(2) Vivi Octaviona
(3) Zhalsabila Maharani Putri
(4) Jumroni Jumroni
*corresponding author
AbstractFenomena penggunaan second account Instagram semakin marak di kalangan mahasiswa sebagai respons terhadap tekanan untuk tampil sempurna di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motif penggunaan second account Instagram terhadap tingkat kepuasan hidup mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 5 UIN Jakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 94 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengadaptasi skala motif penggunaan media sosial dan skala kepuasan hidup. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi Product Moment, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penggunaan second account Instagram tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan hidup mahasiswa (r = 0,041; p = 0,692; R² = 0,2%). Dari sembilan aspek motif yang diuji, empat aspek menunjukkan pengaruh positif lemah, dua aspek menunjukkan pengaruh negatif lemah, sedangkan tiga aspek lainnya tidak menunjukkan pengaruh. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan hidup mahasiswa lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penggunaan second account Instagram. Keywordssecond account Instagram, motif penggunaan, kepuasan hidup, mahasiswa, media sosial
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i2.2026.526-532 |
Article metrics10.31604/jips.v13i2.2026.526-532 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Al-Kandari, A. (2016). Needs and Motives of Instagram Users that Predict Self-Disclosure Use: A Case Study of Young Adults in Kuwait. Journal of Creative Communications, 11(2), 85–101.
(APJII), A. P. J. I. I. (2018). Buletin APJII Edisi 22 – Maret 2018. APJII.
Diener, E., Scollon, C. N., & Lucas, R. (2009). The Evolving Concept of Subjective Well Being: The Multifaceted Nature of Happiness. In E. Diener (Ed.), Assessing Well Being; The Collected Works of Ed Diener (Vol. 39). Springer Science Business Media.
Guilford, J. P. (1956). Fundamental statistics in psychology and education (3rd ed.). McGraw-Hill.
Hawi, N. S., & Samaha, M. (2016). The relations among social media addiction, self-esteem, and life satisfaction in university students. Social Science Computer Review, 35(5), 576–586.
Huang, Y. T., & Su, F. S. (2018). Motives for Instagram use and topics of interest among young adults. Future Internet, 10(77), 1–12.
Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1974). Utilization of mass communication by the individual. In J. G. Blumler & E. Katz (Eds.), The uses of mass communications: Current perspectives on gratifications research (pp. 19–32). Sage.
Lisa, H., & Irma, A. (2025). Penggunaan akun second Instagram sebagai media ekspresi diri remaja di era digital. ARINI: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 2(1), 1–15.
MacMillan, A. (2017). Why Instagram is the worst social media for mental health.
Nunnally, J. C. (1978). Psychometric theory (2nd ed.). McGraw-Hill.
Orlando, J. (2018). How teens use fake Instagram accounts to relieve the pressure of perfection.
Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press.
?ahin, C. (2017). The predictive level of social media addiction for life satisfaction: A study on university students. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 16(4), 120–125.
Sheldon, P., & Bryant, K. (2016). Instagram: Motives for Its Use and Relationship to Narcissism and Contextual Age. Computers in Human Behaviour, 58, 89–97.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Winarsunu, T. (2015). Statistik dalam Penelitian Psikologi & Pendidikan. UMM Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download