(2) Widya Lestari
(3) Sri Nugroho Jati
*corresponding author
AbstractIndonesia yang saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan rumah bagi jutaan K-popers atau pecinta K-Pop. Penggemar K-Pop yang dimana kebanyakan adalah dewasa awal seringkali membeli barang secara spontan tanpa memikirkan fungsi dari barang yang dibelinya, bahkan terkadang pembelian ini tanpa adanya rencana. Perilaku dorongan secara berlebihan bisa mengarah pada perilaku impulsive buying. Fenomena ini membuat peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh antara impulsive buying terhadap regulasi diri individu. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi berdasarkan data faktual untuk membuktikan bahwa adanya pengaruh regulasi diri terhadap impulsive buying pada penggemar K-Pop di Kota Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Subjek pada penelitian ini berjumlah 70 orang dewasa awal di Kota Pontianak. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi liner sederhana dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics v.25. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa impulsive buying memiliki pengaruh terhadap regulasi diri. Hal ini disimpulkan nilai koefisien determinasi atau R Square adalah sebesar 0,441 nilai ini berarti bahwa sumbangan efektif regulasi diri terhadap impulsive buying sebesar 44,1 % dan sisanya 55,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. KeywordsKedewasaan; pembelian impulsif
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i9.2025.3871-3882 |
Article metrics10.31604/jips.v12i9.2025.3871-3882 Abstract views : 0 |
Cite |
References
A.Khairunnisa, A. Priyatama, S. Astriana. (2021). Impulsive Buying Pada Fans K-Pop Di Twitter. Jurnal Psikohumanika., 13 (2) 1-9.
American Psychiatric Association. (2013). 5th ed: Diagnostic and statistical manual of mental disorders. Washington, DC: American Psychiatric Publishing
CNN Indonesia (2022). Indonesia jadi negara dengan K-Popers terbesar twitter. https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20220126202028227751687/indonesia-jadi-negara-dengan-k-poper-terbesar-di-twitter. Diakses September 27 2023.
CXO Media. (2022). Budaya Korea Dalam 20 Tahun Terakhir. https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20220113183902-24-73132/budaya-korea-dalam-20-tahun-terakhir. Diakses Februari 20 2024.
Dewi, F, I, R. (2019). Intervensi Kemampuan Regulasi Diri. Penerbit Andi.
Ghufron, M. N., & Risnawita, L. (2014). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hurlock, E. B. (2021). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan.
IDN Times (2019). Jadi gaya hidup,benarkah fans Kpop kaya raya atau cuman modal kuota.https://www.idntimes.com/hype/entertaiment/danti/jadi-gaya-hidup-benarkah-fans-kpop-kaya-raya-atau-cuma-modal-kuota. Diakses Oktober 7 2023.
Istiqlal, A. H. (2019). Hubungan Kontrol Diri dengan Impulse Buying pada Mahasiswa. Skripsi). Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.
Khairunnisa, A. F., Priyatama, A. N., & Astriana, S. (2021). Impulsive Buying Pada Fans K-Pop Di Twitter. Jurnal Psikohumanika, 13(2), 1-9.
KumparanK-POP. (2018). 5 hal yang hanya dirasakan Fans K-Pop berusia Dewasa. https://kumparan.com/kumpank-pop/5-hal-yang-hanya-dirasakan-fans-k-pop-berusia-dewasa/2. Diakses Oktober 7 2023.
Kompasiana. (2021). Indonesia Mempunyai Peran Penting Dalam BerkembangannyaoreanWave.https://www.kompasiana.com/anisa34784/60f2eb5f06310e2f2f0146d2/indonesiamempunyai-peran-penting-dalam-berkembangnya-korean-wave. Diakses Januari 24 2024.
Siregar, N. F., & Rini, Q. K. (2020). Regulasi diri dan impulsive buying terhadap produk fashion pada remaja perempuan yang berbelanja online. Jurnal Psikologi, 12(2), 213-224.
Siregar, F. J. (2022). Pengaruh Kontrol Diri terhadap pembelian impulsif saat perayaan hari belanja online nasional (Harbolnas) pada mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Verplanken, B., & Herabadi, A. (2001). Individual differences in impulse buying tendency: Feeling and no thinking. European Journal of personality, 15(1_suppl), S71-S83.
Refbacks
- There are currently no refbacks.





