PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : KAJIAN LITERATUR DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN

(1) * Darman Syah Pulungan Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Irman Puansah Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Rahmat Fauzi Siregar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Riski Baroroh Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi fokus pembangunan nasional. Kabupaten Tapanuli Selatan termasuk daerah dengan prevalensi stunting yang memerlukan penanganan multisektoral melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat serta menganalisis relevansinya dengan kondisi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kajian dilakukan dengan menelaah jurnal, laporan resmi pemerintah, dan dokumen organisasi internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi, perilaku kesehatan ibu dan anak, serta kualitas pelayanan posyandu. Implementasi program pencegahan stunting di Tapanuli Selatan perlu memperkuat partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan edukasi berkelanjutan.


Keywords


Pencegahan,Stunting,Pemberdayaan Masyarakat

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i12.2024.5280-5285
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i12.2024.5280-5285 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Adistie, F., Belinda, V., Lumbantobing, M., Nur, N., & Maryam, A. (2020). Pemberdayaan kader kesehatan dalam deteksi dini stunting dan stimulasi tumbuh kembang anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 1(2), 173–184.

Astuti, F. P., & Purwaningsih, H. (2017). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan gizi balita. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 19–24.

Harahap, F. S. , G. N. , N. N. , S. E. M. , P. D. S. , B. R. , F. F. , & S. B. S. (2025). EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA? 128 (Vol. 10, Issue 1).

Hitman, R., et al. (2021). Penyuluhan pencegahan stunting pada anak. Community Development Journal, 2(3), 624–628.

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 1–10.

Pulungan, D., Tri, B., Adi, S., Sukmana, O., Salviana, V., Soedarwo, D., Sosial, J. I., & Humaniora, D. (2025). Membangun Kesetaraan: Kajian Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan di Sumatera Utara dengan Pendekatan Kritis. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/muqoddimah347

Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. (2020). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia.

Salim, I. N., & Effendi, B. (2022). Pelatihan UMKM dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 222–226.

Widayanti, S., & Rahayu, S. (2021). Peran posyandu dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(2), 55–63.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.