(2) * I Dewa Ketut Kerta Widana
(3) Yohanes Ferry Cahaya
*corresponding author
AbstractPerkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam hal akses, fleksibilitas, dan metode pembelajaran. Namun, adopsi teknologi secara masif juga mengungkapkan kesenjangan yang mencolok, terutama antara wilayah perkotaan dan daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), yang belum sepenuhnya siap dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis peluang dan tantangan pendidikan di era digital, serta memberikan rekomendasi kebijakan berbasis konteks Indonesia. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah dan laporan kebijakan terkini, serta observasi terhadap tren pembelajaran daring yang berkembang selama dan setelah masa pandemi COVID-19. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran, namun belum sepenuhnya inklusif karena masih terdapat hambatan seperti keterbatasan perangkat, konektivitas internet, serta kurangnya kompetensi digital di kalangan guru dan siswa. Selain itu, dampak psikologis akibat pembelajaran jarak jauh juga menjadi perhatian penting, seperti menurunnya motivasi belajar dan meningkatnya stres digital. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan yang mencakup pemerataan infrastruktur digital, pengembangan kapasitas guru melalui pelatihan. Keywordspendidikan digital, kesenjangan teknologi, pelatihan guru, akses internet, blended learning
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i12.2025.4692-4696 |
Article metrics10.31604/jips.v12i12.2025.4692-4696 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Kemendikbudristek. (2023). Laporan Program Digitalisasi Sekolah dan Merdeka Belajar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Prasetyo, A. (2021). “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Teknologi Digital di Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 12(2), 45–53.
Rahmah, N., Putri, D., & Hasanah, L. (2022). “Dampak Psikologis Pembelajaran Daring terhadap Motivasi dan Keterlibatan Siswa.” Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 25–37.
Setiawan, R., & Rahmawati, D. (2022). “Transformasi Digital dalam Dunia Pendidikan: Peluang dan Tantangan.” Jurnal Inovasi Pendidikan Digital, 4(3), 101–112.
UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO.
Widana, I D. K.K., Prakoso, B., Sukendro, A., Kurniadi A., Wilopo. (2022) Metodologi Penelitian : Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi. Jakarta, 2022:159.
Widodo, T., & Haryani, L. (2020). “Penerapan Model Blended Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Digital.” Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 9(4), 67–75.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download