi.org/10.1002/casp.985
Chamberlain, J. M., & Haaga, D. A. F. (2001). Unconditional Self-acceptance and Psychological Health. Journal of Rational-Emotive & Cognitive-Behavior Therapy, 19(3), 164–175. https://doi.org/10.1023/A:1011189416600
Daretta, S. (2018). Psychological Well Being Pada Korban Kekerasan Dalam rumah Tangga. Skripsi, 269.
Davies, P. J., & Dreyer, Y. (2014). A pastoral Psychological Approach to Domestic Violence In South Africa. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 70(3), 8 pages. https://doi.org/10.4102/hts.v70i3.2802
De Nardo, T., Gabel, R. M., Tetnowski, J. A., & Swartz, E. R. (2016). Self-acceptance Of Stuttering: A Preliminary Study. Journal of Communication Disorders, 60, 27–38. https://doi.org/10.1016/j.jcomdis.2016.02.003
Dezutter, J., Waterman, A. S., Schwartz, S. J., Luyckx, K., Beyers, W., Meca, A., Kim, S. Y., Whitbourne, S. K., Zamboanga, B. L., Lee, R. M., Hardy, S. A., Forthun, L. F., Ritchie, R. A., Weisskirch, R. S., Brown, E. J., & Caraway, S. J. (2014). Meaning in Life in Emerging Adulthood: A Person-Oriented Approach: Meaning in Life. Journal of Personality, 82(1), 57–68. https://doi.org/10.1111/jopy.12033
Dutton, D. G., & Painter, S. (1993). The Battered Woman Syndrome: Effects of Severity and Intermittency of Abuse. American Journal of Orthopsychiatry, 63(4), 614–622. https://doi.org/10.1037/h0079474
Frankl, V. E. (2006). Man’s Search For Meaning. Beacon Press.
Gross, G. M., Laws, H., Park, C. L., Hoff, R., & Hoffmire, C. A. (2019). Meaning in Life Following Deployment Sexual Trauma: Prediction of Posttraumatic Stress Symptoms, Depressive Symptoms, and Suicidal Ideation. Psychiatry Research, 278, 78–85. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2019.05.037
Huang, Y., Wu, R., Wu, J., Yang, Q., Zheng, S., & Wu, K. (2020). Psychological Resilience, Self-acceptance, Perceived Social Support and Their Associations With Mental Health of Incarcerated Offenders in China. Asian Journal of Psychiatry, 52, 7. https://doi.org/10.1016/j.ajp.2020.102166
Jacinto, G. A., Turnage, B. F., & Cook, I. (2010). Domestic Violence Survivors: Spirituality and Social Support. Journal of Religion & Spirituality in Social Work: Social Thought, 29(2), 109–123. https://doi.org/10.1080/15426431003708220
Jayanti, A. M., & Nashori, F. (2019). Terapi Ruqyah Syari’ah Meningkatkan Kebahagiaan Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Intervensi Psikologi, 11(12), 12.
https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol11.iss2.art5
Komnas Perempuan. (2019). Korban Bersuara, Data Bicara Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Sebagai Wujud Komitmen Negara: Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan 2018. Komnas Perempuan.
https://www.komnasperempuan.go.id/file/Catatan%20Tahunan%20Kekerasan%20Terhadap%20Perempuan%202019.pdf
Labronici, L. M. (2012). Resilience in Women Victoms of Domestic Violence: A Phenomenological View. SciELO Analytics, 21(3), 8.
Lassiter, P. S., & Ceballos, P. L. (2018). Self-acceptance, Parental Self-efficacy, and Impression Management in Lesbian and Gay Parents. Journal of LGBT Issues in Counseling, 12(02), 72–86. https://doi.org/10.1080/15538605.2018.1455553
Li, P. F. J., Wong, Y. J., & Chao, R. C.-L. (2019). Happiness and Meaning in Life: Unique, Differential, and Indirect Associations With Mental Health. Counselling Psychology Quarterly, 32(3–4), 396–414. https://doi.org/10.1080/09515070.2019.1604493
Makalew, J. M. (2013). Akibat Hukum Dari Perkawainan Beda Agama di Indonesia. Lex Privatum, 1 no 2, 14.
Mearns, J. (1989). Measuring Self-acceptance: Expectancy For Success vs Self-esteem. Journal of Clinical Psychology, 45(3), 8. https://doi.org/10.1002/1097-4679(198905)45:3%3C390::AID-JCLP2270450307%3E3.0.CO;2-S
Oyekale, A. S. (2014). Ethnic Characterization of Gender-inequality and Domestic Violence Against Women of Reproductive Ages in Nigeria. Studies of Tribes and Tribals, 12(1), 31–41. https://doi.org/10.1080/0972639X.2014.11886684
Padangkita.com. (2017). Inilah Angka Kekerasan Perempuan 4 Tahun Terakhir di Sumbar. Padangkita.com. https://padangkita.com/inilah-angka-kekerasan-perempuan-4-tahun-terakhir-di-sumbar/
Pinsof, W. M., & Lebow, J. L. (2005). Family psychology: The art of the science. Oxford University Press.
Rafikah, & Rahmawati. (2015). Peranan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak-anak (P2TP2A) dalam Menghapuskan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Bukittinggi. Journal of Islamic & Social Studies, Volume 1, No. 2.
http://ejournal.iainbukittinggi.ac.id/index.php/Islam_realitas/article/view/48
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The Structure of Psychological Well-being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology, Vol 69, No 4, 719–727.
Samios, C., Raatjes, B., Dip, G., Ash, J., Dip, G., Lade, S. L., Dip, G., Langdon, T., & Dip, G. (2020). Meaning in Life Following Intimate Partner Psychological Aggression: The Roles of Self-Kindness, Positive Reframing, and Growth. Journal of Interpersonal Violence, 20. https://doi.org/10.1177%2F0886260519898437
Sheerer, E. T. (1957). The Relationship of Self-acceptance and Self-respect to Acceptance of and Respect for others. Pastoral Psychology, 8(2), 35–42. https://doi.org/10.1007/BF01844128
Steger, M. F., Frazier, P., Oishi, S., & Kaler, M. (2006). The Meaning in Life Questionnaire: Assessing the Presence of and Search for Meaning in Life. Journal of Counseling Psychology, 53(1), 80–93. https://doi.org/10.1037/0022-0167.53.1.80
Stevens, S., Haverly, K., & Powell, C. (2020). Improvements in Self-acceptance for LGBTQ+ and Straight Allied Youth and Young Adults Enrolled in an Affirming System of Care Program. Children and Youth Services Review, 118, 105382. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.105382
Usman, A., S. (2011). Pengantar Statistika. PT. Bumi Aksara.
Utami, N., S, M, N. (2013). Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Dengan Penerimaan Diri Individu Yang Mengalami Asma. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1), 12–21.
Walker, L. E. (2009). The Battered Woman Syndrome. Springer Pub. Co. http://site.ebrary.com/id/10286258
Winarsunu, T. (2009). Statistik dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan. UMM Press.
Yek, M. H., Olendzki, N., Kekecs, Z., Patterson, V., & Elkins, G. (2017). Presence of Meaning in Life and Search for Meaning in Life and Relationship to Health Anxiety. Psychological Reports, 120(3), 383–390. https://doi.org/10.1177/0033294117697084
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download