(2) Agus Wibowo
(3) Yuli Subiakto
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi strategi pemerintah dalam mengurangi kerentanan dan risiko bencana pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur dengan teknik pengumpulan data menggunakan referensi dari buku, jurnal, artikel laporan penelitian dan situs-situs internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keberadaan Covid-19 membuat sangat penting adanya suatu tindakan yang dilakukan oleh pemerintah yang kemudian dikenal dengan sebutan strategi. Strategi dibuat demi mencapai tujuan (ends) khususnya mengatasi ancaman atau mengalahkan lawan. Dalam pencapaiannya dibutuhkan sumber daya (means) yang siap dan digunakan dengan cara-cara tertentu (ways) sesuai dengan ancaman yang dihadapi yaitu Covid-19. Untuk itu, sangat penting tiga pilar yang harus disiapkan yaitu (1) kesiapan dan komunikasi, (2) pemantauan dan deteksi, serta (3) respons dan penjagaan. Selain itu, untuk mewujudkan ini sangat penting memahami konsep kerentanan dan kapasitas sehingga dapat melihat  potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat suatu potensi bencana yang ada yaitu Covid-19. KeywordsStrategi, Kerentanan, Kapasitas, Risiko, dan Covid-19.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v8i1.2021.103-112 |
Article metrics10.31604/jips.v8i1.2021.103-112 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Budiartie, Gustidha. (2020). Terungkap! Kasus Corona Pertama Terjadi di China 17 November. Diakses dari https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20200511134907-33-157600/terungkap-kasus-corona-pertama-terjadi-di-china-17-november [diakses pada 16/05/2020]
Clausewitz, Carl. V. (2007). On War. New York: Oxford University Express.
Eksa, G. (2019). Prabowo Sebut Tiga Dimensi Ancaman Keamanan. Diakses dari https://mediaindonesia.com/read/detail/267380-prabowo-sebut-tiga-dimensi-ancaman-keamanan [diakses pada 20/05/2020].
Hakim, F. A., Banjarnahor, J., Purwanto, R. S., Rahmat, H. K., & Widana, I. D. K. K. (2020). Pengelolaan Obyek Wisata Menghadapi Potensi Bencana di Balikpapan sebagai Penyangga Ibukota Negara Baru. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7(3), 607-612.
Homeland Security Council. (2006). National Strategy for Pandemic Influenza Implementation Plan. United States of America: The White House.
Humas Litbangkes. (2019). Kumpulan Infografis Covid-19. Diakses dari https://www.litbang.kemkes.go.id/kumpulan-infografis-covid-19/ [diakses pada 17/05/2020].
Institute for Manufacturing. (2016). Mintzberg's 5 Ps for Strategy. Diakses dari https://www.ifm.eng.cam.ac.uk/research/dstools/mintzbergs-5-ps-f or-strategy/ [diakses pada tanggal 12 Mei 2020]
Kardi, Koesnadi. (2004). Menyusun Strategi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kompas TV. (2020). WHO Tetapkan Wabah Virus Corona Sebagai Pandemi Global. Diakses dari https://www.kompas.tv/article/70893/who-tetapkan-wabah-virus-corona-sebagai-pandemi-global diakses pada [30/05/2020].
Lapan. (2020). Zona Tingkat Kerentanan Indonesia. Diakses dari https://covid19.lapan.go.id/pages/indonesia [diakses pada 31/05/2020]
Mintzberg, H., Lampel, L., Quinn, J. & Ghoshal, S. (2003) The Strategic Process, 4th edition. New Jersey: Prentice Hall.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. (2020). Pneumonia Covid-19 Diagnosis & Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.
Rahmat, H. K., & Alawiyah, D. (2020). Konseling Traumatik: Sebuah Strategi Guna Mereduksi Dampak Psikologis Korban Bencana Alam. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(1), 34-44.
Rahmat, H. K., Kasmi, & Kurniadi, A. (2020). Integrasi dan Interkoneksi Pendidikan Kebencanaan dan Nilai-Nilai Qur’ani dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Sekolah Menengah Pertama. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, 2, 455-461.
Rahmat, H. K., Pratikno, H., Gustaman, F. A. I., & Dirhamsyah, D. (2020). Persepsi Risiko dan Kesiapsiagaan Rumah Tangga dalam Menghadapi Tanah Longsor di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora, 6(2), 25-31.
Rahmat, H. K., Santika, E., Kusumaningtyas, A. B. (2018). Urgensi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Bimbingan dan Konseling Islam. Prosiding Kalijaga Technology and Media in Counselling Conference 2019, 19-38.
Wang, Z., Qiang, W., Ke, H. (2020). A Handbook of 2019-nCoV Pneumonia Control and Prevention. Hubei Science and Technology Press. China
WHO. (2010). What is a Pandemic?. Diakses dari https://www.who.int/csr/disease/swineflu/frequently_asked_questions/pandemic/en/ [diakses pada 07/06/2020].
WHO. (2020). Pertanyaan dan Jawaban Terkain Coronavirus. Diakses dari https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-for-public [diakses dari 17/05/2020].
Widyaningrum, Gita Laras. (2020). WHO Tetapkan Covid-19 Sebagai Pandemi Global, Apa Maksudnya? Diakses dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132059249/who-tetapkan-covid-19-sebagai-pandemi-global-apa-maksudnya [diakses pada 30/05/2020].
Yuliana. (2020). Corona Virus Diseases (Covid-19), Sebuah Tinjauan Literatur. Wellness and Healthy Magazine. Edisi Februari 2020, Volume 2 Nomor 1, halaman 187-192.
Zed, M. (2003). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download