(2) Rizki Fitlya
(3) Nur Kur’ani
*corresponding author
AbstractJob demands menjadi fenomena yang sering dialami oleh karyawan, khususnya karyawan nonmedis yang dihadapkan pada tuntutan pekerjaan yang tinggi dan kompleks. Salah satu dampak dari job demands yang berlebihan yaitu munculnya stres kerja yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik maupun psikologis karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job demands terhadap stres kerja pada pegawai nonmedis di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling pada 70 pegawai nonmedis RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Alat ukur yang digunakan adalah skala psikologi dengan skala Likert untuk mengukur variabel job demands dan stres kerja. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh antara kedua variabel. Berdasarkan hasil output diperoleh nilai F hitung = 151.267 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi variabel stres kerja. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara job demands terhadap stres kerja, yang ditunjukkan dengan nilai korelasi R sebesar 0,831 dan nilai persentase R square sebesar 0,690. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa job demands memiliki pengaruh terhadap stres kerja sebesar 69 %, sedangkan 31% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel job demands. KeywordsJob Demands, Karyawan, Rumah Sakit, Stres Kerja
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i5.2026.1011-1016 |
Article metrics10.31604/jips.v13i5.2026.1011-1016 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Affrunti, N. W., Mehta, T., Rusch, D., & Frazier, S. (2018). Job demands, resources, and stres among staff in after school programs: Neighborhood characteristics influence associations in the job demands-resources model. Children and Youth Services Review, 88, 366–374.
American Psychological Association. (2012). APA survey finds feeling valued at work linked to well-being and performance.
Ansori, R. R., & Martiana, T. (2017). Hubungan faktor karakteristik individu dan kondisi pekerjaan terhadap stres kerja pada perawat gigi. The Indonesian Journal of Public Health, 12(1), 75–84.
Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi. Pustaka Pelajar.
Chen, Y., & Zhao, X. (2022). Job demands and psychological well-being: The mediating role of emotional exhaustion. Stress and Health, 38(1), 29–39.
Demerouti, E., Nachreiner, F., Bakker, A. B., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands–resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512.
Handayani, R., & Kurniawan, H. (2023). Beban kerja dan stres kerja pada karyawan: Studi pada sektor kesehatan. Jurnal Psikologi Industri Indonesia, 12(1), 45–55.
Health and Safety Executive. (2023). Work-related stres, depression or anxiety statistics in Great Britain.
Hellriegel, D., & Slocum, J. (2011). Organizational behavior (13th ed.). Cengage Learning.
Kubicek, B., Paškvan, M., & Korunka, C. (2015). Development and validation of an instrument for assessing job demands arising from accelerated change. European Journal of Work and Organizational Psychology, 24(6), 898–913.
Kun, Á., & Gadanecz, P. (2022). The impact of job demands on stres and job satisfaction. Journal of Workplace Behavioral Health, 37(4), 298–315.
Makhdoom, I. F., Malik, N. I., & Atta, M. (2022). Construction and validation of challenging job demands scale. Polish Psychological Bulletin, 53(2), 104–111.
Mangkunegara, A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Manullang, E. Z., Ekawati, E., & Jayanti, S. (2019). Hubungan job demand, job control, dan usia dengan stres kerja pada pekerja konstruksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 54–60.
Ningrat, Q. S., & Mulyana, O. P. (2022). Hubungan antara tuntutan pekerjaan dengan stres kerja. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(3), 99–108.
Periantalo, J. (2016). Penelitian kuantitatif untuk psikologi. Pustaka Pelajar.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational behavior (15th ed.). Pearson Education.
Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315.
Sudjiwanati, H. (2022). Psikologi industri dan organisasi masyarakat era 5.0. Andi.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yener, M., & Coskun, O. (2013). Using job resources and job demands in predicting burnout.
Yuzrizal. (2022). Pengembangan instrumen afektif dan kuesioner. Pale Media Prima.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download