(2) T. Romi Marnelly
*corresponding author
AbstractKorean Wave merupakan istilah fenomena globalisasi budaya yang menjelaskan penyebaran budaya Korea dalam berbagai bidang kebudayaan, salah satu produknya adalah drama Korea. Popularitas drama Korea dapat menarik perhatian banyak kalangan, termasuk mahasiswi. Theodor Adorno dalam konsep culture industry menjelaskan bahwa industri budaya merupakan produksi budaya secara massal yang dikemas layaknya komoditas. Budaya tidak lagi lahir dari masyarakat secara alami, melainkan diproduksi dan didistribusikan demi kepentingan industri hiburan. Penelitian ini menganalisis perilaku konsumsi mahasiswi FISIP Universitas Riau dalam menonton drama Korea sebagai bagian dari fenomena Korean Wave berdasarkan teori popular culture Theodor Adorno serta alasan mereka menonton drama Korea. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian melibatkan tujuh mahasiswi FISIP Universitas Riau penonton drama Korea yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi FISIP Universitas Riau menjadikan menonton drama Korea sebagai bagian dari budaya populer yang dikonsumsi rutin sebagai hiburan, pengisi waktu luang, dan pelepas stres. Daya tarik aktor, aktris, budaya Korea, serta fungsi sebagai bentuk self-reward turut mendorong konsumsi ini. Dalam perspektif industri budaya Theodor Adorno, konsumsi drama Korea menunjukkan standarisasi cerita yang disadari namun tetap diterima penonton, diperkuat oleh pseudo-individualisasi melalui perbedaan aktor, visual, dan kemasan cerita. Drama Korea juga berfungsi sebagai media komodifikasi budaya yang mendorong konsumsi produk dan gaya hidup Korea, sehingga pilihan menonton yang tampak personal sesungguhnya dibentuk oleh mekanisme sitem pasar dalam industri budaya.
KeywordsBudaya Populer, Industri Budaya, Gelombang Korea, Drama Korea
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i4.2026.864-870 |
Article metrics10.31604/jips.v13i4.2026.864-870 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amelia, Nanda, Mayra Putri, Liyana Eka, Paulina Anugrahni, Maranti Suryaningsih, and Mei Maemunah. 2024. “Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Tren Fashion Korea Di Pasar Lokal.” Jurnal Multidisiplin Bhatara 1(3):53–58. doi: https://doi.org/10.59095/jmb.v1i3.167.
Creswell, John W. 2016. Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, Dan Campuran. keempat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Haryoko, Sapto, Bahartiar, and Fajar Arwadi. 2020. Analisis Data Penelitian Kualitatif (Konsep, Teknik, & Prosedur Analisis). Pertama. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Louise, Vanessa Bernadette, and Rizqi Muttaqin. 2024. “Dampak Drama Korea Sebagai Media Promosi Produk Kecantikan Terhadap Pasar Di Indonesia.” Media Bina Ilmiah 18(12).
Mahadewi, Nabila, Ardhini Oktavianingtyas, Auliya A. P. Suyadi, Aurellia D. Barlian, Elfatiya Rizqia, Mutiah Wulandari, Nadila A. Sita, Rohadatul Aisy Q.H, Sahda A. Marrelda, and Yunita A. Lestari. 2024. “Analisis Perilaku Konsumsi Masyarakat Pada Event Dan Konser Di Kalangan Mahasiswa Di Kota Surakarta.” Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora 10(2):227–42. doi: 10.29303/jseh.v10i2.532.
Mahardika, Eni Maryani, and Edwin Rizal. 2022. “Budaya Korean Wave Sebagai Komoditas Industri Media Indonesia.” Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique 5(1):121–33. doi: https://doi.org/10.62144/jikq.v5i1.132.
Nurhaliza, Siti, Fadila Anjani, and Rauly Sijabat. 2025. “Peran Media Sosial Pada Perilaku FOMO Drama Korea Oleh Gen Z.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen (JIEM) 3(1).
Prameswari, Cantika Dinon, Hariyadi, and Muslihudin. 2023. “Favoritisme Pada Drama Korea Melancholia.” Jurnal Interaksi Sosiologi 3(1):66–86.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wiratno, Tri Aru, and Sudibyo. 2025. “Keindahan Dalam Seni Sebagai Komoditas: Dampaknya Terhadap Kebudayaan, Moral, Dan Peradaban Manusia.” Jurnal SeniRupa Warna 13(1):90–107.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download